Monday, 25 September 2017


PARTAI KECEBONG INDONESIA

By AhmadDhani

PKI Milenia ini tidak kalah berbahaya dgn PKI thn 60an.
Mereka ini di dukung KUMPENI ( kumpulan Taipan tanpa Jiwa Nasionalis dan Patriotik )
KUMPENI ini isi nya TOKOH TOKOH PETERNAK BINATANG POLITIK.
Hasil PETERNAKAN mereka ini sekarang ada dan masuk ke dalam PARTAI TANPA BENTUK yang di sebut PARTAI KECEBONG INDONESIA.
PKI milenia ini punya tujuan utama yaitu mau pelan pelan MengAMANDEMEN UUD 45 terus menerus.dan pada akhirnya NKRI milik KUMPENI...meskipun sekarang sudah terasa benar keNYATA an nya.

SIAPA YG MENCATUT NAMA PRESIDEN INGIN DATANGKAN SENJATA 5000 PUCUK ???


Indonesian Free Press -- Ada beberapa Poin analisa berdasar rekaman suara Panglima TNI terkait masalah institusi yang mencatut nama presiden utk mendatangkan 5000 pucuk Senjata.
Panglima menyindir oknum yg menjual institusi negara serta tidak memiliki moral dan etika politik.
*BADAN INTELIJEN NEGARA (BIN)*, intelijen sipil sebagai fungsi pelacak mengindra melaporkan secara administrasi bukan eksekutor.
Tidak boleh BIN menjadi militer Mencegah tumpang tindih kewenangan antara lembaga negara dan terjadinya *ABUSE OF POWER*. Rusaknya tatanan negara.

Sunday, 24 September 2017

Harimau itu Akhirnya Mengaum

Indonesian Free Press -- Sejak regim Jokowi berkuasa kehidupan politik, sosial, budaya dan ekonomi telah semakin jauh meninggalkan apa yang menjadi cita-cita bangsa. Pelanggaran prinsip-prinsip demokrasi dan perikehidupan berbangsa dan bertanah air yang ideal telah menjadi hal yang biasa dan sengaja dibiarkan terjadi.

Di antara institusi di bawah pemerintahan Jokowi yang paling buruk kinerjanya, adalah Kepolisian. Maka, ketika terbongkar konspirasi jahat antara Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian dengan Kepala BIN Komisaris Jendral Polisi Budi Gunawan pertengahan September 2017 lalu untuk memaksa Gubernur Papua menjadi anggota pemenangan Jokowi untuk Pilpres 2019, blogger pun berteriak lantang: tangkap Tito Karnavian dan Budi Gunawan.

Saturday, 23 September 2017

Fakta Sejarah yang (Paling) Mendekati Kebenaran..

Agus SantosoI

Indonesian Free Press -- Dari berbagai versi, versi ini yang menurutku paling rasional didukung pidato kenegaraan Soekarno dan fakta-fakta sejarah lainnya.

Peristiwa G30S berawal dari informasi yg dibawa oleh Subandrio dari Mesir pada tgl 15 Mei 1965 tentang adanya Dewan Jenderal (Dokumen Gilchrist).

Sukarno menanggapi isu ini dgn serius. Pada tanggal 25 Mei 1965, Sukarno memanggil para Menteri Panglima Angkatan untuk meminta kejelasan tentang adanya Dewan Jenderal.

Pada kesempatan tersebut, Letjen Ahmad Yani selaku Menpangad dgn tegas menyatakan bahwa Dewan Jenderal tidak ada, yang ada adalah Dewan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) yg bertugas memberi masukan atau pendapat kepada Menpangad tentang kepangkatan dan jabatan Perwira Tinggi di tubuh angkatan darat.

Donald Trump Gagalkan Serangan Saudi ke Qatar

Indonesian Free Press -- Presiden Amerika Donald Trump mencegah Saudi Arabia yang hendak menyerang Qatar. Demikian seperti dilaporkan Express.co.uk, Kamis (21 Septembar).

"Pesawat-pesawat tempur Saudi Arabia telah siap untuk melancarkan serangan udara ke Qatar hingga Donald Trump campur tangan untuk mencegah serangan itu," demikian tulis laporan itu.

Tindakan Trump tersebut didasari oleh kekhawatiran Amerika bahwa serangan Saudi itu akan memicu konflik yang lebih luas dan tidak terkendali.

Friday, 22 September 2017

Panglima TNI Sebut Ada Kedatangan 5 Ribu Senjata Ilegal dengan Mencatut Nama Presiden

Indoensian Free Press -- Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyebutkan ada institusi tertentu yang mencatut nama Presiden untuk mendatangkan 5 ribu senjata secara ilegal.

Berita mengagetkan ini disampaikan chanel Radio Elshinta melalui akun twitternya Jum'at (22/9) siang ini.

"Panglima TNI menyebutkan ada institusi tertentu yang mencatut nama Presiden untuk mendatangkan 5 ribu senjata secara ilegal. (ros)." Demikian isi posting akun twitter @RadioElshinta, Jum'at, 22 September 2017, pukul 12.42 WIB.

Sontak publik kaget karena ini mengingatkan dengan peristiwa sebelum meletusnya G30S/PKI dengan adanya usulan PKI kepada Presiden Soekarno untuk membentuk Angkatan ke-5 Buruh Tani yang dipersenjatai.

Thursday, 21 September 2017

Israel Tembak Drone Iran di Perbatasan Suriah

Indonesian Free Press -- Israel dilaporkan telah menembak jatuh sebuah drone buatan Iran yang dioperasikan oleh kelompok Hizbollah. Demikian media Israel Haaretz melaporkan, 19 September.

"Pasukan pertahanan Israel menembah jatuh sebuah drone buatan Iran yang dioperasikan oleh Hezbollah pada hari Selasa (19 September) setelah drone tersebut memasuki wilayah demilitarisasi di perbatasan Israel dan Suriah di Dataran Golan. Israel menembakkan rudal Patriot yang menghancurkan drone itu," demikian tulis laporan itu.

Insiden tersebut terjadi hanya beberapa jam sebelum PM Israel Benjamin Netanyahu berpidato di depan Sidan Umum PBB di New York. Sebagian besar dari isi pidato Netanyahu menyinggung tentang keterlibatan Iran dalam konflik Suriah.

Tuesday, 19 September 2017

TNI dan Habib Ali bin Abdurrahman AlHabsyi Kwitang

A Uwais Alatas


Indonesian Free Press -- Hari Kamis tanggal 5 Jumadil Akhir 1385 Hijriah bertepatan dengan tanggal 30 September 1965
Di Jakarta terjadi sebuah gerakan yang mashur disebut dengan sebutan G 30 S PKI, dimana telah terjadi penculikan bahkan pembunuhan para jenderal yang menurut penuturan dari para saksi disaat para jenderal disiksa dan dimasukkan ke sebuah sumur, mereka bersorak sorai dengan perkataan " Ganyang Kabir Ganyang Kabir Ganyang Kabir ......... " dan diantara mereka ada yang dengan riangnya mendendangkan lagu Genjer Genjer.
Lagu genjer genjer adalah sebuah lagu yang dipakai oleh PKI untuk propaganda sedangkan sebutan Kabir adalah Kapitalis Birokrat.