Wednesday, 4 July 2018

Tembak-Menembak Warnai Aksi Protes di Iran akibat Krisis Ekonomi


Indonesian Free Press -- Tembak-menembak mewarnai aksi protes akibat krisis ekonomi yang melanda Iran karena sanksi internasional yang diperpanjang. 

Seperti dilaporkan oleh Associated Press, Minggu (1 Juli), 11 orang termasuk polisi terluka dalam aksi kerusuhan di selatan Iran yang diwarnai dengan insiden tembak-menembak. 

Dalam insiden yang terjadi di kota Khorramshar, 650 km barat-daya Teheran itu warga melakukan demonstran karena kelangkaan air bersih dalam beberapa tahun terakhir. Khorramshar adalah kota di dekat perbatasan Irak yang mayoritas penghuninya adalah orang Arab. Mereka marah akibat kualitas air yang kotor dan asin setiap musim panas.

Tuesday, 3 July 2018

POLRI SUDAH TAHU PERETAS SITUS KPU, KOK GAK DIPROSES?

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, tim dari Direktorat Siber Bareskrim mengatakan, "Karena memang ada hacker yang menyerang, jadi (situs KPU) dimatikan. Ditsiber juga ikut memantau siapa ini yang main. Kami sudah tahu (peretas situs KPU).

Jangan menggerakkan massa. Silakan ke MK (Mahkamah Konstitusi), mekanismenya kan begitu (jika ada pihak yang mempersoalkan hasil pilkada)."

✔Lhoo.. kok pak polisi langsung mempersilakan ke MK ya? Hasil Real Count saja masih on progress, belum diumumkan, dan belum tau apakah akan ada perselisihan atau tidak. Kok seolah sudah tau apa hasil Pilkada..?

Awas, AS-NATO Bangun Basis Teroris di Eropa

Indonesian Free Press -- Amerika dan NATO telah  membangun pangkalan teroris di tiga negara Eropa. Demikian sebut wartawan senior Wayne Madsen di situs Mint Press News, 14 Juni lalu.

Seperti disebut Madsen, ketiga negara tersebut adalah Perancis, Albania dan Kosovo. Dua negara pertama adalah anggota NATO sementara Kosovo adalah protektorat (di bawah perlindungan) NATO.

"Setelah mengevakuasi kelompok teroris anti Iran Mojahedin-e-Khalq (MEK) dari pangkalan-pangkalan mereka sebelumnya di Irak, AS dan NATO memfasilitasi pangkalan baru kelompok ini yang dijaga ketat di Manez, Albania, dekat Tirana (ibukota Albania). 

Monday, 2 July 2018

MASYARAKAT MINANG CUKUP CERDAS - APAKAH JOKOWI MAMPU MEMPENGARUHI ?

Darby Jusbar Salim - NKS Consult

"Tigo tungku sajarangan - sikap Umara-Ulama-Cendekiawan harus terwujud dalam diri seorang pemimpin ..."
... Entah siapa yg memulainya, tiba tiba saja peringatan Hari Pers Nasional dilangsungkan di Sumatera Barat, oleh PWI sebagai wadah wartawan terbesar di negeri ini. Tentu dalam hal ini akan dihadiri oleh Jokowi sbg presiden.
... Dengan dibalut peringatan HPN dibuat lah kunjungan kerja Jokowi ke Sumatera Barat, ditambah dg beberapa agenda yg tampaknya hanya lah agenda yg bersifat tempelan saja ...
... Beberapa agenda itu seperti pembagian sertifikat kepada masyarakat dan tanah ulayat dan ground breaking peresmian jalan tol Sumatera Barat - Riau.

MARI GERAKKAN MEMBENCI PKS (Tulisan seorang Katolik)

Daniel Heryanto, seorang katolik taat, selama kurun waktu 2008-2013 Daniel melakukan observasi terkait Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan huru-hara yang menimpanya. Daniel melakukan observasi PKS di ranah Jawa untuk sebuah media internasional. Dia telisik struktur PKS mulai dari DPP, 5 DPW, 18 DPD (Banten, DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, dan DIY), 84 DPC, dan 406 DPRa.
Dia juga menelisik karakter orang-orang PKS. Cara yang dilakukannya untuk mengetahui karakter orang-orang PKS adalah melihat dan mengamati kegiatan-kegiatan yang dilakukan PKS, mengadakan diskusi (obrolan) dengan pengurus PKS, para kader, serta masyarakat yang bersinggungan langsung dengan orang-orang PKS, termasuk Militer dan Kepolisian.

Sunday, 1 July 2018

GERAKAN GANTI PRESIDEN DI KAMPUNG JOKOWI


Membongkar Jeroan Seword

By Ruby Kay
Baiklah, saya akan kupas jeroan Seword yang dimiliki oleh Alifurahman, seorang cebong ortodoks. Ini orang memang terkenal sebagai dedengkot cebong garis keras, sudah bolak balik masuk istana merdeka. Maka jangan heran kalau portal setan yang suka menyebar berita hoax ini tetap eksis, lha wong pemiliknya dekat dengan penguasa.
Bagaimana mereka bekerja dan segala tetek bengek lainnya? Portal berita hoax yang getol menyerang entitas partai, ormas dan ulama Islam itu memang hingga kini makin berjaya dikalangan cebong, sebagai salah satu sumber rujukan pendukung Jokowi untuk memperoleh informasi, selain Mak Lambe Turah dan KataKita tentunya. Ada juga Baboo yang di inisiasi oleh Denny Siregar. Saya belum pernah mengaksesnya, namun diperkirakan sama saja isinya dengan Seword, sebagai media untuk menyalurkan visi rezim Jokowi untuk menyebarkan "hoax yang membangun". Hehehe...

Gagal Kuasai Hudaydah, Saudi Tawarkan Perundingan

*Pejuang Yaman Tembakkan Rudal-Rudal Ballistik Baru

Indonesian Free Press -- Koalisi pimpinan Saudi Arabia dan pejuang Yaman sepakat untuk menggelar perundingan setelah kegagalan koalisi Saudi menguasai kota pelabuhan Hudaydah. Demikian Veterans Today melaporkan, Sabtu (30 Juni).

Seperti disebutkan dalam laporan itu, utusan khusus PBB untuk Yaman Martin Griffiths mengungkapkan bahwa perundingan antara pihak-pihak yang berperang di Yaman akan dilangsungkan bulan Juli ini. 

“Saya akan bertemu dengan kedua pihak paling lama dalam beberapa minggu kedepan,” kata Griffiths, Kamis (28 Juni).

Saturday, 30 June 2018

Mengenal CSIS, Lembaga Pencipta Sosok Jokowi

AM Panjaitan

Kompasiana, 20 Juni 2015


"But, maybe Benny's biggest nemesis was Soeharto son-in-law, Prabowo Subianto."

(Jusuf Wanandi, Shades of Grey, hal. 240)

"Saya menganggap lawan utama Benny adalah Prabowo Subianto, menantu Presiden Soeharto."

(Jusuf Wanandi, Menyibak Tabir Orde Baru, hal. 327)

Dari hasil debat kemarin rakyat Indonesia bisa menyaksikan bahwa Jusuf Kalla adalah pihak yang mendominasi dan menguasai materi debat sedangkan Jokowi tampak seperti anak kecil yang dalam setiap ada kesulitan selalu mencari perlindungan ke orang tuanya. Sudah sah dan meyakinkan bahwa Jokowi adalah boneka, tapi boneka siapa? Melihat komposisi pendukung Jokowi rata-rata pendukung Benny Moerdani seperti Luhut Panjaitan; AM Hendropriyono, Fahmi Idris, Tempo, The Jakarta Post, dll maka tidak ada kesangsian bahwa Jokowi adalah produk CSIS, yang mana ketika masih hidup, Benny Moerdani adalah anggotanya.