Sunday, 5 June 2016

Persiapan Militer Strategis Terbaru Rusia Hadapi Amerika (2)

Indonesian Free Press --  

Rudal ICBM Sarmat

Jika rudal-rudal Iskander-M maupun sepasukan First Guards Tank Army tidak memberikan ancaman apapun bagi wilayah Amerika, tidak demikian dengan rudal ballistik antar benua RS-28 “Sarmat” (SS-X-30).

Rudal ini sangatlah mengagumkan dalam hal kecepatannya, akurasinya dan daya hancurnya. Mengangkut 10-15 hululedak nuklir yang masing-masing dibawa oleh kendaraan pelayang khusus (MIRVed) yang tetap bisa dikendalikan dalam kecepatan super tinggi ehingga nyaris mustahil untuk disergap oleh sistem pertahanan manapun. Rudal ini juga bisa 'diisi' dengan hululedak konvensional Iu-71 dalam perang non-nuklir.

Karena strategisnya, sistem peluncuran bawah tanah Sarmat dilindungi oleh "unique active protection measures” yang mencakup 10 meriam kecepatan tinggi yang mampu menembakkan “awan metalik” berupa rentetan peluru sebanyak 40.000 peluru kaliber 30 mm hingga ketinggian 6 km. Sebagai pamungkasnya Rusia juga memasang sistem pertahanan paling canggih di dunia, S-500.

Kelebihan lainnya, persiapan peluncuran Sarmat hanya membutuhkan waktu kurang dari semenit.


Torpedo Status-6
Ini adalah satu-satunya torpedo, atau senjata yang bergerak di bawah air, yang mampu melaju dengan kecepatan 185 km/jam di kedalaman hingga 1.000 meter dengan daya jangkau hingga 10.000 km.

Senjata ini bisa berfungsi seperti peluru kendali yang bergerak independen, atau dikendalikan dengan 'remote control' seperti drone.

Senjata ini sangat ampuh untuk menghancurkan kapal-kapal musuh, termasuk kapal induk dan kapal selam. Namun yang paling menakutkan lawan adalah bahwa senjata ini bisa membawa hululedak nuklir berkekuatan 100 megaton yang mampu menciptakan tsunami raksasa bila diledakkan di lapas pantai lawan.

Sekedar perbandingan, bom atom Hiroshima hanya berkekuatan 15 kiloton.

Perlu dicatat bahwa senjata konvensional Rusia se-kelas rudal jelajah Kalibr-N, yang telah membuktikan keampuhannya di medan perang Suriah, bisa dirubah menjadi senjata strategis saat hulu ledaknya diubah dengan nuklir. Bisa diangkut dengan kapal kecil atau bahkan dalam sebuah kontainer, rudal yang mampu menjangkau sasaran pada jarak hingga 4.000 km dengan kecepatan 2,5 kecepatan suara ini tentu saja sangat sulit diketahui keberadaannya.(ca)

2 comments:

Kasamago said...

Tomahawk akhirnya memiliki lawan tanding nya, Kalibr-N

Danial Rusdi said...

Tomahawk macan kertas tak terlalu ampuh di bandingkan kalibri Amerika telah mengumbar rudal balistik waktu perang teluk ternyata dibandingkan senjata Rusia kalah jauh ke ampuh annya