Thursday, 22 February 2018

Habib Rizieq Blak-blakan

Cut Meutia

Habib Rizieq Blak-blakan Ungkap Berbagai Teror dan Kenapa Dirinya Keluar dari Indonesia
Pernyataan Habib Rizieq Syihab di hadapan kaum muslimin di Makkah:
"Saya sampaikan, keluarnya saya dari Indonesia ini sudah melalui suatu proses perjuangan yang sangat luar biasa dari berbagai macam upaya teror. Upaya untuk menghalangi dakwah saya, upaya untuk membungkam saya. Dari sebelum Aksi Bela Islam 411, itu sudah berlangsung, dengan tembakan senapan sniper ke kamar tidur saya, dua bom mobil yang diledakkan pada saat saya Tabligh Akbar, serangan-serangan bom molotov ke posko-posko FPI."

KEBOHONGAN UNLIMITED


JASMERAH

"Yogyakarta sudah tidak punya apa-apa lagi. Silahkan lanjutkan pemerintahan di Jakarta,” ujar Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menyerahkan cek sejumlah 6 juta gulden kepada Ir.Soekarno.

Ir. Soekarno, Bung Hatta dan jajaran para menteri yang saat itu ada di hadapannya pun menangis terharu. Mereka tak kuasa menahan air mata melihat kebesaran hati seorang raja yang merelakan seluruh materi kerajaannya untuk kepentingan republik. Sri Sultan HB IX memberikan sumbangan sekitar 6 juta gulden untuk kepentingan bangsa ini. Jika dikonversikan ke dalam nilai rupiah saat ini, jumlahnya sekitar Rp.44.994.972.216,-

Wednesday, 21 February 2018

UNITED MUSLIM CYBER ARMY©

Coba lihat foto ini,beliau adalah seseorang yg berprofesi sebagai guru,beliau di tangkap oleh aparat kepolisian,di karenakan menyampaikan sebuah kebenaran,bahwaPKI telah bangkit kembali...
Negara kita ini benar-benar lucu,hukum di anggap hanyalah sebuah permainan,orang yg bersalah di biarkan,orang yg menyampaikan kebenaran malah di tangkap...
Wahai para penguasa-penguasa negara,di dunia kalian bisa mempermainkan hukum,tapi ada saatnya di mana kalian akan di hukum seadil-adilnya dan tidak ada satupun yg akan menolong kalian dari hukum-hukum Allah...

Rusia Akui Puluhan Warganya Tewas di Suriah

Indonesian Free Press -- Rusia akhirnya mengakui kalau puluhan warganya tewas dalam pertempuran di Suriah. 

Seperti dilaporkan the Guardian, 20 Februari, setelah sempat membantah kabar tersebut, Kemenlu Rusia akhirnya mengakui bahwa 'puluhan' warga Rusia tewas dalam pertempuran baru-baru ini di Suriah. Pernyataan itu mengkonfirmasi kabar yang beredar luas di media internasional yang menyebutkan bahwa 'sejumlah besar' tentara bayaran (mercenaries) Rusia yang bertempur bersama pasukan Suriah tewas akibat serangan koalisi pimpinan Amerika di Deir ez-Zor pada 7 Februari lalu. Saat itu Rusia membantahnya dan menyebutnya sebagai “classic disinformation”.

Kalau Jumlahnya Ribuan dan Follower Sendiri, Ditangkap Gak Ya?



Prayudhi Azwar

Setelah utang ditumpuk secara gegabah,
Infrastruktur dibangun kejar tayang,
Lalu korban-korban berjatuhan,
Dan proyek-proyek akhirnya dihentikan..
Kira-kira ini penzaliman kpd NKRI dan rakyat Indonesia bukan ya?
Kira-kira menjerumuskan negara kepada jebakan utang yang berbahaya tidak ya?
Di Singapura, setiap kecelakaan dalam pembangunan infrastruktur, berujung investigasi dan diperadilankan. Diselesaikan di court. Sumber-sumber malapetaka, entah itu mark up, suap, penurunan spek, dlsb, diseret ke penjara.
Jangan ada yang boleh main-main dgn fasilitas publik, apalagi bila sampai merenggut nyawa manusia.

TUKANG MABOK KOPI MULAI GAMANG



Ban mulai kempes memasuki 2 putaran/lap terakhir..Dessy mulai was-was..Masuk pitstop salah, diterusin pasti kalah..
Mulai terpikir untuk minta nasehat Dilan, tapi takut juga. Takut dirinya berubah jadi Milea...😁😁😁
Media Online MCA


Alhamdulillah, Sekarang Rakyat Bisa Nilai sendiri Respon Polri ketika Ulama HRS balik ke indonesia, dimana kita ketahui bersama dalam hal ini terkait kasus chat Hoax yang melibatkan Ulama HRS itu belum jelas asal uslnya dan telah terbantahkan secara IT oleh bpk Hermansyah di ILC beberapa waktu lalu (setelah itu beliau di bacok)..''•
Sampai detik ini Tito DKK tidak dapat menangkap pelaku penyebaran Chat Hoax itu agar motifnya bisa rakyat ketahui bersama ..'''' Alat Pelacak Cyber Crime mungkin peruntukannya lain ....'""