Wednesday, 28 January 2009

Surat Terbuka Gilad Atzmon untuk Perdana Menteri Inggris


20 Januari 2009

Gordon Brown, Perdana Menteri Inggris, telah mengeluarkan kebijakan paling tidak bermoral dan tidak bertanggungjawab kemarin. Dalam upayanya untuk membujuk para kriminal pemimpin Israel, Brown telah menjamin akan mengirimkan angkatan laut Inggris ke Gaza untuk mencegah "penyelundupan senjata" ke Gaza.

Tuan Brown, tidakkah Anda melihat jumlah korban yang ditimbulkan oleh tentara Israel atas rakyat Palestina? Tidakkah Anda mengikuti, sebagaimana kita semua, pembunuhan keji terhadap rakyat Palestina oleh tentara Israel yang didukung penuh oleh seluruh rakyat Israel? Apakah Anda juga mengabaikan fakta penggunaan senjata terlarang terhadap rakyat sipil oleh tentara Israel. Apakah Anda tidak bisa belajar mengetahui laporan-laporan yang berulang-ulang tentang pemboman Israel atas tempat-tempat pengungsian milik PBB?

Tuan Brown, andai saja Anda tidak menyadari, rakyat Palestina sangat membutuhkan senjata untuk mempertahankan diri dari salah satu angkatan perang paling kuat di dunia. Rakyat Palestina-lah yang membutuhkan perlindungan terhadap salah satu kekuatan militer tidak bermoral sepanjang sejarah manusia. Selama tiga minggu terakhir rakyat Palestina membutuhkan angkatan laut Inggris untuk turut campur dan melindungi mereka dari pemboman membabi buta angkata laut Israel. Rakyat Palestina membutuhkan angkatan laut Inggris untuk memblokade pelabuhan Haifa, Ashdod dan Eilat (Israel) untuk mencegah Amerika mengirimkan senjata ke Israel melalui laut. Rakyat Palestina membutuhkan kapal induk Inggris untuk ditempatkan di wilayah Gaza sehingga membuat Israel tidak berani untuk menjatuhkan ton demi ton bom kepada penduduk sipil Gaza yang tidak berdosa.

Tuan Brown, perkenankan saya mengingatkan Anda bahwa beberapa minggu sebelum Israel menyerang Gaza, menlu Anda David Milliband telah mengunjungi Sderot untuk menunjukkan
dukungannya kepada Israel. Inilah yang dikatakannya saat itu: "Sangatlah penting bahwa negara-negara seperti Inggris dan yang lainnya, untuk menunjukkan solidaritasnya terhadap rakyat Sderot." Pernyataan idiot yang dikeluarkan oleh menteri senior kabinet Anda adalah jelas merupakan "restu" pemerintahan Anda terhadap rencana penyerbuan Israel.

Tuan Brown, jika Anda ingin menciptakan perdamaian di Timur Tengah, satu-satunya hal harus dilakukan adalah memastikan bahwa rakyat Palestina dapat mempertahankan dirinya sendiri. Anda harus memberikan kepada rakyat Palestina senjata-senjata paling canggih yang ada di Inggris. Inisiatif seperti itu akan menolong industri Inggris yang tengah limbung, menolong rakyat Palestina serta mencegah Israel melakukan pembantaian-pembantaian lagi di masa depan.

Untuk tidak terlalu bertele-tela, saya sampaikan daftar senjata pertahanan yang sangat dibutuhkan rakyat Palestina untuk mempertahankan diri:

* 3000 rudal darat ke udara
* 1000 meriam anti pesawat
* 750 peluru kendali darat ke laut
* 10,000 rudal Anti Tank
* 2000 ambulan
* 2500 rudal penjelajah


Catatan:
1. Gilad Atzmon adalah Yahudi anti-zionisme. Putra pahlawan Israel, musisi jazz, dan penulis. Karena kritik-kritiknya yang tajam terhadap zionisme Israel, Gilad seringkali mendapat ancaman pembunuhan hingga suatu saat ia berkata kepada teman-teman dekatnya: "Jika terjadi kematian yang misterius pada saya, kalian tahu siapa yang melakukan."
2. Blokade "anti-penyelundupan" yang dilakukan Inggris bersama negara-negara barat merupakan konspirasi untuk menghancurkan gerakan perlawanan Palestina atas Israel paska kekalahan Israel di Gaza baru-bar ini. Ini merupakan cara yang sangat keji. Sembari melakukan blokade, mereka melemparkan kesalahan kepada para pejuang Palestina dengan menimbulkan kesan seolah-oleh para pejuang Palestina adalah penyulundup dan kriminal.

1 comment:

BDR said...

Assalamualaikum w.w.
Salam kenal bung Adi, saya juga orang Medan. Tampaknya artikelnya bagus-bagus. Saya juga punya blog mengenai Islam kita. Kalau berminat, silakan bung Adi kunjungi ke badrislam.blogspot.com