Indonesian Free Press -- Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa mendamprat habis-habisan Saudi Arabia dengan menuduhnya telah menebarkan karogansiannya di kalangan bangsa-bangsa Arab dan membunuhi sesama bangsa Arab. Lebih jauh, Saudi dituduh telah melancarkan agresi terhadap bangsa yang selama ini menjadi pendukung setianya, Yaman.
Seperti dilaporkan Veterans Today, Minggu (5 Juni) lalu, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, dalam wawancara dengan wartawan Gazette mengatakan, tidak pernah dalam sejarah sebuah negara Arab melancarkan agresi terhadap sesama bangsa Arab, seperti Arab Saudi. Selama bertahun-tahun Saudi juga telah memobilisir kebencian dan arogansi di antara bangsa-bangsa Arab, pada saat yang sama mengklaim sebagai pemimpin mereka.
"Saudi Arabia bahkan membunuhi saudara-saudara kami dalam perang agresi terhadap orang-orang Yaman yang telah membantu mereka," kata Al Thani.
Saturday, 11 June 2016
Thursday, 9 June 2016
Pasukan Suriah Dekati Raqqa
Indonesian Free Press -- Pasukan Suriah yang dipimpin oleh unit Divisi ke-4 Mekanik dan milisi Elang Gurun, didukung oleh angkatan udara Rusia, milisi Hizbollah serta milisi dan pasukan khusus Iran, semakin mendekati ibukota kelompok ISIS, Raqqa.
Sampai pada hari Sabtu (5 Juni) pasukan gabungan ini telah berhasil menguasai kota Zakia dan wilayah sekitarnya. Kini pasukan Suriah dan sekutu-sekutunya tengah berusaha merebut pangkalan udara militer Tabaqa di selatan Raqqa untuk menyusun kekuatan merebut Raqqa.
Pasukan Suriah dikabarkan mengerahkan tank-tank modern buatan Rusia, T-90, menunjukkan pentingnya pentingnya pertempuran ini. Tank ini memegang peran sangat krusial dalam kemenangan-kemenangan pasukan Suriah akhir-akhir ini, khususnya setelah campur tangan Rusia tahun lalu. Tank ini dilengkapi dengan sistem pertahanan diri yang canggih, termasuk senjata elektronik yang mampu mengacaukan radar lawan selain lapisan baja aktif yang mampu meredam senjata anti-tank paling canggih lawan seperti rudal TOW dan Milan.
Sampai pada hari Sabtu (5 Juni) pasukan gabungan ini telah berhasil menguasai kota Zakia dan wilayah sekitarnya. Kini pasukan Suriah dan sekutu-sekutunya tengah berusaha merebut pangkalan udara militer Tabaqa di selatan Raqqa untuk menyusun kekuatan merebut Raqqa.
Pasukan Suriah dikabarkan mengerahkan tank-tank modern buatan Rusia, T-90, menunjukkan pentingnya pentingnya pertempuran ini. Tank ini memegang peran sangat krusial dalam kemenangan-kemenangan pasukan Suriah akhir-akhir ini, khususnya setelah campur tangan Rusia tahun lalu. Tank ini dilengkapi dengan sistem pertahanan diri yang canggih, termasuk senjata elektronik yang mampu mengacaukan radar lawan selain lapisan baja aktif yang mampu meredam senjata anti-tank paling canggih lawan seperti rudal TOW dan Milan.
Media Terkemuka Amerika Sebut Iran akan Memenangkan Perang Teluk
Indonesian Free Press -- Media terbesar Amerika, USA Today, hari Selasa (8 Juni), menyebut Iran akan memenangkan peperangan melawan Amerika di Teluk Parsia.
"Dan sebuah rudal Iran yang beruntung atau serangan beramai-ramai (swarming attack) berhasil mengenai sebuah kapal perang besar Amerika bisa menghancurkan skenario Amerika dan mengirimkan para diplomat ke Geneva untuk mencari penyelesaian diplomatik atas krisis yang terjadi. Dengan kata lain, Iran menang," tulis laporan yang ditulis James S. Robbins tersebut.
Laporan tersebut berdasarkan sebuah simulasi yang dibuat para pakar militer Amerika tahun 2002 dengan kode “Millennium Challenge”, menanggapi ancaman Iran baru-baru ini untuk memblokir Selat Hormuz jika Amerika terus mengancam Iran.
"Amerika mengalami kekalahan besar, termasuk kehilangan sebuah kapal induk dan 10 kapal jelajah (cruiser). Sejak itu kemampuan militer Amerika di Teluk Parsi merosot tajam sementara pada saat yang sama Amerika harus menghadapi tekanan dari Rusia dan Cina," tulis laporan itu terkait simulasi tahun 2002.
"Dan sebuah rudal Iran yang beruntung atau serangan beramai-ramai (swarming attack) berhasil mengenai sebuah kapal perang besar Amerika bisa menghancurkan skenario Amerika dan mengirimkan para diplomat ke Geneva untuk mencari penyelesaian diplomatik atas krisis yang terjadi. Dengan kata lain, Iran menang," tulis laporan yang ditulis James S. Robbins tersebut.
Laporan tersebut berdasarkan sebuah simulasi yang dibuat para pakar militer Amerika tahun 2002 dengan kode “Millennium Challenge”, menanggapi ancaman Iran baru-baru ini untuk memblokir Selat Hormuz jika Amerika terus mengancam Iran.
"Amerika mengalami kekalahan besar, termasuk kehilangan sebuah kapal induk dan 10 kapal jelajah (cruiser). Sejak itu kemampuan militer Amerika di Teluk Parsi merosot tajam sementara pada saat yang sama Amerika harus menghadapi tekanan dari Rusia dan Cina," tulis laporan itu terkait simulasi tahun 2002.
Tuesday, 7 June 2016
Upacara Penyembahan Setan oleh Para Pemimpin Eropa

Indonesian Free Press -- Kumunculan dajjal atau anti-Christ dalam terminologi Kristen sebagimana telah diramalkan oleh para Nabi termasuk Nabi Muhammad S.A.W, semakin mendekati kenyataan dengan semakin banyaknya simbol-simbol dajjal yang beredar di depan umum.Salah satu hal paling mencolok dan terbaru adalah dalam acara pembukaan terowongan terpanjang di dunia, Terowongan Gotthard di Swiss tanggal 1 Juni lalu. Dihadiri oleh para pemimpin Eropa seperti Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Perancis Francois Hollande dan PM Italia Matteo Renzi, acara seremoni yang semestinya khusyuk dan dipenuhi do'a keselamatan dan harapan itu justru didominasi oleh pertunjukan yang menjijikkan dan menakutkan.
Proyek terowongan sepanjang 57 km dengan biaya mencapai 11 miliar Euro adalah proyek paling mahal sepanjang sejarah, namun jelas seolah proyek semahal itu dipersembahkan kepada Dajjal. Berikut ini adalah laporan situs Vigilant Citizen tentang upacara itu berjudul "The Opening Ceremony of the World’s Largest Tunnel Was a Bizarre Occult Ritual".
Monday, 6 June 2016
Membandingkan Pak Harto dengan Pak Karno
Indonesian Free Press -- Alkisah, pada suatu hari seorang sahabat Nabi yang tidak mengikuti jihad di medan perang karena alasan harus melakukan suatu pekerjaan 'mulia', membanggakan diri dengan pekerjaan itu dibandingkan jihad. Maka, Tuhanpun menurunkan firmannya seperti tertulis di dalam Al Qur'an, yang menyebutkan dengan tegas bahwa berjihad di medan perang jauh lebih mulia dibandingkan jihad dalam bentuk apapun.
Tulisan ini adalah tentang dua presiden pertama bangsa ini, yaitu Soekarno dan Soeharto. Tulisan ini dibuat untuk mengimbangi opini buruk yang dikembangkan oleh sekelompok orang yang bekerja untuk kepentingan asing, tentang kejahatan-kejahatan Pak Harto. Apalagi topik yang paling 'pas' di mata mereka untuk menghancurkan reputasi Soeharto selain membandingkannya dengan kebaikan-kebaikan Soekarno tanpa memberikan ruang yang seimbang bagi Soeharto untuk membela diri.
Lihatlah sendiri di media massa dan di dunia maya, dan Anda akan melihatnya.
Tulisan ini adalah tentang dua presiden pertama bangsa ini, yaitu Soekarno dan Soeharto. Tulisan ini dibuat untuk mengimbangi opini buruk yang dikembangkan oleh sekelompok orang yang bekerja untuk kepentingan asing, tentang kejahatan-kejahatan Pak Harto. Apalagi topik yang paling 'pas' di mata mereka untuk menghancurkan reputasi Soeharto selain membandingkannya dengan kebaikan-kebaikan Soekarno tanpa memberikan ruang yang seimbang bagi Soeharto untuk membela diri.
Lihatlah sendiri di media massa dan di dunia maya, dan Anda akan melihatnya.
Sunday, 5 June 2016
Persiapan Militer Strategis Terbaru Rusia Hadapi Amerika (2)
Indonesian Free Press --
Rudal ICBM Sarmat
Jika rudal-rudal Iskander-M maupun sepasukan First Guards Tank Army tidak memberikan ancaman apapun bagi wilayah Amerika, tidak demikian dengan rudal ballistik antar benua RS-28 “Sarmat” (SS-X-30).
Rudal ini sangatlah mengagumkan dalam hal kecepatannya, akurasinya dan daya hancurnya. Mengangkut 10-15 hululedak nuklir yang masing-masing dibawa oleh kendaraan pelayang khusus (MIRVed) yang tetap bisa dikendalikan dalam kecepatan super tinggi ehingga nyaris mustahil untuk disergap oleh sistem pertahanan manapun. Rudal ini juga bisa 'diisi' dengan hululedak konvensional Iu-71 dalam perang non-nuklir.
Karena strategisnya, sistem peluncuran bawah tanah Sarmat dilindungi oleh "unique active protection measures” yang mencakup 10 meriam kecepatan tinggi yang mampu menembakkan “awan metalik” berupa rentetan peluru sebanyak 40.000 peluru kaliber 30 mm hingga ketinggian 6 km. Sebagai pamungkasnya Rusia juga memasang sistem pertahanan paling canggih di dunia, S-500.
Rudal ICBM Sarmat
Jika rudal-rudal Iskander-M maupun sepasukan First Guards Tank Army tidak memberikan ancaman apapun bagi wilayah Amerika, tidak demikian dengan rudal ballistik antar benua RS-28 “Sarmat” (SS-X-30).
Rudal ini sangatlah mengagumkan dalam hal kecepatannya, akurasinya dan daya hancurnya. Mengangkut 10-15 hululedak nuklir yang masing-masing dibawa oleh kendaraan pelayang khusus (MIRVed) yang tetap bisa dikendalikan dalam kecepatan super tinggi ehingga nyaris mustahil untuk disergap oleh sistem pertahanan manapun. Rudal ini juga bisa 'diisi' dengan hululedak konvensional Iu-71 dalam perang non-nuklir.
Karena strategisnya, sistem peluncuran bawah tanah Sarmat dilindungi oleh "unique active protection measures” yang mencakup 10 meriam kecepatan tinggi yang mampu menembakkan “awan metalik” berupa rentetan peluru sebanyak 40.000 peluru kaliber 30 mm hingga ketinggian 6 km. Sebagai pamungkasnya Rusia juga memasang sistem pertahanan paling canggih di dunia, S-500.
Friday, 3 June 2016
Goenawan Mohammad, Antara Kebohongan dan Pengkhianatan
Indonesian Free Press -- Baru-baru ini saya mendapatkan komentardari seorang teman Facebook yang juga teman lama saya di SMA tentangtuduhan Goenawan Mohammad sebagai keturunan komunis.
Saya ketahui sebagai kerabat dekat Goenawan Mohammad, teman saya ini menulis:
"Keliru kalau menyatakan Z Moehamad (orang tua Goenawan Mohammad;blogger) seorang komunis. Beliau memang berhaluan kiri yaitu SarekatIslam terhadap kolonialisme Belanda. Beliau tokoh 'Keroesoehan Koedoes' th 1908 dan putra dari keturunan Sunan Kudus, Kyai Nurhadi Kudus. Jasa dalam pendidikan di Batang adalah SD pertama kali di Kecamatan Batang. Dan juga aktivis Muhamadiyah sampai di eksekusi 1947 oleh Belanda, dimana sebelumnya dibuang sebagai tahanan politik ke Boven Digoel."
Saya asumsikan saja bahwa Kiai Z Moehamad adalah benar-benar seorang aktifis Sarekat Islam, bukan Sarekat Islam Merah yang telah disusupi komunis. Apalagi karena beliau meninggal sebagai aktifis Muhammadiyah dan oleh pemerintah telah ditetapkan sebagai seorang pahlawan. Lalu, dimana ke-'kiri'-an beliau seperti diklaim Goenawan Mohammad dalam wawancara di majalah Playboy Indonesia?
Dalam terminologi ilmu politik, istilah 'kiri' adalah merujuk pada kelompok-kelompok yang mengklaim memperjuangkan rakyat jelata, yaitu orang-orang sosialis dan komunis. Di kutub yang bersebarangan, istilah 'kanan' merujuk pada kelompok-kelompok politik yang membela kepentingan pemodal. Meski saya tidak setuju sepenuhnya, kelompok-kelompok nasionalis dan agamawan juga dimasukkan ke dalam kelompok 'kanan'. Ini tentu berdasarkan data empirik yang tidak bisa dibantah, bahwa kelompok-kelompok agamawan dan nasionalis selalu menjadi sasaran permusuhan kelompok 'kiri'.
Saya ketahui sebagai kerabat dekat Goenawan Mohammad, teman saya ini menulis:
"Keliru kalau menyatakan Z Moehamad (orang tua Goenawan Mohammad;blogger) seorang komunis. Beliau memang berhaluan kiri yaitu SarekatIslam terhadap kolonialisme Belanda. Beliau tokoh 'Keroesoehan Koedoes' th 1908 dan putra dari keturunan Sunan Kudus, Kyai Nurhadi Kudus. Jasa dalam pendidikan di Batang adalah SD pertama kali di Kecamatan Batang. Dan juga aktivis Muhamadiyah sampai di eksekusi 1947 oleh Belanda, dimana sebelumnya dibuang sebagai tahanan politik ke Boven Digoel."
Saya asumsikan saja bahwa Kiai Z Moehamad adalah benar-benar seorang aktifis Sarekat Islam, bukan Sarekat Islam Merah yang telah disusupi komunis. Apalagi karena beliau meninggal sebagai aktifis Muhammadiyah dan oleh pemerintah telah ditetapkan sebagai seorang pahlawan. Lalu, dimana ke-'kiri'-an beliau seperti diklaim Goenawan Mohammad dalam wawancara di majalah Playboy Indonesia?
Dalam terminologi ilmu politik, istilah 'kiri' adalah merujuk pada kelompok-kelompok yang mengklaim memperjuangkan rakyat jelata, yaitu orang-orang sosialis dan komunis. Di kutub yang bersebarangan, istilah 'kanan' merujuk pada kelompok-kelompok politik yang membela kepentingan pemodal. Meski saya tidak setuju sepenuhnya, kelompok-kelompok nasionalis dan agamawan juga dimasukkan ke dalam kelompok 'kanan'. Ini tentu berdasarkan data empirik yang tidak bisa dibantah, bahwa kelompok-kelompok agamawan dan nasionalis selalu menjadi sasaran permusuhan kelompok 'kiri'.
Persiapan Militer Strategis Terbaru Rusia Hadapi Amerika
Indonesian Free Press -- “Do not march on Moscow”, atau bisa diterjemahkan juga dengan "Jangan Menyerang Rusia", adalah perkataan bijak Jendral Montgomerry, jendral legendaris Inggris dalam Perang Dunia II.
Ia mengatakan hal itu setelah melihat petaka yang dialami balatentara Jerman setelah menyerang Rusia pada tahun 1941, dan berakhir dengan kehancuran total Jerman. Montgomerry tentu juga telah mengetahui kehancuran bala tentara Napoleon ketika menyerang Rusia pada abad 19.
Namun tentu saja para politisi salon yang tidak pernah terjun ke medan perang, seperti Obama, Merkel, Hollande dan Cameron, tidak pernah mengerti hal ini sehingga Amerika dan NATO terus-menerus melakukan provokasi terhadap Rusia sekaligus mengancam terjadinya perang dunia ketiga, dengan menumpuk kekuatan militer di sepanjang perbatasan Rusia dan melakukan kudeta di negara sekutu Rusia, Ukraina.
Di sisi lain, Rusia sadar bahwa cepat atau lambat Amerika dan NATO akan menyerang Rusia. Maka, di tengah-tengah ancaman serius itu Rusia, di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin, telah melakukan sejumlah langkah antisipasi yang bisa menjamin Rusia mengulangi keberhasilan menghancurkan kekuatan-kekuatan agresor asing.
Ia mengatakan hal itu setelah melihat petaka yang dialami balatentara Jerman setelah menyerang Rusia pada tahun 1941, dan berakhir dengan kehancuran total Jerman. Montgomerry tentu juga telah mengetahui kehancuran bala tentara Napoleon ketika menyerang Rusia pada abad 19.
Namun tentu saja para politisi salon yang tidak pernah terjun ke medan perang, seperti Obama, Merkel, Hollande dan Cameron, tidak pernah mengerti hal ini sehingga Amerika dan NATO terus-menerus melakukan provokasi terhadap Rusia sekaligus mengancam terjadinya perang dunia ketiga, dengan menumpuk kekuatan militer di sepanjang perbatasan Rusia dan melakukan kudeta di negara sekutu Rusia, Ukraina.
Di sisi lain, Rusia sadar bahwa cepat atau lambat Amerika dan NATO akan menyerang Rusia. Maka, di tengah-tengah ancaman serius itu Rusia, di bawah kepemimpinan Presiden Vladimir Putin, telah melakukan sejumlah langkah antisipasi yang bisa menjamin Rusia mengulangi keberhasilan menghancurkan kekuatan-kekuatan agresor asing.
Thursday, 2 June 2016
Diplomat dan Jurnalis Iran yang Hilang tahun 1982 Ternyata Ditahan Israel
Indonesian Free Press -- Tiga orang diplomat dan seorang jurnalis Iran yang hilang diculik di Lebanon tahun 1982 ternyata mendekam dalam tahanan Israel.
Seorang warga Yunani yang ditahan Israel dan baru saja dibebaskan mengatakan hal itu kepada para pejabat Kedubes Iran di Athena, seperti dilaporkan kantor berita Iran FARS News Agency. Ia mengklaim telah melihat keempat warga Iran itu selama dalam tahanan.
Mengutip laporan itu News Brief menyebutkan pada hari Selasa (31 Mei), keempat warga Iran itu diculik di Lebanon saat Israel menyerang negara itu tahun 1982 dan menduduki wilayah selatan Lebanon yang mayoritas dihuni warga Shiah. Penculikan itu dilaporkan dilakukan oleh milisi Kristen Falangis yang pro-Israel, dan kemudian mereka diserahkan ke Israel.
Namun Israel mengklaim keempatnya telah dieksekusi oleh milisi Falangis tidak lama setelah diculik.
Seorang warga Yunani yang ditahan Israel dan baru saja dibebaskan mengatakan hal itu kepada para pejabat Kedubes Iran di Athena, seperti dilaporkan kantor berita Iran FARS News Agency. Ia mengklaim telah melihat keempat warga Iran itu selama dalam tahanan.
Mengutip laporan itu News Brief menyebutkan pada hari Selasa (31 Mei), keempat warga Iran itu diculik di Lebanon saat Israel menyerang negara itu tahun 1982 dan menduduki wilayah selatan Lebanon yang mayoritas dihuni warga Shiah. Penculikan itu dilaporkan dilakukan oleh milisi Kristen Falangis yang pro-Israel, dan kemudian mereka diserahkan ke Israel.
Namun Israel mengklaim keempatnya telah dieksekusi oleh milisi Falangis tidak lama setelah diculik.
Yapto Bicara Ancaman Komunis dari RRT
Indonesian Free Press -- Tadinya mau nulis Catatan Tengah yang menyoroti peran Menko Polkam Luhut Panjaitan dalam melambungkan Setyo Novanto di Munas Luar Biasa partai berlambang Pohon Beringin .
Tapi sebelum menulis saya buka WA dan email di HP
Di situ ada postingan video Yapto Soerjosoemarno. Karena saya memang ada rencana bertemu dengannya, saya dengarkan isi video.
Maksud ssya supaya kalau ketemu, punya bahan lain yang bisa dijadikan obrolan
Eh. ga taunya isi videonya sangat mengejutkan. .
Isu yang diangkat Yapto sangat relevan dengan soal yang menjadi kekhawatiran Letjen (Purn) Slamet Supriyadi. Mantan Wakil Ketua MPR-RI.
Yaitu sinyalimen tentang munculnya kekuatan komunis dalam bentuk baru, tapi oleh pemerintah saat ini seperti diabaikan.
Tapi sebelum menulis saya buka WA dan email di HP
Di situ ada postingan video Yapto Soerjosoemarno. Karena saya memang ada rencana bertemu dengannya, saya dengarkan isi video.
Maksud ssya supaya kalau ketemu, punya bahan lain yang bisa dijadikan obrolan
Eh. ga taunya isi videonya sangat mengejutkan. .
Isu yang diangkat Yapto sangat relevan dengan soal yang menjadi kekhawatiran Letjen (Purn) Slamet Supriyadi. Mantan Wakil Ketua MPR-RI.
Yaitu sinyalimen tentang munculnya kekuatan komunis dalam bentuk baru, tapi oleh pemerintah saat ini seperti diabaikan.
Subscribe to:
Posts (Atom)






