Menunjukkan dukungannya kepada Sudan yang baru saja mendapat serangan udara Israel, Iran mengirimkan 2 kapal perangnya ke Sudan. Kedua kapal perang tersebut, sebuah destroyer dan kapal pengangkut helikopter, kini bersandar di pelabuhan Sudan setelah tiba pada hari Senin (29/10).
Kapal-kapal yang merupakan bagian dari Armada ke-22 AL Iran itu sebenarnya telah berangkat dari Iran sejak akhir September lalu untuk berlayar ke Djibouti dan Selat Bab el-Mandeb sebagai misi damai melawan terorisme dan bajak laut. Para komandan dan perwira kedua kapal dijadwalkan akan bertemu para perwira AL Sudan.
AL Iran telah meningkatkan kehadirannya di perairan internasional sejak tahun lalu, membentang dari Samudra Hindia hingga Laut Mediterania. Pada bulan Februari tahun lalu untuk pertama kalinya Iran mengirimkan kapal-kapal perangnya ke perairan Laut Tengah melewati Terusan Suez dan perairan lepas pantai Israel. AL Iran juga telah melakukan patroli anti bajak laut di Teluk Aden sejak tahun 2008, terutama untuk melindungi kapal-kapal tanker minyak Iran.
Namun kehadiran kapal-kapal perang Iran di Sudan hanya beberapa hari setelah Sudan mendapatkan serangan udara Israel, bisa dipandang serius sebagai bentuk dukungan Iran terhadap Sudan dalam menghadapi musuh-musuhnya.
Dukungan Iran terhadap Sudan juga ditunjukkan dengan pernyataan politik Iran terkait insiden serangan udara Israel atas sebuah pabrik senjata di Yarmouk, Khartoum, hari Rabu (24/10). Iran mengecam keras aksi tersebut dan mengajak masyarakat internasional untuk melakukan aksi terhadap Israel.
Wednesday, 31 October 2012
Tuesday, 30 October 2012
INDONESIA YG MAKIN MENYESAKKAN DADA
Selama ini saya lebih suka menulis hal-hal yang terjadi di luar negeri daripada di dalam negeri. Bukan karena saya tidak peduli dengan bangsa ini. Selain menganggap dinamika sosial politik ekonomi yang terjadi di Indonesia hanya resultan dari dinamika internasional, saya merasa semakin mencurahkan perhatian pada perkembangan tanah air, semakin membuat dada saya sesak.
Dengan menulis tulisan fiksi berseri "Sang Terpilih" saya sebenarnya berharap beban pikiran yang menyesakkan dada saya akan berkurang. Namun saya keliru karena kondisi sosial politik dan terutama ekonomi tanah air, tidak semakin membaik.
Seperti berita baru-baru ini tentang kasus pemborosan PLN di bawah kepemimpinan Dahlan Iskan hingga mencapai angka yang fantastis, Rp 37 triliun. Yang membuat saya sesak dada adalah yang bersangkutan tidak pernah merasa menyesal telah membangkrutkan negeri ini, bahkan dengan santai mengatakan, "Mestinya pemborosannya Rp 100 triliun, bukan Rp 37 triliun," ketika dimintai komentarnya oleh wartawan tentang masalah itu.
Ia berbicara seolah uang sebesar itu hanya angka-angka tak bernilai. Padahal dengan dana sebesar itu banyak hal berguna bisa dilakukan, terutama untuk meningkatkan harkat martabat manusia-manusia Indonesia yang selama ini terpinggirkan. Mungkin karena yang bersangkutan merasa, toh dengan semua yang dilakukannya (memboroskan uang negara besar-besaran) ia masih bisa melenggang ke kursi menteri dan orang-orang masih mengelu-elukannya bak pahlawan. Bila tidak ada aral melintang ia bahkan mungkin bakal melenggang ke kursi presiden dua tahun lagi.
Dengan menulis tulisan fiksi berseri "Sang Terpilih" saya sebenarnya berharap beban pikiran yang menyesakkan dada saya akan berkurang. Namun saya keliru karena kondisi sosial politik dan terutama ekonomi tanah air, tidak semakin membaik.
Seperti berita baru-baru ini tentang kasus pemborosan PLN di bawah kepemimpinan Dahlan Iskan hingga mencapai angka yang fantastis, Rp 37 triliun. Yang membuat saya sesak dada adalah yang bersangkutan tidak pernah merasa menyesal telah membangkrutkan negeri ini, bahkan dengan santai mengatakan, "Mestinya pemborosannya Rp 100 triliun, bukan Rp 37 triliun," ketika dimintai komentarnya oleh wartawan tentang masalah itu.
Ia berbicara seolah uang sebesar itu hanya angka-angka tak bernilai. Padahal dengan dana sebesar itu banyak hal berguna bisa dilakukan, terutama untuk meningkatkan harkat martabat manusia-manusia Indonesia yang selama ini terpinggirkan. Mungkin karena yang bersangkutan merasa, toh dengan semua yang dilakukannya (memboroskan uang negara besar-besaran) ia masih bisa melenggang ke kursi menteri dan orang-orang masih mengelu-elukannya bak pahlawan. Bila tidak ada aral melintang ia bahkan mungkin bakal melenggang ke kursi presiden dua tahun lagi.
KABAR SAMPAH TIMUR TENGAH
Selama beberapa waktu "TVOne" menayangkan program berita "Kabar Timur Tengah" yang digelar setiap tengah malam pukul 23.00 atau 24.00 WIB. Program ini secara khusus menayangkan berita-berita dan analisis seputar fenomena "Arab Spring" atau revolusi Arab yang kini masih bergolak di beberapa bagian Arab dengan fokus utama saat ini adalah krisis Syria.
Tentu saja program seperti ini sangat menarik dan bermanfaat seandainya benar-benar ditayangkan sesuai kode etik jurnalisme. Namun sayangnya program "Kabar Timur Tengah" sangat jauh dari kode etik jurnalisme seperti "meliput dua pihak" yang terlibat konflik atau menyebutkan dengan jelas pelaku peristiwa, motif atau latar belakang terjadinya peristiwa, serta waktu dan tempat terjadinya peristiwa.
Dalam prinsip "meliput dua pihak" program "Kabar Timur Tengah" sangat jauh terpenuhi karena sepenuhnya atau 100% berita-beritanya berasal dari pihak pemberontak tanpa memberikan porsi sepersen pun pada pihak pemerintah. Selain itu program ini juga sepenuhnya mendasarkan sumber berita pada stasiun televisi "Al Jazeera" yang sudah terkenal keberpihakannya yang mutlak terhadap pemberontak. Akibatnya tentu saja program itu hanya berisi kecaman dan kutukan pada pemerintah Syiria dan puji-pujian 1/2 mati bagi para pemberontak.
Dalam prinsip penyebutan pelaku, motif, motif dan tempat program "Kabar Timur Tengah" juga sangat amburadul. Menayangkan gambar yang itu-itu saja dan disebutkan sebagai peristiwa yang berbeda-beda, terkadang menayangkan gambar tanpa menyebutkan waktu dan tempatnya.
Tentu saja program seperti ini sangat menarik dan bermanfaat seandainya benar-benar ditayangkan sesuai kode etik jurnalisme. Namun sayangnya program "Kabar Timur Tengah" sangat jauh dari kode etik jurnalisme seperti "meliput dua pihak" yang terlibat konflik atau menyebutkan dengan jelas pelaku peristiwa, motif atau latar belakang terjadinya peristiwa, serta waktu dan tempat terjadinya peristiwa.
Dalam prinsip "meliput dua pihak" program "Kabar Timur Tengah" sangat jauh terpenuhi karena sepenuhnya atau 100% berita-beritanya berasal dari pihak pemberontak tanpa memberikan porsi sepersen pun pada pihak pemerintah. Selain itu program ini juga sepenuhnya mendasarkan sumber berita pada stasiun televisi "Al Jazeera" yang sudah terkenal keberpihakannya yang mutlak terhadap pemberontak. Akibatnya tentu saja program itu hanya berisi kecaman dan kutukan pada pemerintah Syiria dan puji-pujian 1/2 mati bagi para pemberontak.
Dalam prinsip penyebutan pelaku, motif, motif dan tempat program "Kabar Timur Tengah" juga sangat amburadul. Menayangkan gambar yang itu-itu saja dan disebutkan sebagai peristiwa yang berbeda-beda, terkadang menayangkan gambar tanpa menyebutkan waktu dan tempatnya.
Monday, 29 October 2012
SAUDI WAHABI AKAN HANCURKAN SITUS SEJARAH ISLAM YG TERSISA
Keterangan gambar: makam ibunda Rosulullah Aminah yang dihancurkan pemerintah Saudi.
Berziarah menghormati tempat-tempat yang dimuliakan merupakan kebiasaan manusia di seluruh dunia. Dengan berziarah kita bisa belajar dari sejarah masa lalu dan untuk menjadi dasar tindakan kita di masa mendatang yang lebih baik. Dalam perspektif batiniah, berziarah bisa menguatkan jiwa dan mental yang tengah letih. Tidak heran jika dalam Al Qur'an pun Allah memerintahkan kita untuk berziarah ke tempat-tempat peninggalan umat manusia di masa lalu untuk mengambil pelajaran darinya.
Bukankah ibadah haji yang merupakan ibadah pokok umat Islam juga termasuk kegiatan ziarah?
Namun ada satu kelompok manusia aneh yang berbeda dengan seluruh umat manusia sepanjang sejarah, yaitu para pengikut sekte salafi-wahabi yang menganggap berziarah sebagai perbuatan yang hina. Dengan cara pandang yang sempit mereka mengaggap berziarah adalah perbuatan syirik (menyekutukan Tuhan dengan benda).
Demikian ekstrem-nya mereka mengharamkan ziarah hingga sebagian dari mereka tidak akan segan-segan untuk membom orang-orang yang tengah berziarah sebagaimana sering mereka lakukan terhadap umat-umat lain yang tengah melakukan kegiatan ziarah. Mereka juga tidak akan segan menghancurkan tempat-tempat bersejarah yang menjadi tujuan ziarah umat Islam.
Menurut penelitian sebuah lembaga kajian Amerika, "Gulf Institute", dalam kurun waktu 20 tahun terakhir pemerintahan salafi-wahabi Saudi yang kini memerintah di semenanjung Arab telah menghancurkan 95% bangunan-bangunan bersejarah Islam yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun di kota Madinah dan Makkah. Selanjutnya bangunan-bangunan bersejarah itu diganti dengan shopping senter, hotel dan bangunan-bangunan pencakar langit.
Berziarah menghormati tempat-tempat yang dimuliakan merupakan kebiasaan manusia di seluruh dunia. Dengan berziarah kita bisa belajar dari sejarah masa lalu dan untuk menjadi dasar tindakan kita di masa mendatang yang lebih baik. Dalam perspektif batiniah, berziarah bisa menguatkan jiwa dan mental yang tengah letih. Tidak heran jika dalam Al Qur'an pun Allah memerintahkan kita untuk berziarah ke tempat-tempat peninggalan umat manusia di masa lalu untuk mengambil pelajaran darinya.
Bukankah ibadah haji yang merupakan ibadah pokok umat Islam juga termasuk kegiatan ziarah?
Namun ada satu kelompok manusia aneh yang berbeda dengan seluruh umat manusia sepanjang sejarah, yaitu para pengikut sekte salafi-wahabi yang menganggap berziarah sebagai perbuatan yang hina. Dengan cara pandang yang sempit mereka mengaggap berziarah adalah perbuatan syirik (menyekutukan Tuhan dengan benda).
Demikian ekstrem-nya mereka mengharamkan ziarah hingga sebagian dari mereka tidak akan segan-segan untuk membom orang-orang yang tengah berziarah sebagaimana sering mereka lakukan terhadap umat-umat lain yang tengah melakukan kegiatan ziarah. Mereka juga tidak akan segan menghancurkan tempat-tempat bersejarah yang menjadi tujuan ziarah umat Islam.
Menurut penelitian sebuah lembaga kajian Amerika, "Gulf Institute", dalam kurun waktu 20 tahun terakhir pemerintahan salafi-wahabi Saudi yang kini memerintah di semenanjung Arab telah menghancurkan 95% bangunan-bangunan bersejarah Islam yang telah berusia lebih dari 1.000 tahun di kota Madinah dan Makkah. Selanjutnya bangunan-bangunan bersejarah itu diganti dengan shopping senter, hotel dan bangunan-bangunan pencakar langit.
Sunday, 28 October 2012
DRONE IRAN JAUH LEBIH MAJU
Israel patut ketakutan dengan kemampuan pesawat tanpa awak (drone) Iran setelah keberhasilan drone buatan Iran yang diluncurkan Hizbollah menerobos Israel dan melintasi tempat-tempat strategis Israel tanpa ketahuan beberapa waktu lalu. Dan Israel patut lebih takut lagi karena ternyata drone tersebut ternyata bukan drone paling canggih yang dimiliki Iran.
Menurut keterangan menhan Iran Brigjend Ahmad Vahidi, Iran telah memiliki drone-drone yang jauh lebih canggih dibandingkan drone penerobos Israel tersebut di atas.
"Republik Islam Iran telah memiliki pesawat-pesawat tanpa awak yang teknologinya jauh lebih maju dibandingkan pesawat yang diluncurkan gerakan perlawanan Hizbollah di atas udara Israel baru-baru ini," kata Vahidi kepada media massa Iran, Minggu (28/10). Pernyataan tersebut sekaligus mengkonfirmasi rumor keberhasilan Iran menjiplak pesawat drone canggih Amerika RQ-170 Sentinel yang didapatkan Iran akhir tahun lalu dengan membajak pesawat tersebut saat menjalankan misi mata-mata di udara Iran.
Vahidi menekankan bahwa keberhasilan Hizbollah menerbangkan drone menembus Israel telah menghancurkan kebanggaan Israel atas kekuatan militernya.
"Israel telah menyebarkan propaganda tentang kecanggihan sistem pertahanan udara "Iron Dome", namun drone Hizbollah menghancurkan kebanggaan tersebut," tambah Vahidi.
"Iron Dome" adalah senjata pertahanan udara buatan Amerika yang sejauh ini diklaim sebagai yang tercanggih di dunia yang dipasang di Israel secara khusus untuk menghadapi ancaman rudal-rudal maupun pesawat-pesawat tempur Iran dan sekutu-sekutunya. Namun terbukti drone Hizbollah mampu membuat sistem pertahanan udara itu "lumpuh".
Menurut keterangan menhan Iran Brigjend Ahmad Vahidi, Iran telah memiliki drone-drone yang jauh lebih canggih dibandingkan drone penerobos Israel tersebut di atas.
"Republik Islam Iran telah memiliki pesawat-pesawat tanpa awak yang teknologinya jauh lebih maju dibandingkan pesawat yang diluncurkan gerakan perlawanan Hizbollah di atas udara Israel baru-baru ini," kata Vahidi kepada media massa Iran, Minggu (28/10). Pernyataan tersebut sekaligus mengkonfirmasi rumor keberhasilan Iran menjiplak pesawat drone canggih Amerika RQ-170 Sentinel yang didapatkan Iran akhir tahun lalu dengan membajak pesawat tersebut saat menjalankan misi mata-mata di udara Iran.
Vahidi menekankan bahwa keberhasilan Hizbollah menerbangkan drone menembus Israel telah menghancurkan kebanggaan Israel atas kekuatan militernya.
"Israel telah menyebarkan propaganda tentang kecanggihan sistem pertahanan udara "Iron Dome", namun drone Hizbollah menghancurkan kebanggaan tersebut," tambah Vahidi.
"Iron Dome" adalah senjata pertahanan udara buatan Amerika yang sejauh ini diklaim sebagai yang tercanggih di dunia yang dipasang di Israel secara khusus untuk menghadapi ancaman rudal-rudal maupun pesawat-pesawat tempur Iran dan sekutu-sekutunya. Namun terbukti drone Hizbollah mampu membuat sistem pertahanan udara itu "lumpuh".
PEMIMPIN "IDIOT" HANYA MEMBAWA KESENGSARAAN
Debat calon presiden Amerika terbaru minggu lalu tentang isu-isu kebijakan luar negeri bagaiman sebuah panggung "dagelan" belaka. Dengan para pemimpinnya yang tidak mengetahui peta dan letak geografis negara-negara penting di dunia semakin membuktikan bahwa Amerika tidak pernah berada pada posisi yang benar sebagai "pemimpin" dunia.
Jika dahulu Presiden George "Dubya" Bush, Jr tidak mengetahui letak negara Pakistan, negara sekutu utama di Asia Selatan, capres Romney kali ini tidak mengetahui letak negara Iran dan Syria, 2 negara yang kini menjadi perhatian utama Amerika. Romney juga tidak mengerti bahwa Iran memiliki pantai sepanjang 2.000 km serta tidak berbatasan langsung dengan Syria melainkan dengan Irak.
Saya pernah menyaksikan sebuah acara "reality show" di MTV yang menguji pengetahuan peta masyarakat Amerika. Dalam acara itu ditampilkan seorang "host" berdiri di pinggir jalan yang ramai. Ia menggelar peta Amerika berukuran besar dan meminta orang-orang yang berkumpul di sekelilingnya satu per-satu untuk menunjukkan negara bagian Utah. Dari ratusan orang yang berkeliling dan berlalu-lalang di sekitar, tidak satupun yang bisa menunjukkan dengan tepat posisi yang dimaksud hingga acara berakhir.
Saya (blogger) sudah mengetahui posisi peta ibukota-ibukota negara bagian Amerika ketika masih duduk di bangku SMP.
Jika dahulu Presiden George "Dubya" Bush, Jr tidak mengetahui letak negara Pakistan, negara sekutu utama di Asia Selatan, capres Romney kali ini tidak mengetahui letak negara Iran dan Syria, 2 negara yang kini menjadi perhatian utama Amerika. Romney juga tidak mengerti bahwa Iran memiliki pantai sepanjang 2.000 km serta tidak berbatasan langsung dengan Syria melainkan dengan Irak.
Saya pernah menyaksikan sebuah acara "reality show" di MTV yang menguji pengetahuan peta masyarakat Amerika. Dalam acara itu ditampilkan seorang "host" berdiri di pinggir jalan yang ramai. Ia menggelar peta Amerika berukuran besar dan meminta orang-orang yang berkumpul di sekelilingnya satu per-satu untuk menunjukkan negara bagian Utah. Dari ratusan orang yang berkeliling dan berlalu-lalang di sekitar, tidak satupun yang bisa menunjukkan dengan tepat posisi yang dimaksud hingga acara berakhir.
Saya (blogger) sudah mengetahui posisi peta ibukota-ibukota negara bagian Amerika ketika masih duduk di bangku SMP.
AFGHANISTAN SALAHKAN AMERIKA
(SOAL INSIDEN-INSIDEN "GREEN ON BLUE ATTACK")
Hubungan antara pemerintah Afghanistan dan negara-negara koalisi pimpinan Amerika semakin memburuk akibat insiden-insiden serangan aparat keamanan Afghanistan terhadap personil militer Amerika dan koalisi internasional (green on blue attack) yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Hubungan itu semakin memburuk saja setelah para pejabat kedua belah pihak saling berselisih pendapat tentang insiden tersebut.
Mendagri Afghanistan hari Jum'at lalu (26/10) membantah keras tuduhan barat bahwa terjadinya insiden-insiden "green on blue attack" adalah karena kelemahan pihak berwenang Afghanistan yang telah memungkinkan terjadinya penyusupan oleh kelompok-kelompok militan. Sebaliknya ia menuduh personil militer Amerika dan sekutunya tidak menghormati rakyat Afghanistan dan tradisi serta nilai-nilai Islami.
Sehari sebelumnya 2 personil militer Amerika tewas dalam insiden "green on blue attack" yang terjadi di provinsi Uruzgan. Pada hari yang sama seorang personil militer Australia juga tewas akibat insiden serupa.
Hubungan antara pemerintah Afghanistan dan negara-negara koalisi pimpinan Amerika semakin memburuk akibat insiden-insiden serangan aparat keamanan Afghanistan terhadap personil militer Amerika dan koalisi internasional (green on blue attack) yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Hubungan itu semakin memburuk saja setelah para pejabat kedua belah pihak saling berselisih pendapat tentang insiden tersebut.
Mendagri Afghanistan hari Jum'at lalu (26/10) membantah keras tuduhan barat bahwa terjadinya insiden-insiden "green on blue attack" adalah karena kelemahan pihak berwenang Afghanistan yang telah memungkinkan terjadinya penyusupan oleh kelompok-kelompok militan. Sebaliknya ia menuduh personil militer Amerika dan sekutunya tidak menghormati rakyat Afghanistan dan tradisi serta nilai-nilai Islami.
Sehari sebelumnya 2 personil militer Amerika tewas dalam insiden "green on blue attack" yang terjadi di provinsi Uruzgan. Pada hari yang sama seorang personil militer Australia juga tewas akibat insiden serupa.
Saturday, 27 October 2012
KUDETA GAGAL OPOSISI LEBANON
Sulit untuk tidak mengatakan apa yang terjadi hari Minggu lalu (21/10) di Lebanon sebagai suatu upaya kudeta, meski media-media massa terafiliasi zionis berupaya menutup-nutupinya dengan menyebutnya sebagai kerusuhan-kerusuhan biasa, menyusul tewasnya kepala inteligen Lebanon (Internal Security Force Informatioan Branch) akibat serangan bom tgl 19 Oktober lalu.
Diawali dengan pidato berapi-api tokoh oposisi mengutuk regim Syria dan menuntut perdana menteri Lebanon Najib Miqati mengundurkan diri, termasuk pidato mantan perdana menteri Fuad Siniora, massa pendukung oposisi (blok politik pro-Amerika/Israel/Saudi) yang mengikuti pemakaman Wissam al-Hasan hari Minggu (21/10) yang sebagian di antaranya bersenjata api dan sebagian lainnya melambai-lambaikan bendera pemberontak Syria, menyerang kantor perdana menteri di Istana Grand Serail dan berusaha mendudukinya. Hanya karena kegigihan para pengawal istana serta bantuan militer yang kemudian datang, upaya pendudukan itu berhasil digagalkan.
Serentak dengan upaya merebut kantor perdana menteri, di berbagai tempat di ibukota Beirut, kota terbesar kedua Tripoli, dan berbagai kota lain, milisi bersenjata oposisi menutup jalan-jalan, mendirikan pos-pos pemeriksaan, menyerang penduduk sipil dan aparat keamanan hingga merebut fasilitas-fasilitas negara termasuk fasilitas militer.
Namun petualangan berbahaya itu hanya berlangsung singkat. Sikap tegas militer, dukungan masyarakat internasional terhadap pemerintah, hingga kecaman keras Grand Mufti Lebanon (di luar kesiapan pendukung-pendukung pemerintah mempertahankan pemerintahan), dan terlebih lagi, kurangnya dukungan publik terhadap aksi kudeta tersebut, merontokkan plot jahat itu. Dan kini para pelaku kudeta itu hanya bisa berharap-harap cemas, aparat keamanan tidak akan mencokoknya dan menjebloskannya ke penjara.
Diawali dengan pidato berapi-api tokoh oposisi mengutuk regim Syria dan menuntut perdana menteri Lebanon Najib Miqati mengundurkan diri, termasuk pidato mantan perdana menteri Fuad Siniora, massa pendukung oposisi (blok politik pro-Amerika/Israel/Saudi) yang mengikuti pemakaman Wissam al-Hasan hari Minggu (21/10) yang sebagian di antaranya bersenjata api dan sebagian lainnya melambai-lambaikan bendera pemberontak Syria, menyerang kantor perdana menteri di Istana Grand Serail dan berusaha mendudukinya. Hanya karena kegigihan para pengawal istana serta bantuan militer yang kemudian datang, upaya pendudukan itu berhasil digagalkan.
Serentak dengan upaya merebut kantor perdana menteri, di berbagai tempat di ibukota Beirut, kota terbesar kedua Tripoli, dan berbagai kota lain, milisi bersenjata oposisi menutup jalan-jalan, mendirikan pos-pos pemeriksaan, menyerang penduduk sipil dan aparat keamanan hingga merebut fasilitas-fasilitas negara termasuk fasilitas militer.
Namun petualangan berbahaya itu hanya berlangsung singkat. Sikap tegas militer, dukungan masyarakat internasional terhadap pemerintah, hingga kecaman keras Grand Mufti Lebanon (di luar kesiapan pendukung-pendukung pemerintah mempertahankan pemerintahan), dan terlebih lagi, kurangnya dukungan publik terhadap aksi kudeta tersebut, merontokkan plot jahat itu. Dan kini para pelaku kudeta itu hanya bisa berharap-harap cemas, aparat keamanan tidak akan mencokoknya dan menjebloskannya ke penjara.
Wednesday, 24 October 2012
SKANDAL JIMMY SAVILE DAN KEBOBROKAN ELIT INGGRIS
Saya beri sebagian contoh kecil saja. "Pembunuhan" Lady Diana di Perancis, kebohongan perdana menteri Tony Blair tentang senjata pemusnah massal Irak besarta intrik-intrik jahat yang melingkupinya termasuk pembunuhan seorang pakar senjata biologi Inggris, kehidupan maksiat pangeran Henry dan kaum elit Inggris yang terbongkar ke publik, pemboman London 7/7 yang semakin terbuka ke publik sebagai operasi inteligen Inggris sendiri dan masih banyak lagi.
Namun semua itu tidak se-menggemparkan kasus yang satu ini: terbongkarnya praktik pelecehan seksual oleh Jimmy Savile dan keterlibatan media terbesar Inggris BBC di dalamnya.
Jimmy Savile dianggap sebagai ikon industri hiburan Inggris yang menjadi "host" beberapa acara televisi terkenal seperti "Jim’ll Fix It" dan "Top of the Pops". Karier cemerlangnya selama beberapa dekade di dunia pertelevisian telah mengantarkannya menjadi bagian dari kelompok elit Inggris dengan berbagai gelar dan penghargaan seperti "Officer of the Order of the British Empire", "Cross of Merit of the Order" dan "Freeman of the Borough of Scarborough". Ia bahkan mendapat gelar bangsawan langsung dari Ratu Inggris dan gelar ksatria dari Paus Jean-Paul II sebagai "Knight Commander of the Order of Saint Gregory the Great".
Namun kini, setahun setelah kematiannya, keborokan-keborokannya yang mengguncangkan masyarakat Inggris, terbongkar oleh media-media massa Inggris sendiri: ia telah melakukan pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap sejumlah besar wanita dewasa dan anak-anak sepanjang kariernya, serta menerror dan memanipulasi korban-korbannya setelah itu, tanpa tersentuh hukum sedikitpun.
Tuesday, 23 October 2012
KONDISI SEBENARNYA DI SYRIA
"Saya akan memberi saran kepada Presiden untuk menolak gencatan senjata karena alasan-alasan berikut:
Pertama, hal itu tidak menghargai jasa ratusan teman-teman kami di militer yang telah mengorbankan nyawanya demi menjaga keamanan negeri ini. Bagi saya hal ini seperti sebuah pengkhianatan atas kemajuan yang tengah kami alami setelah berbulan-bulan terlibat pertempuran. Kami ingin menghabisi teroris-teroris asing itu dan rakyat percaya dengan kami. Kami tengah berada dalam posisi militer terkuat saat ini karena pengorbanan teman-teman kami.
Kedua, suatu gencatan senjata, meski hanya 96 jam, akan memungkinkan musuh-musuh beristirahat dan memperkuat diri, mendapatkan lebih banyak suplai senjata berat yang disediakan negara-negara Arab Teluk dengan restu Amerika yang telah menyediakan "senjata-senjata tidak mematikan" seperti alat penglihat malam hari dan perlengkapan-perlengkapan sejenisnya. Sebagai anggota militer saya yakinkan Anda bahwa dalam banyak situasi "senjata-senjata tidak mematikan" semacam itu lebih mematikan daripada satu peti senjata api.
Mengapa kami harus memberi mereka hadiah semacam itu (gencatan senjata)? Apakah Anda pikir al Qaida dan teroris-teroris Afrika Utara dan Arab itu akan melakukan ibadah pada Idhul Adha? Apakah Anda pikir mereka akan sholat I'd dan kemudian menyembelih kambing dan onta untuk dibagikan kepada rakyat miskin? Atau berdo'a kepada Tuhan dan memohon ampun? Tidak teman, saya yakinkan Anda mereka tidak akan melakukannya. Mereka akan menggunakan gencatans senjata untuk memulihkan diri dan memperpanjang kekacauan dan terorisme. Presiden kami sangat bijak dan mengetahui ini semua.
Pertama, hal itu tidak menghargai jasa ratusan teman-teman kami di militer yang telah mengorbankan nyawanya demi menjaga keamanan negeri ini. Bagi saya hal ini seperti sebuah pengkhianatan atas kemajuan yang tengah kami alami setelah berbulan-bulan terlibat pertempuran. Kami ingin menghabisi teroris-teroris asing itu dan rakyat percaya dengan kami. Kami tengah berada dalam posisi militer terkuat saat ini karena pengorbanan teman-teman kami.
Kedua, suatu gencatan senjata, meski hanya 96 jam, akan memungkinkan musuh-musuh beristirahat dan memperkuat diri, mendapatkan lebih banyak suplai senjata berat yang disediakan negara-negara Arab Teluk dengan restu Amerika yang telah menyediakan "senjata-senjata tidak mematikan" seperti alat penglihat malam hari dan perlengkapan-perlengkapan sejenisnya. Sebagai anggota militer saya yakinkan Anda bahwa dalam banyak situasi "senjata-senjata tidak mematikan" semacam itu lebih mematikan daripada satu peti senjata api.
Mengapa kami harus memberi mereka hadiah semacam itu (gencatan senjata)? Apakah Anda pikir al Qaida dan teroris-teroris Afrika Utara dan Arab itu akan melakukan ibadah pada Idhul Adha? Apakah Anda pikir mereka akan sholat I'd dan kemudian menyembelih kambing dan onta untuk dibagikan kepada rakyat miskin? Atau berdo'a kepada Tuhan dan memohon ampun? Tidak teman, saya yakinkan Anda mereka tidak akan melakukannya. Mereka akan menggunakan gencatans senjata untuk memulihkan diri dan memperpanjang kekacauan dan terorisme. Presiden kami sangat bijak dan mengetahui ini semua.
Subscribe to:
Posts (Atom)









