Monday, 6 August 2018

Presiden Maduro alami Percobaan Pembunuhan Gagal

Indonesian Free Press -- Presiden Venezuela mengalami percobaan pembunuhan gagal dengan menggunakan drone bersenjata, Sabtu petang (4 Agustus). Demikian laporan Russia Today

"Presiden Venezuela Nicolas Maduro menjadi sasaran percobaan serangan saat melakukan pidato yang disiarkan televisi, sejumlah pejabat mengkonfirmasi. Sejumlah drone bersenjata meledak saat ia berpidato di sebuah upacara militer," tulis Russia Today.

Saturday, 28 July 2018

Assad Ancam Bunuh Anggota White Helmets

Indonesian Free Press -- Presiden Suriah Bashar al Assad menyebut White Helmets sebagai kelompok teroris yang menyamar sebagai relawan dan mencancam akan membunuh para anggotanya yang tidak bersedia menyerah.

Seperti dilansir Global News, Kamis (26 Juli), Assad mengatakan dalam wawancara dengan Russia Today pada hari tersebut, "Nasib para anggota White Helmets akan sama dengan para teroris. Mereka punya dua pilihan, meletakkan senjata atau tewas seperti teroris."

Assad menyebut White Helmets adalah 'tentara garis depan' dari kelompok teroris terafiliasi kelompok Al-Qaeda, yaitu Al-Nusra.

Wednesday, 4 July 2018

Tembak-Menembak Warnai Aksi Protes di Iran akibat Krisis Ekonomi


Indonesian Free Press -- Tembak-menembak mewarnai aksi protes akibat krisis ekonomi yang melanda Iran karena sanksi internasional yang diperpanjang. 

Seperti dilaporkan oleh Associated Press, Minggu (1 Juli), 11 orang termasuk polisi terluka dalam aksi kerusuhan di selatan Iran yang diwarnai dengan insiden tembak-menembak. 

Dalam insiden yang terjadi di kota Khorramshar, 650 km barat-daya Teheran itu warga melakukan demonstran karena kelangkaan air bersih dalam beberapa tahun terakhir. Khorramshar adalah kota di dekat perbatasan Irak yang mayoritas penghuninya adalah orang Arab. Mereka marah akibat kualitas air yang kotor dan asin setiap musim panas.

Tuesday, 3 July 2018

POLRI SUDAH TAHU PERETAS SITUS KPU, KOK GAK DIPROSES?

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, tim dari Direktorat Siber Bareskrim mengatakan, "Karena memang ada hacker yang menyerang, jadi (situs KPU) dimatikan. Ditsiber juga ikut memantau siapa ini yang main. Kami sudah tahu (peretas situs KPU).

Jangan menggerakkan massa. Silakan ke MK (Mahkamah Konstitusi), mekanismenya kan begitu (jika ada pihak yang mempersoalkan hasil pilkada)."

✔Lhoo.. kok pak polisi langsung mempersilakan ke MK ya? Hasil Real Count saja masih on progress, belum diumumkan, dan belum tau apakah akan ada perselisihan atau tidak. Kok seolah sudah tau apa hasil Pilkada..?

Awas, AS-NATO Bangun Basis Teroris di Eropa

Indonesian Free Press -- Amerika dan NATO telah  membangun pangkalan teroris di tiga negara Eropa. Demikian sebut wartawan senior Wayne Madsen di situs Mint Press News, 14 Juni lalu.

Seperti disebut Madsen, ketiga negara tersebut adalah Perancis, Albania dan Kosovo. Dua negara pertama adalah anggota NATO sementara Kosovo adalah protektorat (di bawah perlindungan) NATO.

"Setelah mengevakuasi kelompok teroris anti Iran Mojahedin-e-Khalq (MEK) dari pangkalan-pangkalan mereka sebelumnya di Irak, AS dan NATO memfasilitasi pangkalan baru kelompok ini yang dijaga ketat di Manez, Albania, dekat Tirana (ibukota Albania). 

Monday, 2 July 2018

MASYARAKAT MINANG CUKUP CERDAS - APAKAH JOKOWI MAMPU MEMPENGARUHI ?

Darby Jusbar Salim - NKS Consult

"Tigo tungku sajarangan - sikap Umara-Ulama-Cendekiawan harus terwujud dalam diri seorang pemimpin ..."
... Entah siapa yg memulainya, tiba tiba saja peringatan Hari Pers Nasional dilangsungkan di Sumatera Barat, oleh PWI sebagai wadah wartawan terbesar di negeri ini. Tentu dalam hal ini akan dihadiri oleh Jokowi sbg presiden.
... Dengan dibalut peringatan HPN dibuat lah kunjungan kerja Jokowi ke Sumatera Barat, ditambah dg beberapa agenda yg tampaknya hanya lah agenda yg bersifat tempelan saja ...
... Beberapa agenda itu seperti pembagian sertifikat kepada masyarakat dan tanah ulayat dan ground breaking peresmian jalan tol Sumatera Barat - Riau.

MARI GERAKKAN MEMBENCI PKS (Tulisan seorang Katolik)

Daniel Heryanto, seorang katolik taat, selama kurun waktu 2008-2013 Daniel melakukan observasi terkait Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan huru-hara yang menimpanya. Daniel melakukan observasi PKS di ranah Jawa untuk sebuah media internasional. Dia telisik struktur PKS mulai dari DPP, 5 DPW, 18 DPD (Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, dan DIY), 84 DPC, dan 406 DPRa.
Dia juga menelisik karakter orang-orang PKS. Cara yang dilakukannya untuk mengetahui karakter orang-orang PKS adalah melihat dan mengamati kegiatan-kegiatan yang dilakukan PKS, mengadakan diskusi (obrolan) dengan pengurus PKS, para kader, serta masyarakat yang bersinggungan langsung dengan orang-orang PKS, termasuk Militer dan Kepolisian.