Sunday, 20 May 2018

Gagalkan Rencana Pembunuhan, Erdogan Bersihkan Perwira Militer Terkait Israel

Indonesian Free Press -- Inteligen Turki berhasil mengendus rencana pembunuhan terhadap Presiden Reccep Erdogan saat berkunjung ke Bosnia, hari Minggu ini (20 Mei). Kini inteligen Turki dan sejumlah negara Balkan tengah bekerjasama untuk menguak dalang dari rencana itu.

Seperti dilaporkan Sputnik, Minggu, informasi tersebut diperoleh oleh dinas inteligen Machedonia dari komunitas orang-orang Turki di negeri itu. Selanjutnya informasi itupun dibagikan kepada Turki.

Saturday, 19 May 2018

ICMI: Daftar 200 Muballigh Menag Blunder

Keputusan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengeluarkan edaran daftar 200 ustadz yang tausiyahnya layak didengar terus menuai kritik.

Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Anton Digdoyo menegaskan, keputusan tersebut kurang transparan.

Menteri Lukman, lanjut dia, harus menjelaskan dasar dan kriteria penunjukkan ustadz tersebut secara terbuka ke publik.

BUKTI DENSUS 88 DIKENDALIKAN KEKUATAN ANTI-ISLAM


Blok Anti-Amerika/Israel Menang Pemilu di Irak dan Lebanon

Indonesian Free Press -- Perkembangan politik Timur Tengah semakin tidak menguntungkan zionis Amerika-Israel, meski keduanya telah berjuang keras untuk memperkuat pengaruhnya dengan menyerang Irak dan Suriah serta campur tangan politik Lebanon. Blok politik yang dikenal sangat anti-Amerika/Israel berhasil merebut kekuasaan politik di Irak dan Lebanon.

Seperti dilaporkan Press TV, Sabtu (19 Mei), koalisi politik pimpinan ulama kharismatik Shiah Irak, Moqtada al-Sadr, berhasil meraih kemenangan pemilu legislatif Irak. Koalisi Sa'iroun (Marchers) yang dipimpin al-Sadr berhasil meraih 54 kursi dari total suara 329 kursi, demikian menurut penghitungan akhir hari Sabtu. Jumlah itu mengalahkan perolehan koalisi 'Penaklukan' yang dipimpin Hadi al-Ameri (47 kursi), serta koalisi 'Kemenangan' yang dipimpin perdana menteri inkumben Haider al- Abadi (42 kursi).

Turki Serukan 'Langkah Fisik' untuk Melindungi Palestina

Indonesian Free Press -- Turki menyerukan masyarakat internasional, khususnya dunia Islam, untuk mengambil 'langkah fisik' demi melindungi rakyat Palestina.

Hal ini disampaikan Presiden Turki Reccep Erdogan dalam pawai mendukung Palestina di Istanbul, Jumat (18 Mei), seperti dilaporkan Press TV.

Media Iran Sebut Putra Mahkota Saudi Tewas

Indonesian Free Press -- Media setengah resmi Iran, FARS News dan Keyhan, melaporkan tewasnya putra mahkota Saudi Pangeran Mohammad bin Salman (MBS) dalam upaya kudeta yang gagal bulan lalu.

Seperti dilaporkan FARS, kemarin (18 Mei), MBS tewas oleh dua tembakan di tubuhnya dalam upaya kudeta yang terjadi 21 April lalu. Informasi tersebut diperoleh dari sumber inteligen Saudi Arabia, demikian FARS mengklaim.

Seperti dilaporkan media-media internasional termasuk IFP, dalam insiden tanggal 21 April tersebut awalnya hanya diketahui sebagai insiden penyusupan drone ke kompleks istana Saudi Arabia di Riyadh. Akibat insiden ini, Raja Salman dilarikan ke pangkalan militer yang berdekatan dengan istana. Namun tidak ada informasi lebih lanjut tentang adanya upaya kudeta.

Friday, 18 May 2018



Rusia Siagakan Kapal Perang, Batalkan Pengiriman S-300 ke Suriah

Indonesian Free Press -- Rusia menyiagakan kapal-kapal perangnya di Suriah namun pada saat yang sama membatalkan pengiriman sistem pertahanan udara S-300. Demikian laporan Reuters, Kamis (17 Mei). 

Seperti dilaporkan Reuters, Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu (16 Mei) mengatakan bahwa kapal-kapal perang Rusia yang memiliki senjata rudal jelajah 'Kalibr' akan ditempatkan secara permanen di Suriah untuk memerangi terorisme.

Team X dan Terorisme di INdonesia

Oleh : Aslam al Atsary
Mantan anggota BAIS (Badan Intelijen Strategis)

Bismillah,
Berikan waktu untuk saya membuka diri dalam rangka ingin meluruskan issue dan pandangan masyarakat yang sudah jungkir balik terhadap kejadian aksi-aksi teror dimulai dari kerusuhan dan pembunuhan di Rutan Mako Brimob hingga bom di Surabaya yang terakhir ini. Dengan tetap menjaga rahasia sandi Corps Intelijen.
Saya hanya ingin menceritakan sewaktu masih aktif di BAIS (Badan Intelijen Strategis) milik TNI, saya bergabung dan direkrut sebagai TBO (Team /Tenaga Bantuan Operasi).
Hal itu telah menambah saya ilmu dan wawasan tentang seluk beluk intelijen.