Indonesian Free Press -- Saudi Arabia membantah kabar yang beredar tentang keberadaan pesawat penumpang Saudi Airlines di Bandara Ben Gurion, Israel, namun bungkam soal kabar keberadaan skuadron tempur Israel di Saudi Arabia.
Seperti dilaporkan Jerussalem Post, 26 Juni, Saudi Airlines membantah kabar tentang pesawatnya yang mendarat di Bandar Ben Gurion, Tel Aviv dengan menyebutkan, 'sejumlah kelompok dan elemen-elemen yang telah dikenal telah menyebarkan kebohongan dan rumor dan fakta-fakta palsu dengan maksud merugikan Saudi Arabian Airlines sebagai simbol nasional Saudi Arabia.”
Tanpa menyebutkan identitasnya, bantahan tersebut ditujukan kepada media Qatar, Al Jazeera, yang pertama kali mempublikasikan keberadaan pesawat Saudi Airlines di Tel Aviv sehari sebelumnya. Dalam laporannya, Al Jazeera bahkan menyebutkan bahwa Saudi Arabia dan Israel bakal membuka jalur penerbangan Tel Aviv-Makkah.
Saturday, 1 July 2017
Tuesday, 27 June 2017
Erdogan Kecam Saudi soal Intervensi Qatar
Indonesian Free Press -- Presiden Turki dan sekutu Qatar Tayyep Erdogan mengecam Saudi Arabia sebagai 'melakukan intervensi ilegal' terhadap Qatar.
Hal tersebut menanggapi tuntutan Saudi Arabia kepada Qatar sebagai syarat penghentian konflik diplomatik antara koalisi pimpinan Saudi dengan Qatar.
Seperti dilaporkan Veterans Today, Ahad (25 Juni), juga Erdogan menyebut tuntutan Saudi kepada Qatar telah melanggar hukum internasional.
Berbicara pada hari Idhul Fitri Erdogan mendukung langkah Doha terhadap 13 poin tuntutan Saudi itu, "karena kami menganggap ke-13 tuntutan itu melanggar hukum internasional," kata Erdogan seperti dilansir media Turki Anadolu.
"Apa yang kami katakan di sini adalah (yang dilakukan Saudi) adalah sebuah serangan terhadap negara berdaulat. Tidak ada hukum internasional yang mengijinkan adanya serangan terhadap sebuah negara berdaulat," kata Erdogan.
Hal tersebut menanggapi tuntutan Saudi Arabia kepada Qatar sebagai syarat penghentian konflik diplomatik antara koalisi pimpinan Saudi dengan Qatar.
Seperti dilaporkan Veterans Today, Ahad (25 Juni), juga Erdogan menyebut tuntutan Saudi kepada Qatar telah melanggar hukum internasional.
Berbicara pada hari Idhul Fitri Erdogan mendukung langkah Doha terhadap 13 poin tuntutan Saudi itu, "karena kami menganggap ke-13 tuntutan itu melanggar hukum internasional," kata Erdogan seperti dilansir media Turki Anadolu.
"Apa yang kami katakan di sini adalah (yang dilakukan Saudi) adalah sebuah serangan terhadap negara berdaulat. Tidak ada hukum internasional yang mengijinkan adanya serangan terhadap sebuah negara berdaulat," kata Erdogan.
Sudahlah, Amerika-Israel Sudah Kalah di Suriah
Indonesian Free Press -- Amerika dan Israel masih berusaha keras untuk mewujudkan ambisinya menguasai dan menananamkan pengaruh permanen di Suriah sembari mengekang kamajuan pengaruh Iran di wilayah tersebut. Namun, Amerika-Israel sudah kalah dan semua upaya itu tidak mungkin terealisir.
Demikian pernyataan editor senior Veterans Today Ian Greenhalgh dan senator Amerika Tim Kaine terkait dengan aksi-aksi terakhir Amerika dan Israel di Suriah yang mencoba membangun kekuatan baru di Suriah timur setelah koalisi pro-Suriah berhasil menguasai wilayah barat Suriah.
Demikian pernyataan editor senior Veterans Today Ian Greenhalgh dan senator Amerika Tim Kaine terkait dengan aksi-aksi terakhir Amerika dan Israel di Suriah yang mencoba membangun kekuatan baru di Suriah timur setelah koalisi pro-Suriah berhasil menguasai wilayah barat Suriah.
Wednesday, 21 June 2017
Jahatnya Framing Tempo, Menyebut Kelompok 'Sahur On The Road' Pelaku Kejahatan
Indonesian Free Press -- Tempo tak kenal lelah memojokkan umat Islam dalam pemberitaannya. Kali ini mereka membuat framing jahat terkait peristiwa penusukan seorang prajurit TNI. Dalam judul beritanya tertulis: Anggota TNI Tewas Ditusuk Kelompok 'Sahur On The Road'.
Judul tersebut dimuat dalam Tempo.co pada Ahad, 18 Juni 2017. Kemudian diganti dengan judul: Tentara Ditusuk, Pengemudi Ayla Tabrak Kelompok 'Sahur On The Road'. Alasannya karena tentara yang ditusuk tidak tewas.
Judul telah diubah, namun framing media tersebut menyudutkan umat Islam masih kuat terasa. Dalam lead tertulis:
Sekelompok pemuda yang tengah melakukan 'sahur on the road' terlibat penyerangan terhadap anggota TNI Angkatan Darat di dekat patung Ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Judul tersebut dimuat dalam Tempo.co pada Ahad, 18 Juni 2017. Kemudian diganti dengan judul: Tentara Ditusuk, Pengemudi Ayla Tabrak Kelompok 'Sahur On The Road'. Alasannya karena tentara yang ditusuk tidak tewas.
Judul telah diubah, namun framing media tersebut menyudutkan umat Islam masih kuat terasa. Dalam lead tertulis:
Sekelompok pemuda yang tengah melakukan 'sahur on the road' terlibat penyerangan terhadap anggota TNI Angkatan Darat di dekat patung Ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat.
"15 TAHUN KPK KERJA: MAKIN SIBUK MAKIN BAIK, PADAHAL KORUPSI MAKIN BANYAK"
Indonesian Free Press -- Semakin #OTTrecehan semakin sadar kita bahwa ini hanya pengalihan...
Kita memang terbiasa ditipu...
Berabad-abad...
Negara kita punya lembaga audit...
Hasil temuan bertrilyun2....
Itu uang negara...
#OTTrecehan bukan uang negara..
Sementara auditor mengeluh kenapa temuan mereka justru tidak menjadi alat bukti korupsi... #AuditBPK vs #ottrecehan
Apalagi kalau KPK mau advokasi SDA/ESDM... ini contohnya temuan di PT Freeport... nilai kerusakan lingkungan hampir 200 Trilyun..
Pertanyaanya: kenapa hasil audit ber-TT kerugian negara susah payah ini gak jadi temuan korupsi? Lalu belok cari THR idulfitri? 😁😁😁😁
OTT dalam terminologi hukum berbeda dengan OTT dalam terminologi KPK...
Kita memang terbiasa ditipu...
Berabad-abad...
Negara kita punya lembaga audit...
Hasil temuan bertrilyun2....
Itu uang negara...
#OTTrecehan bukan uang negara..
Sementara auditor mengeluh kenapa temuan mereka justru tidak menjadi alat bukti korupsi... #AuditBPK vs #ottrecehan
Apalagi kalau KPK mau advokasi SDA/ESDM... ini contohnya temuan di PT Freeport... nilai kerusakan lingkungan hampir 200 Trilyun..
Pertanyaanya: kenapa hasil audit ber-TT kerugian negara susah payah ini gak jadi temuan korupsi? Lalu belok cari THR idulfitri? 😁😁😁😁
OTT dalam terminologi hukum berbeda dengan OTT dalam terminologi KPK...
Rusia Ancam Tembak Pesawat Amerika
Indonesian Free Press -- Konflik Suriah semakin panas setelah Amerika menembak jatuh pesawat pembom Suriah. Rusia mengancam akan menembak jatuh pesawat Amerika yang terbang di wilayah yang dikuasai Rusia di Suriah.
"Di area-area dimana pesawat-pesawat Rusia melancarkan misi tempur di Suriah, setiap obyek terbang, termasuk jet-jet dan drone dari koalisi internasional (Amerika) yang berada di sebelah barat Sungai Eufrat akan dianggap sebagai sasaran oleh sistem pertahanan Rusia," demikian pernyataan Kemenhan Rusia, 20 Juni, seperti dilaporkan Veterans Today.
Sejalan dengan ancaman itu, Rusia juga mengumumkan telah menghentikan 'kontak' dengan Amerika yang selama ini disepakati digunakan untuk mencegah terjadinya kesalah-fahaman dan meluasnya konflik. Rusia menyebut tindakan Amerika menembak pesawat Suriah sebagai 'tindakan agresi'.
"Di area-area dimana pesawat-pesawat Rusia melancarkan misi tempur di Suriah, setiap obyek terbang, termasuk jet-jet dan drone dari koalisi internasional (Amerika) yang berada di sebelah barat Sungai Eufrat akan dianggap sebagai sasaran oleh sistem pertahanan Rusia," demikian pernyataan Kemenhan Rusia, 20 Juni, seperti dilaporkan Veterans Today.
Sejalan dengan ancaman itu, Rusia juga mengumumkan telah menghentikan 'kontak' dengan Amerika yang selama ini disepakati digunakan untuk mencegah terjadinya kesalah-fahaman dan meluasnya konflik. Rusia menyebut tindakan Amerika menembak pesawat Suriah sebagai 'tindakan agresi'.
Tuesday, 20 June 2017
Isolasi Qatar Gagal, Saudi Kembali Kalah
Indonesian Free Press -- Saudi Arabia kembali mengalami kekalahan setelah politik isolasi Qatar yang digagasnya menunjukkan tanda-tanda gagal total. Ini menyusul sejumlah kegagalan lain yang dialami Saudi dalam beberapa tahun terakhir, seperti konflik Suriah dan Yaman, dan secara umum adalah kegagalan mengisolir Iran.
Setelah dengan 'gagah berani' mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dan isolasi Qatar bulan ini, koalisi pimpinan Saudi Arabia menunjukkan tanda-tanda mengendur.
Seperti dilaporkan Sputnik News, 15 Juni lalu, Menlu Saudi Adel al-Jubeir mengatakan bahwa blokade 'de facto' yang diterapkan kepada Qatar sebenarnya bukanlah blokade dan Saudi Arabia bersedia untuk mengijinkan pengiriman bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang dibutuhkan Qatar.
Setelah dengan 'gagah berani' mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dan isolasi Qatar bulan ini, koalisi pimpinan Saudi Arabia menunjukkan tanda-tanda mengendur.
Seperti dilaporkan Sputnik News, 15 Juni lalu, Menlu Saudi Adel al-Jubeir mengatakan bahwa blokade 'de facto' yang diterapkan kepada Qatar sebenarnya bukanlah blokade dan Saudi Arabia bersedia untuk mengijinkan pengiriman bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang dibutuhkan Qatar.
Monday, 19 June 2017
Suriah Timur Makin Panas, Amerika Tembak Jatuh Pesawat Suriah
Indonesian Free Press -- Pesawat tempur Amerika menembak jatuh pesawat pembom Suriah di wilayah Raqqa, Minggu (18 Juni), menandai semakin panasnya konflik di Suriah timur setelah pemberontak terusir dari Aleppo dan kota-kota di barat Suriah.
Seperti laporan Reuters, 19 Juni, Amerika mengklaim menembak jatuh pesawat Suriah setelah pesawat itu membom pasukan milisi dukungan Amerika. Namun Suriah mengklaim pesawatnya ditembak jatuh saat tengah menjalankan misi menyerang ISIS.
Dalam pernyataan yang disiarkan televisi negara, militer Suriah menyebutkan bahwa selain pesawatnya jatuh, pilotnya juga hilang. Pesawat tersebut jatuh di dekat Desa Rasafah.
Seperti laporan Reuters, 19 Juni, Amerika mengklaim menembak jatuh pesawat Suriah setelah pesawat itu membom pasukan milisi dukungan Amerika. Namun Suriah mengklaim pesawatnya ditembak jatuh saat tengah menjalankan misi menyerang ISIS.
Dalam pernyataan yang disiarkan televisi negara, militer Suriah menyebutkan bahwa selain pesawatnya jatuh, pilotnya juga hilang. Pesawat tersebut jatuh di dekat Desa Rasafah.
Unjuk Gigi, Iran Luncurkan Rudal Jarak Jauh ke Suriah
Indonesian Free Press -- Iran meluncurkan rudal jarak jauh ke posisi pemberontak di Suriah timur sebagai aksi balasan atas serangan teroris yang menghantam Teheran tanggal 7 Juni lalu. Di sisi lain, Amerika juga memperkuat cengkeramannya di Suriah timur dengan menggelar senjata artileri jarak jauh yang mengancam kedudukan pasukan Suriah.
Kedua hal tersebut menandai konflik Suriah telah berpindah ke wilayah padang pasir Suriah timur yang selama ini diabaikan oleh pihak-pihak yang bertikai di Suriah. Dengan menguasai wilayah Suriah timur Amerika berharap bisa memotong suplai bantuan Iran-Irak ke Suriah. Sebaliknya, Iran memandang jalur tersebut sebagai simbol pengaruh Iran hingga ke Laut Mediterania.
Kedua hal tersebut menandai konflik Suriah telah berpindah ke wilayah padang pasir Suriah timur yang selama ini diabaikan oleh pihak-pihak yang bertikai di Suriah. Dengan menguasai wilayah Suriah timur Amerika berharap bisa memotong suplai bantuan Iran-Irak ke Suriah. Sebaliknya, Iran memandang jalur tersebut sebagai simbol pengaruh Iran hingga ke Laut Mediterania.
Subscribe to:
Posts (Atom)








