Indonesian Free Press -- Ketika Brendon O'Connell masuk Iran sebagai pencari suaka pada November 2016 lalu, ia menyangka akan masuk ke dalam surganya para pejuang anti-zionisme Israel. Namun, ia kecewa setelah mengetahui bahwa Iran bukanlah negara yang didambakannya. Ia bahkan mendapatkan kesan bahwa permusuhan antara Iran dan Israel hanya sandiwara.
Awalnya, dengan percaya diri ia meminta kepada Iran untuk memberinya kantor dengan tiga orang staff dan peralatan internet kecepatan tinggi, dan ia bersedia menghabiskan hidupnya menjadi 'cyber army' untuk Iran melawan Israel. Namun, bukannya memenuhi permintaannya, Iran justru sengaja membuatnya tidak betah untuk tinggal di Iran hingga akhirnya ia pun meninggalkan Iran sebulan kemudian.
Monday, 27 February 2017
Sunday, 26 February 2017
Selamat Tinggal Iran, I Love Indonesia
Indonesian Free Press -- Seorang pecatur remaja wanita Iran, Dorsa Derakhshani (18 tahun) dilarang tampil oleh pemerintah Iran dalam turnamen 2017 Tradewise Gibraltar Chess Festival karena menolak mengenakan hijab. Adik Dorsa, Borna (15 tahun) juga dilarang tampil dalam turnamen tersebut setelah ia bertanding melawan pecatur Israel. Demikian seperti dilaporkan media-media Iran dan media internasional pekan lalu.
Yang menjadi perhatian dalam tulisan ini adalah fakta bahwa generasi muda dan rakyat Iran secara keseluruhan tengah mengalami degradasi 'keimanan' dimana mereka cenderung untuk meninggalkan nilai-nilai agama dan nasionalisme mereka. Hal ini sejalan juga dengan kesaksian Brendan O'Connell:
"Secara umum generasi muda Iran sangat mengidolakan Amerika dan 'Barat' . (Di mata mereka) Amerika adalah negeri susu dan madu dan tidak ada larangan minum alkohol!" demikian sebagian tulisan Brendan di blog Henry Makow PhD, Desember 2016 lalu berjudul 'Iranian Youth Oblivious to Satanist (Zionist) Threat'.
Yang menjadi perhatian dalam tulisan ini adalah fakta bahwa generasi muda dan rakyat Iran secara keseluruhan tengah mengalami degradasi 'keimanan' dimana mereka cenderung untuk meninggalkan nilai-nilai agama dan nasionalisme mereka. Hal ini sejalan juga dengan kesaksian Brendan O'Connell:
"Secara umum generasi muda Iran sangat mengidolakan Amerika dan 'Barat' . (Di mata mereka) Amerika adalah negeri susu dan madu dan tidak ada larangan minum alkohol!" demikian sebagian tulisan Brendan di blog Henry Makow PhD, Desember 2016 lalu berjudul 'Iranian Youth Oblivious to Satanist (Zionist) Threat'.
Saturday, 25 February 2017
Kepala Inteligen Saudi ke Israel untuk Hentikan Rudal-Rudal Iran
Indonesian Free Press -- Kepala Inteligen Saudi Arabia Khalid Bin Ali Al Humaidan dikabarkan baru saja melakukan kunjungan diam-diam ke Israel. Demikian ungkap media Israel yang dekat dengan kalangan inteligen, Debka File seperti dilaporkan Sputnik News, 25 Februari.
Tidak disebutkan secara tepat dalam laporan itu kapan kunjungan itu dilakukan, hanya disebutkan 'minggu ini'. Kunjungan dilakukan di Jerussalem dan Ramallah. Ketiga pemerintah, Israel, Palestina dan Saudi Arabia tidak mengeluarkan pernyataan apapun tentang kunjungan ini.
Khalid Bin Ali Al Humaidan adalah pimpinan General Intelligence Directorate (GID), dinas inteligen utama Saudi Arabia.
Menurut Debka File, kunjungan itu berkaitan dengan keberhasilan milisi Houthi menembakkan rudal-rudal jarak jauh yang mengancam ibukota Riyadh. Rudal-rudal itu diyakini dipasok oleh Iran.
Tidak disebutkan secara tepat dalam laporan itu kapan kunjungan itu dilakukan, hanya disebutkan 'minggu ini'. Kunjungan dilakukan di Jerussalem dan Ramallah. Ketiga pemerintah, Israel, Palestina dan Saudi Arabia tidak mengeluarkan pernyataan apapun tentang kunjungan ini.
Khalid Bin Ali Al Humaidan adalah pimpinan General Intelligence Directorate (GID), dinas inteligen utama Saudi Arabia.
Menurut Debka File, kunjungan itu berkaitan dengan keberhasilan milisi Houthi menembakkan rudal-rudal jarak jauh yang mengancam ibukota Riyadh. Rudal-rudal itu diyakini dipasok oleh Iran.
ANEKSASI ALAMIAH
by Zeng Wei Jian*
Indonesian Free Press -- Rabu, 22 Februari 2017, air belum surut sempurna. Ribuan korban banjir masi teracam berbagai bakteri. Lumpur menempel di dinding-dinding rumah. Relawan Anies Sandi berjibaku menolong korban banjir. FPI bersiaga di posko-posko banjir. Ahok datang ke arena skateboard Kalijodo. Bawa seribuan massa prohok rasis dan bayaran. Ahoker Iwan Bopeng yang dicari-cari tentara tidak keliatan. Masi ngumpet entah di mana.
Ahok meresmikan taman itu. Simbol kemenangan pemelintiran rasio dan Sinarmas. Megawati Sukarnoputeri dan Duta Besar Singapura hadir. Janggal, upacara taman dihadiri Ketua Partai besar dan seorang duta besar. Pasti ada signifikansi di balik acara ini.
Proyek aneksi alamiah dan kolonialisme bertahap sedang berlangsung. Klik Ahok terbuka bilang hendak "meng-singapura-kan" Jakarta. Peresmian Taman Kalijodo semacam peletakan batu pertamanya. Mereka sukses galang opini. Bahwa penggusuran adalah benar.
Friday, 24 February 2017
Turki Rebut Al Bab, Suriah Ancam Perang
Indonesian Free Press -- Setelah berbulan-bulan mandi darah dan keringat, militer Turki akhirnya berhasil merebut kota Al Bab di utara Suriah dan secara teknis berhasil mencegah milisi Kurdi menguasai seluruh wilayah perbatasan Suriah-Turki. Namun, situasi justru semakin rumit karena Suriah yang tidak menginginkan Turki berada di wilayahnya, mengancam akan memerangi Turki.
Seperti dilaporkan Veterans Today, 23 Februari, Menteri Rekonsiliasi Suriah Ali Heidar mengecam keras invasi militer Turki di Suriah dan menyebutkan bahwa militer Suriah tengah mempertimbangkan untuk menyerang Turki.
Menyebut sikap Suriah atas keberadaan militer Turki di Suriah tidak pernah berubah, Ali menuduh Turki sebagai agressor dan pelanggar kedaulatan Suriah.
Seperti dilaporkan Veterans Today, 23 Februari, Menteri Rekonsiliasi Suriah Ali Heidar mengecam keras invasi militer Turki di Suriah dan menyebutkan bahwa militer Suriah tengah mempertimbangkan untuk menyerang Turki.
Menyebut sikap Suriah atas keberadaan militer Turki di Suriah tidak pernah berubah, Ali menuduh Turki sebagai agressor dan pelanggar kedaulatan Suriah.
Thursday, 23 February 2017
ISIS Gunakan Drone dalam Pertempuran di Mosul
Indonesian Free Press -- Militer Iraq untuk pertama kalinya mengakui menjadi korban serangan drone yang dilakukan kelompok ISIS. Demikian seperti dilaporkan South Front, 23 Februar.
Hal ini semakin membuktikan bahwa ISIS tidak bertempur sendirian. Unsur-unsur asing inteligen barat terlibat membantu ISIS. Hal ini pulalah yang membuat Turki, negara anggota NATO terbesar di luar Amerika, gagal total untuk merebut kota Al Bab, Suriah, dari cengkraman ISIS.
Menurut laporan SouthFront insiden serangan drone ISIS itu terjadi di sebelah timur dan selatan kota Mosul, 21 Februari lalu. Mengutip laporan Daily Sabah berdasar pernyataan Brigjen Abdul-Mahdi al-Ameri, 'sebuah drone ISIS UAV menembakkan sebuah rudal yang menewaskan dua pelajar di Distrik Karaj Al-Shamal'. Dalam serangan lainnya tiga tentara Irak tewas oleh granat yang diluncurkan drone ISIS di Ditrik Furqan. Kemudian, dua tentara Iraq tewas di sebelah timur Nineveh, dan dua lainnya lagi tewas di Distrik Al-Nour.
Hal ini semakin membuktikan bahwa ISIS tidak bertempur sendirian. Unsur-unsur asing inteligen barat terlibat membantu ISIS. Hal ini pulalah yang membuat Turki, negara anggota NATO terbesar di luar Amerika, gagal total untuk merebut kota Al Bab, Suriah, dari cengkraman ISIS.
Menurut laporan SouthFront insiden serangan drone ISIS itu terjadi di sebelah timur dan selatan kota Mosul, 21 Februari lalu. Mengutip laporan Daily Sabah berdasar pernyataan Brigjen Abdul-Mahdi al-Ameri, 'sebuah drone ISIS UAV menembakkan sebuah rudal yang menewaskan dua pelajar di Distrik Karaj Al-Shamal'. Dalam serangan lainnya tiga tentara Irak tewas oleh granat yang diluncurkan drone ISIS di Ditrik Furqan. Kemudian, dua tentara Iraq tewas di sebelah timur Nineveh, dan dua lainnya lagi tewas di Distrik Al-Nour.
RENUNGKAN WAHAI RAKYAT INDONESIA... !!!*
Indonesian Free Press -- Selamat siang waktu Jakarta..
Sebetulnya soal *Ahok* ini bukan masalah agama saja, tapi ada masalah yg lebih besar. Kalau tidak mengapa seluruh Pejabat Negeri ini energinya di tumpahkan hanya utk membela *Ahok.*
*Ahok* yang nota bene adalah reprenstasi kekuatan konglomerat utk menguasai perekonomian melalui politik, juga sebagai kartu truf para konglomerat untuk Pilpres 2019.
Saya menulis ini tidak mengarang, saya yang pernah menjadi salah satu wartawan dengan spesialisasi meliput konglomerat di Indonesia ini, paham betul bagaimana perangai Konglomerat China atau Taipan di Indonesia.
Saya tau juga bagaimana hubungan mereka dengan lembaga-lembaga mulai kepresiden, Polri, DPR dll semua ada dalam genggamannya.
Sebetulnya soal *Ahok* ini bukan masalah agama saja, tapi ada masalah yg lebih besar. Kalau tidak mengapa seluruh Pejabat Negeri ini energinya di tumpahkan hanya utk membela *Ahok.*
*Ahok* yang nota bene adalah reprenstasi kekuatan konglomerat utk menguasai perekonomian melalui politik, juga sebagai kartu truf para konglomerat untuk Pilpres 2019.
Saya menulis ini tidak mengarang, saya yang pernah menjadi salah satu wartawan dengan spesialisasi meliput konglomerat di Indonesia ini, paham betul bagaimana perangai Konglomerat China atau Taipan di Indonesia.
Saya tau juga bagaimana hubungan mereka dengan lembaga-lembaga mulai kepresiden, Polri, DPR dll semua ada dalam genggamannya.
Wednesday, 22 February 2017
Sangat Mungkin Cina Kuasai Freeport Pakai Tangan Taipan
Indonesian Free Press -- Setelah dua tahun lebih Freeport mendapat perlakuan istimewa dengan ijin ekspor, meski perusahaan itu jelas-jelas telah melanggar UU Minerba yang mewajibkannya membangun smelter, tiba-tiba saja regim Jokowi sangat garang kepada perusahaan itu.
Hal itu terjadi saat Amerika beralih pemerintahan dari regim neokonservatif yang serba campur tangan urusan luar negeri dengan regim Donald Trump yang isolatis. Lalu tiba-tiba saja bank swasta terbesar milik para taipan, BCA, menawarkan diri untuk membiayai pengelolaan tambang Freeport di Papua. Ada apa?
Sejumlah analis pun beredar di dunia maya, dari yang sekedar tebak-tebakan hingga yang sangat rasional. Namun, semuanya hampir sepakat bahwa regim Jokowi bermaksud hendak mengalihkan kepemilikan hak pengelolaan tambang emas di Papua kepada Cina, sebagai balasan atas 'bantuan' Cina dalam berbagai program pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Ada kemungkinan Cina akan menguasai Freeport setelah perusahaan asal Amerika Serikat ini diterpa segudang masalah sehingga tidak bisa beroperasi secara normal," tulis situs Inteligen mengutip keterangan pengamat politik Salamuddin baru-baru ini.
Hal itu terjadi saat Amerika beralih pemerintahan dari regim neokonservatif yang serba campur tangan urusan luar negeri dengan regim Donald Trump yang isolatis. Lalu tiba-tiba saja bank swasta terbesar milik para taipan, BCA, menawarkan diri untuk membiayai pengelolaan tambang Freeport di Papua. Ada apa?
Sejumlah analis pun beredar di dunia maya, dari yang sekedar tebak-tebakan hingga yang sangat rasional. Namun, semuanya hampir sepakat bahwa regim Jokowi bermaksud hendak mengalihkan kepemilikan hak pengelolaan tambang emas di Papua kepada Cina, sebagai balasan atas 'bantuan' Cina dalam berbagai program pembangunan infrastruktur di Indonesia.
"Ada kemungkinan Cina akan menguasai Freeport setelah perusahaan asal Amerika Serikat ini diterpa segudang masalah sehingga tidak bisa beroperasi secara normal," tulis situs Inteligen mengutip keterangan pengamat politik Salamuddin baru-baru ini.
Subscribe to:
Posts (Atom)









