Saturday, 31 December 2016

TNI: Ancaman TKA Cina dan Komunis, Indonesi Siaga

Indonesian Free Press -- Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo angkat bicara soal serbuan tenaga kerja asing (TKA) asal Cina serta kembali munculnya PKI di tengah-tengah masyarakat. Hal ini ia sampaikan dalam diskusi akhir tahun yang diselenggarakan Forum Komunikasi Alumni IMM di PP Muhammadiyah, Rabu (28 Desember).

Panglima TNI mengingatkan berbagai ancaman keamanan dari luar dan dalam negeri yang terus mengintai Indonesia. Terkait masuknya TKA asal Cina dan bangkitnya komunisme. Demikian seperti dilaporkan Republika, Kamis (29 Desember).

Panglima TNI menegaskan ancaman utama Indonesia kini adalah kekuatan luar yang tidak ingin bangsa ini menjadi bangsa besar dan berjaya. Diantaranya kekuatan geopolitik antara negara-negara persemakmuran di Asia Tenggara dan Australia, Sengketa Laut Cina Selatan dan Terorisme global.

MAN OF THE YEAR 2016 VERSI MUSTI DAN KOMTAK

Indonesian Free Press -- Sebelum saya mengupload foto ini, saya sempat memikirkan apa yang akan saya tulis, judulnya apa, juga membayangkan reaksi orang orang yang akan membacanya dan seperti biasanya mental sudah saya persiapkan untuk yang pro dan kontra ?

Saya diundang oleh KOMTAK (Komunitas Tionghoa Anti Korupsi) dan MUSTI (Muslim Tionghoa Indonesia) untuk menghadiri acara pemberian award kepada Habib Rizieq di pesantren Agrocultural di Mega Mendung.

Kesempatan ini tidak saya sia-siakan, walaupun harus menghadapi macet menuju lokasi akhirnya saya bisa bertatap muka langsung dengan Habib Rizieq, orang yang saat ini sedang banyak dibicarakan di seantero negeri ini. Pertemuan kemarin adalah baru yang pertama kali saya melihat Habib Rizieq tetapi sejak beliau melakukan AKSI BELA ISLAM akhirnya saya sering membuka youtube untuk berusaha mengenal, mencari tahu siapakah dia dan memahami apa yang menjadi landasan cara berpikir ataupun gerakan yang dilakukan bersama dengan FPI yang dipimpinnya.

Friday, 30 December 2016

Perdagangan Organ Manusia, Sisi Gelap Pemberontakan Suriah

Indonesian Free Press -- Salah satu sisi gelap pemberontakan Suriah yang sekali lagi membuktikan 'motif' zionisme di dalamnya akhirnya muncul ke publik. Ini adalah perdagangan organ tubuh manusia.

Tidak ada praktik-praktik biadab seperti dipertunjukkan oleh para pemberontak Suriah yang ada dalam 'semangat' keagamaan, apalagi Islam, kecuali bahwa semangat itu adalah semangat penyembahan setan. Dan apa yang dilaporkan oleh Veterans Today ini semakin mengkonfirmasi hal ini.

"Para pemakan tubuh manusia itu kemudian diikuti oleh para penjual bagian-bagian tubuh manusia. Banyak yang diuntungkan oleh konflik yang berkepanjangan ini, dalam berbagai caranya," tulis Jim W. Dean, Managing Editor Veterans Today dalam laporannya pada 29  Desember kemarin.

"Tentu saja hal ini tidaklah mengejutkan ketika para jihadis itu berubah menjadi penjual organ tubuh karena bisnis ini telah disiapkan lama. Mosul juga menjadi ajang bisnis ini, dan orang-orang Israel yang mencuri organ-organ tubuh warga Palestina telah terdokumentasikan dengan baik."

Wednesday, 28 December 2016

Turki Balik Badan Soal Teroris di Suriah dengan Tuduh AS

Indonesian Free Press -- Turki melakukan aksi 'balik badan' soal terorisme dalam pemberontakan di Suriah dengan menuduh Amerika dan koalisinya sebagai pendukung para teroris di Suriah. Pada saat bersamaan Turki melancarkan aksi pemberangusan jaringan terorisme di negaranya. Padahal selama ini Turki dan koalisi zionis Amerika diketahui sebagai pendukung kelompok-kelompok teroris di Suriah.

"Adalah sangat jelas bahwa koalisi yang dipimpin Amerika mendukung para teroris di Suriah, termasuk ISIS," kata Presiden Turki Reccep Erdogan dalam konperensi pers hari Selasa (27 Desember), seperti dikutip Russia Today kemarin.

"Kami punya bukti-bukti kuat termasuk foto-foto dan video," tambahnya.

Pada hari yang sama polisi Turki menggerebeg dan menangkapi sejumlah kantor dan individu yang dianggap berhubungan dengan kelompok teroris. Di antara yang digerebeg tersebut adalah kantor organisasi 'amal' Humanitarian Relief Foundation (IHH) yang selama ini dikenal dekat dengan pemerintah Turki dan aktif menyalurkan 'bantuan' ke Suriah.

Tuesday, 27 December 2016

TNI BISA BERCERMIN DARI THAILAND*

Sunaryo Hadiprayitno: CHINA GAGAL DI THAILAND KARENA ANGKATAN DARATNYA SEGERA SADAR

PENGALAMAN RAKYAT THAILAND yang DIBODOHIN oleh Pemimpin mereka yang JAGO PENCITRAAN


Indonesian Free Press -- Negara Kerajaan Thailand pernah dipimpin oleh Perdana Menteri yang merakyat, dia sangat disayangi dan dipuja-puja oleh rakyatnya karena baik, murah senyum, suka blusukan menyapa rakyatnya. Dialah PM Thaksin Shinawatra yang namanya dibuat mendunia.

Tetapi Dunia dikejutkan dengan adanya Demo besar rakyat Thailand yang didukung penuh Angkatan Darat Kerajaan Thailand dan direstui Raja Bhumibol untuk menurunkan PM Thaksin.

Pembunuh Dubes Rusia Diketahui Dekat dengan Qatar

Indonesian Free Press -- Pembunuh Dubes Rusia di Turki, Mevlüt Mert Altintas diduga kuat memiliki kedekatan dengan pemerintah Qatar setelah terbongkar bahwa ia seringkali pergi ke negara itu paska kudeta gagal bulan Juli lalu.

Seperti dilaporkan FARS News, Senin (26 Desember), Altintas telah terbang ke Qatar beberapa kali sebelum insiden penembakan Dubes Rusia minggu lalu.

"Media Turki Zaman mengutip sejumlah sumber di Ankara melaporkan bahwa Altintas melakukan beberapa kunjungan ke Qatar setelah kudeta gagal di Turki. Polisi Turki juga menyebutkan bahwa Altintas terbang ke Qatar sebanyak dua kali pada bulan Agustus. Ia juga terbang ke Qatar pada bulan Oktober dan November," tulis FARS.

Menurut laporan itu tujuan kunjungan-kunjungan itu belum diketahui, namun polisi Turki tengah menyidiknya. Di antara penyidikan itu adalah meminta keterangan para pejabat Qatar.

Penyembahan Setan juga Marak di Korea

Indonesian Free Press -- Okultisme atau gerakan sekelompok orang yang didasari pada pemujaan seseorang sangatlah dilarang di dalam agama-agama samawi (Islam, Kristen dan Yahudi), karena pada dasarnya hal itu telah mengambil hak Tuhan sebagai satu-satunya dzat yang harus dikultuskan. Dalam Islam dan agama-agama samawi yang asli, hal itu disamakan dengan penyembahan berhala atau idol dan dianggap sebagai dosa yang paling besar.

Namun, justru karena sebagai dosa terbesar, setan dan iblis tidak pernah berhenti untuk membuat berhala-berhala dan idol-idol untuk menyesatkan manusia. Dan hal ini pun terjadi di Korea Selatan. Kasus pemakzulan Presiden Park Geun-hye baru-baru ini juga berkaitan dengan hal itu.

Pada 16 April 2014 lalu sebuah kapal ferry bernama Sewol tenggelam di dekat pulau wisata Jeju, Korea Selatan, menewaskan lebih dari 300 orang. Polisi pun memburu Yoo Byung-eun, miliuner pemilik perusahaan operator ferry tersebut yang dianggap bertanggungjawab atas bencana itu. Ia juga diketahui sebagai pemimpin sekte Gereja Evangelical Korea, sebuah sekte okultisme yang terlibat dalam Insiden Odaeyang, yaitu peristiwa bunuh diri massal yang menewaskan 32 orang anggota sekte tersebut tahun 1987.

Bantahan untuk Jokowi, Masalah TKA Ilegal Cina Memang Nyata

Indonesian Free Press -- Informasi tentang maraknya tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok bukanlah kabar isapan jempol sebagaimana klaim Presiden Jokowi. Bahkan dari penelusuran Ombudsman Republik Indonesia (ORI), ada aparat yang justru melindungi TKA ilegal.

Komisioner Ombudsman, La Ode Ida mengungkapkan, perusahaan yang mempekerjakan TKA asal Tiongkok ternyata menyogok aparat agar tak bertindak.

"Laporan yang masuk pada saya dari beberapa daerah, pihak perusahaan yang di-back up oleh oknum aparat menyembunyikan identas para pekerjanya,” ujar Ida sebagaimana dikutip JawaPos.Com, Sabtu (24/12).

Monday, 26 December 2016

Kisah Heroik Pasukan RPKAD Memburu PKI di Solo

Indonesian Free Press -- Setelah menumpas G30S di Jakarta, Pasukan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) bergerak ke Jawa Tengah. Salah satu kota sasaran RPKAD adalah Solo yang saat itu menjadi salah satu basis PKI.

RPKAD mulai memasuki Solo sekitar akhir Oktober 1965. Kedatangan komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo dan pasukannya disambut aksi mogok kerja Serikat Buruh Kereta Api (SBKA, underbow PKI) di Stasiun Solo Balapan.

Mereka hanya duduk-duduk di pinggir rel. Kereta dari Yogyakarta, Semarang, Madiun dan tujuan lain tertahan di Solo.

Kolonel Sarwo pun berdialog dengan para buruh tersebut. Wartawan Senior Hendro Subroto melukiskan peristiwa itu dalam buku 'Perjalanan Seorang Wartawan Perang' yang diterbitkan Pustaka Sinar Harapan.

Saling Ancam, Pakistan dan Israel

Indonesian Free Press -- Ketegangan terjadi antara Israel dan Pakistan dengan masing-masing mengeluarkan ancaman meluncurkan senjata nuklirnya.

Seperti dilaporkan Jerussalem Post, Menhan Pakistan Khawaja M. Asif pada Jumat petang lalu (23 Desember), mengeluarkan ciutan di Twitter yang mengingatkan Israel bahwa Pakistan memiliki senjata nuklir untuk menghancurkan Israel. Ini dilakukannya setelah munculnya laporan media Israel bahwa Menhan Israel mengancam akan menuklir Pakistan jika negara itu mengirimkan pasukannya ke Suriah membantu pemerintah negara itu melawan pemberontak-teroris.

"Menhan Pakistan Khawaja M. Asif mengancam Israel pada Jumat petang lalu setelah munculnya laporan palsu dari situs berita AWD, yang menyebutkan bahwa Menhan Israel mengancam akan menghancurkan Pakistan," tulis Jerussalem Post.