Saturday, 24 November 2012

PERAN SUDAN DAN IRAN DALAM "KRISIS" GAZA

Para pejuang Palestina di Gaza akhirnya berhasil mengalahkan Israel dalam "Perang 8 Hari" di Gaza baru-baru ini. Para pejuang berhasil memaksa Israel untuk "meminta" gencatan senjata dengan menyetujui sebagian syarat yang diminta para pejuang seperti memberi kebebasan akses masuk barang-barang kebutuhan ke Gaza yang sebelumnya diblokade Israel.

Namun tidak banyak yang mengetahi peran Iran, dan terlebih lagi Sudan, bagi kemenangan tersebut. Menurut sebagian analis politik Timur Tengah, baik Iran maupun Sudan berperan besar dalam pembangunan kekuatan militer para pejuang Palestina di Gaza.

Sebagaimana diungkapkan perdana menteri Israel, tujuan utama serangan Israel atas Gaza baru-baru ini adalah untuk menghancurkan kemampuan militer pejuang Palestina. Lebih kongkrit lagi tujuan sebenarnya adalah menghancurkan roket-roket milik pejuang yang memiliki daya jangkau hingga kota-kota vital Israel seperti Tel Aviv dan Jerussalem.

Menurut para analis, roket-roket buatan Iran tersebut diselundupkan ke Gaza dari Sudan melalui Sinai, oleh inteligen Sudan bekerjasama dengan Iran. Keberadaan rudal Fajr-5 yang menghantam kota-kota Tel Aviv dan Jerussalem semakin mengukuhkan kecurigaan para analis.

"Simpel saja, adalah rudal Fajr-5 buatan Iran, diimpor melalui Sudan, yang memicu perang ini," kata Jonathan Schanzer, wakil ketua "Foundation for the Defense of Democracies", sebuah lembaga kajian politik di Amerika.

"Sidik jari Iran ada di mana-mana," tambahnya.

AGENDA PARA "CECERE ZIONIS"

Apa yang ada di pikiran Anda saat menyaksikan berita televisi yang menunjukkan polisi memukuli membabi buta para demonstran Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang demo di depan kedubes Amerika memprotes aksi biadab Israel di Gaza baru-baru ini? Dalam satu adegan terlihat jelas seorang polisi memukulkan balok kayu ke kepala seorang demonstran.

Saya bantu Anda untuk melihat dari perspektif lain yang mungkin tidak Anda bayangkan namun sangat boleh jadi hal itulah yang sebenarnya terjadi. Yaitu, polisi dan media massa tengah memberikan pesan kepada warga Indonesia, bahwa siapa saja yang berani melawan, mengkritik, atau mengecam zionisme internasional, akan mendapatkan perlakuan yang keras. Apalagi jika yang berani melawan itu orang Islam (HMI), karena zionis internasional sangat membenci simbol-simbol Islam.

Tujuan pesan itu adalah agar Anda tidak lagi berani menyuarakan aspirasi anti-zionisme sehingga agenda-agenda zionisme tetap bisa berjalan dengan lancar.

Bagi saya pribadi, pesan tersebut di atas mirip dengan pesan yang disampaikan oleh Presiden Amerika Barack Obama ketika bersalaman erat dengan Presiden Myanmar pembantai rakyat muslim Rohingya, sembari menyatakan dukungan pada Israel untuk terus menyerang Gaza. Hanya berkat senjata-senjata yang dikirimkan Iran untuk para pejuang Palestina, Israel akhirnya meminta gencatan senjata dan menerima syarat-syarat yang diminta para pejuang Palestina seperti membuka pintu-pintu perbatasan Gaza.

Tuesday, 20 November 2012

ANTARA STALINGRAD DAN GAZA

Perang Stalingrad tahun 1942-1943 adalah salah satu peristiwa sejarah yang paling banyak dikenang oleh kalangan militer. Kala itu tentara Jerman dengan kekuatan militernya yang tidak terkalahkan terjebak dalam perang kota yang meletihkan. Akhirnya seluruh kekuatan Tentara ke-6 dan sebagian Tentara Lapis Baja ke-4 Jerman serta satuan-satuan tentara dari negara-negara sekutu Jerman, yaitu Italia, Rumania dan Hongaria yang selama berbulan-bulan mengepung Stalingrad, menyerah kepada tentara Rusia karena kehabisan perbekalan dan setelah upaya penyelamatan heroik yang dilakukan Hitler mengalami kegagalan. Dari lebih dari 300.000 tentara Jerman yang terlibat perang, hanya tinggal 90.000 jiwa yang tersisa.

Tragedi itu tentu saja menjadi kenangan yang menakutkan bagi tentara-tentara Israel, juga para pemimpin politiknya di bawah kepemimpinan PM Benjamin Netanyahu dan Menhan Ehud Barak, tatkala menyaksikan bendera Palestina berkibar-kibar di atas bangunan-bangunan yang hancur di Gaza akibat pemboman Israel akhir-akhir ini.

Para pejuang Palestina jauh dari anggapan tentara Israel di masa lalu tatkala mereka masih bisa mengklaim sebagai "tentara yang tak terkalahkan" dan mengklaim bisa mengalahkan seluruh tentara Arab dengan tentara korps drumband mereka. Yaitu ketika prajurit-prajurit Arab berlarian meninggalkan senjata mereka ketika mendengar deru tank-tank musuh.

Para pejuang Palestina telah menjadi pejuang-pejuang profesional dengan semangat juang tinggi, yang menunggu dengan antusias saat-saat dimana mereka bisa membalaskan dendam mereka kepada para prajurit pengecut Israel yang telah membunuhi anak-anak, istri, orang tua dan saudara mereka. Mereka sangat siap untuk menjadikan Gaza sebagai Stalingrad-nya tentara Israel. Mereka telah belajar banyak dari mentor-mentor mereka, pejuang Hizbollah dan tentara Pengawal Revolusi Iran, tentang strategi mengalahkan Israel dengan perang gerilya. Mereka telah memiliki rudal-rudal anti pesawat, rudal anti kapal hingga roket jarak jauh yang sanggup mencapai seluruh wilayah Israel.

PARA LIBERAL IDIOT YG SALAH PERHITUNGAN

(AKTIFIS FEMEN DISERANG AKTIFIS KATHOLIK KONSERVATIF PERANCIS)


Para aktifis "FEMEN", kelompok aktifis wanita dari Ukrania yang terkenal dengan aksi telanjang dada dalam aksi-aksinya, telah salah perhitungan atas militansi para aktifis Katholik Perancis. Bermaksud mengacaukan demonstrasi anti-gay yang dilaksanakan para aktifis Katholik di Paris, hari Minggu (18/11), para aktifis "FEMEN" justru menjadi bulan-bulanan para demonstran. Beruntung polisi segera mengevakuasi mereka ke kantor polisi. Namun tidak urung beberapa aktifis "FEMEN" mengalami luka-luka.

Pada hari Minggu (18/11) sekitar 100.000 orang aktifis Katholik Perancis mengikuti demonstrasi anti-gay yang digerakkan oleh gereja-gereja Katholik Perancis. Mereka menentang rencana undang-undang yang mengesahkan perkawinan sesama jenis yang dianggap mengancam nilai-nilai keluarga dan sosial masyarakat Perancis.

Namun ternyata di tengah-tengah mereka terdapat sekelompok aktifis "FEMEN" yang menyamar dengan sebagai biarawan. Dalam satu komando mereka membuka pakaian mereka hingga menunjukkan dadanya yang terbuka dengan tulisan "in gay we trust". Selain berteriak-teriak menghina kesakralan gereja, mereka juga menyemprotkan cairan putih yang mereka sebut sebagai “Jesus’ semen” alias (ma'af) air mani Jesus.

REKOR MURI UNTUK PAK DAHLAN

Berapa waktu yang dibutuhkan sebuah mesin uang untuk mencetak uang senilai Rp 100 triliun jika diasumsikan mesin tersebut memiliki kecepatan cetak sebesar Rp 1 juta/detik? Ternyata mesin tersebut membutuhkan waktu selama 3,17 tahun non-stop.

Dengan kata lain, jika diasumsikan Pak Dahlan Iskan memimpin PLN selama 3,17 tahun non-stop (2009-2011), maka rata-rata ia membocorkan uang PLN senilai Rp 1 juta setiap detiknya. Atau jika satu tarikan nafas membutuhkan waktu 2 detik, maka setiap tarikan nafas beliau membuat PLN bocor sebesar Rp 2 juta. Ini kalau pengakuan beliau bahwa PLN mengalami pemborosan sebesar Rp 100 triliun di bawah kepemimpinan beliau sebagaimana pernah dikatakan beliau kepada media-media massa.

Sepanjang sejarah negeri ini saya tidak pernah mendengar ada satu kasus pemborosan, korupsi, inefisiensi atau istilah-istilah lainnya sebesar kasus kebocoran di PLN di bawah kepemimpinan Pak Dahlan Iskan. Negeri ini pernah dibuat gempar oleh kasus "katabelece" Eddy Tanzil senilai Rp 1 koma sekian triliun atau skandal Bank Century senilai Rp 6,7 triliun yang membuat goncang-gancing negeri ini. Namun Pak Dahlan Iskan masih bisa ketawa-ketiwi saat mengatakan kebocoran PLN sebesar Rp 100 triliun dan pers, penegak hukum dan masyarakat pun diam membisu.

PEJUANG PALESTINA SIAP HADAPI INVASI DARAT ISRAEL

(MENANGKAP PRAJURIT ISRAEL PRIORITAS PEJUANG PALESTINA)


Para pejuang Palestina menyatakan kesiapan menghadapi serangan darat Israel dan menjadikan "menangkap prajurit Isreal" sebagai sasaran utama mereka.

"Abu Ahmad", jubir Brigade Al Quds, sayap militer kelompok pejuang Islam Jihad, kepada situs berita Palestina Paltoday hari Sabtu (17/11) mengatakan bahwa kelompoknya telah menyiapkan beberapa "kejutan" bagi tentara Israel jika mereka melakukan serangan darat. Ia juga mengejek Israel sebagai "negara yang tengah bingung" dan menganggap serangannya terhadap GAza hanya suatu "perang psikologis" untuk melemahkan mental para pejuang Palestina.

"Abu Ahmad" mengingatkan Isreal bahwa seluruh kota dan pangkalan militer Isreal kini berada dalam jangkauan serangan pejuang Gaza. Ia juga menegaskan bahwa kekuatan para pajuang sangat solid dan terpadu dengan satu tujuan mempertahankan rakyat Palestina dari serangan Israel.

"Kami tidak akan membiarkan para zionis hidup nyaman di negeri Palestina yang mereka duduki sejak tahun 1948," kata sang jubir.

Sunday, 18 November 2012

RUNTUHNYA CITRA DIRI SI "RAJA KASPO"

Dunia maya Indonesia pernah dimeriahkan dengan "perseteruan" antara pemilik akun Twitter Trio Macan 2000 dengan Menneg BUMN Dahlan Iskan di Tweetland yang berujung pada berhentinya Dahlan Iskan dari aktifitasnya nge-Tweet karena tidak bisa memberikan penjelasan atas apa-apa saja yang dipertanyakan Trio Macan 2000. Di dunia maya Trio Macan selanjutnya menjuluki Dahlan Iskan sebagai "raja kaspo", alias tukang tipu, karena banyak mengumbar janji yang tidak pernah ditepati.

Di luar belasan janji palsu Pak Dahlan sebagaimana dipaparkan Trio Macan 2000, saya ingat dengan satu janji Dahlan Iskan kepada tokoh seniman Pak Raden saat yang bersangkutan terkena masalah dengan hak cipta tokoh "Si Unyil" dan saat itu tengah menjadi perhatian besar masyarakat Indonesia. Kepada media massa yang selanjutnya disiarkan ke seluruh Indonesia Pak Dahlan menjanjikan akan menyisihkan sebagian penghasilannya setiap bulan sebesar Rp 10 juta untuk diberikan kepada Pak Raden.

Tidak lama setelah itu saya mendengar berita yang mengejutkan saya terkait dengan janji Pak Dahlan tersebut di atas. Ternyata yang terjadi adalah PPFN (Perusahaan Pembuat Film Negara) yang merupakan "binaan" Dahlan Iskan dan yang terlibat dalam sengketa hak cipta dengan Pak Raden, mendapat perintah dari Dahlan untuk memberikan tunjangan sebesar Rp 10 juta. Pak Raden yang mengira uang yang akan diserahkan berasal dari kantong pribadi Pak Dahlan tentu saja menolak setelah mengetahui ternyata uang itu berasal dari PPFN. Apalagi setelah PPFN mengaku kepada Pak Raden bahwa mereka menyerahkan uang karena mendapat perintah dari Pak Dahlan.

Ternyata Pak Dahlan telah membohongi Pak Raden. Tidak hanya itu, ia juga membohongi seluruh rakyat Indonesia yang menyaksikan sendiri janji yang diikrarkan Pak Dahlan. Maka saya tidak keberatan sedikit pun untuk meng-amini Trio Macan dengan menyebut Dahlan Iskan sebagai "raja kaspo".

PEJUANG PALESTINA TEMBAK JATUH PESAWAT ISRAEL DAN HANTAM KAPAL PERANG

Terima kasih kepada Iran yang telah melengkapi para pejuang Palestina dengan senjata-senjata canggih. Berkat senjata-senjata itu pejuang-pejuang Palestina membuktikan bahwa mereka tidak lagi bisa didikte oleh kekuatan militer Israel. Dalam episode Perang Gaza yang kini tengah berlangsung, para pejuang Palestina berhasil menembak jatuh pesawat tempur dan menembak kapal perang Israel.

Setelah kelompok pejuang Jihad Islam berhasil menembakkan roket buatan Iran "Fajr-5" ke Tel Aviv, kini giliran kelompok Brigade Qassam, sayap militer HAMAS, mengklaim berhasil menembak kapal perang Israel dengan lima roket, Minggu (18/11). Selain itu kelompok ini juga mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Israel dengan menunjukkan bukti berupa video penembakan. Penembakan pesawat tempur itu terjadi dua hari sebelumnya. Sebelum itu, yaitu hari Kamis (15/11), Brigade Qassam juga berhasil menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak Israel.

Pada hari Kamis para pejuang Palestina berhasil meraih kemajuan signifikan dengan keberhasilannya menembakkan roketnya untuk pertama kalinya ke ibukota Israel Tel Aviv hingga menimbulkan kepanikan hebat di kota itu.

Roket "Fajr-5" yang ditembakkan ke Tel Aviv adalah senjata buatan Iran yang memiliki daya jangkau hingga 100 km. Meski tidak dilengkapi dengan sistem pemandu, keberhasilan senjata ini menghantam Tel Aviv menjadi tonggak baru perjuangan bangsa Palestina, yaitu kini mereka telah memiliki "daya getar" atas musuh-musuhnya. Apalagi dengan keberhasilan mereka menembak jatuh pesawat tempur dan merusak kapal perang Israel. Hampir bisa dipastikan. Sekali lagi hampir bisa dipastikan, Israel akan segera mengakhiri perang demi menghindari kekalahan yang memalukan. Israel adalah bangsa yang lebih takut pada ketakutan menerima kekalahan daripada kekalahan itu sendiri.

Saturday, 17 November 2012

ROKET BUATAN IRAN HANTAM TEL AVIV

Pejuang Palestina membuat kemajuan yang signifikan dengan kemampuannya untuk yang pertama kalinya menghantam ibukota Israel, Tel Aviv, dengan rudal. Setidaknya 2 roket "Fajr 5" yang dipasok Iran pada hari Kamis malam (15/11) menghantam Tel Aviv dan menimbulkan kepanikan hebat penduduk kota terbesar Israel itu.

Brigade Al Quds, sayap militer kelompok pejuang Palestina Jihad Islam yang merupakan sekutu Iran mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. Kelompok ini menjanjikan untuk melakukan serangan yang lebih hebat terhadap Israel. Serangan ini menimbulkan kepanikan hebat warga Tel Aviv dan memaksa mereka untuk berlindung ke tempat-tempat perlindungan. Menurut laporan media-media Isreal bahkan PM Benjamin Netanyahu diselamatkan ke tempat perlindungan di luar Tel Aviv.

Serangan roket atas Tel Aviv ini dikonfirmasi oleh kantor berita Perancis "AFP" meski media ini berusaha mengecilkan dampak serangan tersebut. Menurut "AFP" roket-roket tersebut jatuh di kawasan pantai di selatan Tel Aviv.

"Sebuah roket jatuh di pantai di luar Jaffa," tulis "AFP" seraya menyebutkan bahwa suara-suara sirine peringatan udara mendengung keras di kota Tel Aviv.

"Saya sedang berdiri di depan rumah dinas dubes Perancis saat saya melihat sebuah roket jatuh di pantai. Ada jeda waktu sekitar satu menit saat suara sirine berbunyi dan jatuhnya roket. Orang-orang di jalanan berlarian ke sana kemari karena tidak tahu dimana tempat berlindung," tulis "AFP" berdasar laporan korespondennya yang berada di Tel Aviv.

Media-media massa Israel menyebutkan serangan tersebut merupakan yang pertama kalinya terjadi pada Tel Aviv. Serangan roket pertama terjadi tahun 1991 saat Irak menembakkan rudal-rudal Scud-nya ke Tel Aviv yang menewaskan beberapa warga Israel dalam Perang Teluk I.

Thursday, 15 November 2012

KUDETA MILITER AMERIKA

Ketika bulan lalu saya membaca berita tentang ditahannya seorang jendral komandan pasukan Amerika di Libya karena membangkang perintah menteri pertahanan, saya menganggap itu sebagai sebuah insiden belaka. Namun belakangan insiden itu terus berulang hingga menjadi sebuah "fenomena" tentang perseteruan antara para jendral lapangan Amerika dengan para pemimpin politik di Washington. Insiden terakhir kita membaca tiga petinggi militer dipecat atau setidaknya dipermasalahkan loyalitasnya: pertama Admiral Gaouette, komandan kapal induk USS John Stennis, kedua komandan militer Amerika di Afghanistan Jendral John Allen, dan yang terakhir dan yang paling menghebohkan adalah mundurnya --- atau lebih tepatnya dipecat dengan hormat--- jendral David Petraeus dari jabatannya sebagai Direktur CIA.

Semua itu memaksa saya untuk membaca kembali suatu artikel menarik di situs "Veterans Today" tgl 31 Oktober lalu yang ditulis Gordon Duff dengan judul: "US military planned mutiny on the Bounty to topple Obama". Artikel tersebut tentang sebuah plot para jendral militer Amerika untuk melakukan kudeta jika Barack Obama terpilih kembali menjadi presiden.

Pada tgl 31 Oktober lalu Rear Admiral Charles M. Gaouette dipecat dari jabatannya sebagai komandan gugus tugas "Carrier Strike Group" atau armada laut yang dipimpin oleh kapal induk USS John Stennis yang tengah bertugas di kawasan Teluk Parsi.