Thursday, 10 September 2015

Russia Kirim 2 Kapal Pendarat dan Pesawat Tempur ke Suriah

Indonesian Free Press -- Rusia mengirim 2 kapal pendarat tank dan sejumlah pesawat tempur ke Suriah dalam beberapa hari terakhir. Diduga kuat Rusia akan membangun pangkalan udara sebagai persiapan untuk melancarkan operasi udara melawan kelompok ISIS dan pemberontak Suriah.

Seperti dilansir kantor berita Reuters, Rabu (9/9), berdasar keterangan dua pejabat pertahanan Amerika yang tidak disebutkan namanya, tujuan pengiriman belum diketahui pasti, namun Amerika memperhatikan dengan serius perkembangan ini.


Para pejabat keamanan Amerika meyakini Rusia tengah membangun pangkalan udara untuk digunakan menggelar operasi udara terhadap kelompok-kelompok teroris anti Presiden Bashar al Assad. Pangkalan udara itu berada di dekat kota Latakia, basis pendukung Bashar al Assad di barat-laut Suriah.

Para pejabat Amerika juga meyakini puluhan personil marinir Rusia telah tiba di pangkalan udara tersebut untuk membuat pertahanan. Sementara Reuters juga melaporkan adanya pembangunan perumahan darurat bagi ratusan personil di pangkalan udara tersebut. Kedua kapal pendarat tank tersebut mendarat di pelabuhan Tartus di selatan Latakia.

Rusia dan Amerika telah terlibat 'perang proksi' di Suriah sejak munculnya konflik di Suriah tahun 2011. Rusia, sekutu lama Suriah sejak Perang Dingin yang memiliki pangkalan laut satu-satunya di luar negeri, yaitu di Tartus, menjadi pendukung kuat Bashar al Assad, sementara Amerika menghendaki tumbangnya Bashar.



Pada hari Selasa (8/9) Dephan Amerika mengingatkan Rusia bahwa dukungan Rusia kepada Bashar al Assad yang semakin serius akan meningkatkan eskalasi konflik.

“Jika ada upaya-upaya baru untuk mendukung regim Assad secara militer oleh Rusia, maka kami akan menanggapinya dengan serius,” kata Jubir Dephan Amerika (Pentagon) Peter Cook kepada pers, hari Selasa.(ca)


Keterangan gambar: Pasukan marinir Rusia di Tartus, Suriah.

3 comments:

Agung Imam Ariyanto said...

Alhamdullilah...semakin banyak yg bergabung untuk membela rakyat Syria maka akan semakin besarlah harapan kemenangan
Dalam menghancurkan Para antek Zionis LaknatUllah...Ya Allah berikan kemenangan kepada saudara kami di Syria dan bebaskan segera mereka dari kesengsaran yg tengah melanda...Amien

Endro Badrun said...

Kalau negara Amerika Latin mampu memanfaatkan situasi maka mereka membuat front pertempuran baru dipimpin Venezuela maupun Bolivia,sehingga Setan Besar makin kebingungan menghadapai 4 front sekaligus.....

abu bakar said...

Al sisi sudah menyokong Assad