Friday, 16 March 2012

PEMBUNUHAN RAHASIA DGN PISTOL SERANGAN JANTUNG


Kematian aneh banyak tokoh kontroversial akibat "serangan jantung" telah banyak menimbulkan pertanyaan di benak para pengamat "teori konspirasi". Mungkinkah aparat inteligan telah memiliki senjata pemicu serangan jantung mematikan?

Kematian misterius terakhir menimpa Andrew Breitbart, orang yang mengumumkan mempunyai rekaman video yang bisa "menghancurkan" karier politik Barack Obama dan akan segera dibuka ke publik. Ia meninggal akibat "serangan jantung" tgl 1 Maret lalu. Padahal dengan umur masih 40-an th dan tidak pernah memiliki catatan serangan jantung, kematian seperti itu sangat-sangat jarang terjadi. Kematian tersebut menyusul kematian serupa yang menimpa komandan HAMAS Mahmoud Mabhouh di sebuah hotel tgl 19 Januari lalu.

Di antara senjata inteligen baru yang kini menjadi perhatian para pengamat inteligen adalah pistol jarum berisi zat-zat yang memicu serangan jantung. Demikian canggih sehingga jarum yang ditembakkan langsung hancur di dalam tubuh dan melebur dalam darah bersama zat-zat pemicu serangan jantung. Dampak yang dialami penderita saat mendapat tembakan hanya seperti gigitan nyamuk, atau bahkan tidak terasa sama sekali.

"Racun pembunuh dengan cepat menyebar melalui pembuluh darah dan menimbulkan serangan jantung hebat. Dan saat kerusakan terjadi, racun tersebut dengan cepat terurai dengan sendirinya sehingga otopsi yang dilakukan hanya menemukan adanya serangan jantung biasa," ungkap Fred Burks, seorang analis inteligen kepada majalan "Examiner" (Fred Burks, "CIA secret weapon of Assassination", 29 November 2009).

Jarum kecil yang ditembakkan akan menembus pakaian, hanya menimbulkan noda merah di kulit. Jika pakaian yang digunakan cukup tebal seperti jaket kulit, ada kemungkinan korban berhasil diselamatkan. Setelah itu korban akan menderita gatal-gatal di area tembakan sebelum akhirnya terkulai karena serangan jantung.

Kini diyakini pistol jarum pemicu serangan jantung mematikan telah digunakan dinas-dinas inteligen "pionir" seperti Mossad dan CIA. Senjata kecil itu gampang disembunyikan dan ditembakkan. Di tengah-tengah keramaian dan oleh agen inteligen terlatih, senjata itu tidak menimbulkan kecurigaan saat ditembakkan.

"Saat jarum mematikan itu masuk ke dalam tubuh, individu yang menjadi target mungkin merasa seperti mendapat gigitan nyamuk, atau bahkan tidak merasakan dampak apapun. Jarum beracun itu kemudian hancur saat masuk ke dalam tubuh," papar Burks selanjutnya.

Menurut Burks, informasi awal tentang senjata rahasia ini sebenarnya terjadi dalam suatu sidang Komisi Senat yang membahas praktik-praktik ilegal CIA tahun 1975. Namun senjata rahasia ini hanya satu dari beberapa senjata rahasia lainnya yang dibahas dalam sidang yang secara resmi disebut sidang "Komite Khusus Senat untuk Mempelajari Operasi Inteligen Pemerintah."

Kini, 37 tahun kemudian, senjata seperti itu tentu jauh lebih canggih dari yang dibahas dalam sidang senat Amerika.



Ref:
"Heart Attack Homocides in Disguise"; Deborah Dupre; incogman.net; 4 Maret 2012

"More Thoughts on the Death of Andrew Breitbart"; James Buchanan; davidduke.com; 1 Maret 2012

1 comment:

boerhunt said...

mengerikan gan.. tetapi.. "mereka hendak berbuat makar (kepada Allah dan hamba-2nya), sesungguhnya Allah lah sebaik2 pembuat siasat.."

nitip ya gan..
http://boerhunt.wordpress.com/2012/04/23/selamat-jalan-prof-widjajono-pemikiran-bapak-membuka-mata-kami/