Saturday, 11 May 2013

MENGAPA SYRIA TAK KALAH JUGA? (3)

Perang ekonomi tidak kalah penting dibanding pertempuran bersenjata, setidaknya hal itu terjadi di Syria.

Pada masa-masa awal konflik negara-negara Arab, Turki, negara-negara barat hingga utusan-utusan khusus PBB dan Liga Arab melakukan bujukan hingga ancaman bertubi-tubi kepada pemerintah Syria untuk melepaskan diri dari poros "perlawanan" anti-Israel yang dibentuk Syria bersama Iran, Hizbollah dan Hamas. Bujukan dan ancaman tersebut tidak digubris oleh Presiden Bashar al Assad meski akibatnya Syria harus mengalami "cobaan" yang sangat berat berupa mengalirnya ribuan teroris bersenjata berat ke negeri yang sebelumnya aman dan damai tersebut.

Dalam pidato politik pertamanya setelah konflik bersenjata pecah, Presiden Bashar mengakui adanya beberapa kekurangan yang dilakukan pemerintah terutama dengan terlambatnya implementasi reformasi politik yang telah dirancang sejak tahun 2000. Bashar menyebutkan beberapa faktor yang membuat rencana tersebut terlambat diimplementasikan seperti invasi Amerika di Afghanistan dan Irak, pembunuhan mantan perdana menteri Lebanon Rafiq Hariri disusul dengan Revolusi Cedar di Lebanon yang memaksa penarikan ribuan tentara Syria dari Lebanon.

Untuk mengendalikan krisis, Bashar al Assad meluncurkan serangkaian program reformasi politik seperti penyelenggaraan dialog-dialog politik di berbagai provinsi yang disusul dengan pengesahan konstitusi baru yang mengurangi kekuasaan partai berkuasa, penyelenggaraan pemilihan parlemen dan kepala-kepala daerah, penerapan UU kebebasan pers hingga pemberian amnesti kepada para pemberontak.

Namun semua langkah tersebut tetap tidak memuaskan kekuatan-kekuatan politik yang tidak menginginkan Syria bergabung dengan Iran dan "perlawanan". Tekanan-tekanan politik pun terus ditimpakan terhadap Syria selain pengerahan ribuan teroris bersenjata ke dalam wilayah Syria: sanksi ekonomi dan politik Amerika dan Uni Eropa, penarikan duta-duta besar negara-negara Arab, hingga pembekuan Syria dari Liga Arab.

Saudi dan Qatar juga banyak menggelontorkan dananya untuk membujuk para pejabat militer dan birokrat sipil Syria untuk membelot. Dalam beberapa kasus hal ini mampu menggoyahkan keteguhan para pejabat Syria hingga terjadi beberapa kasus pembelotan pejabat-pajabat dan personil militer Syria. Namun secara keseluruhan jumlahnya tidak terlalu signifikan untuk meruntuhkan pemerintahan Syria.

Deputi Menteri Informasi Syria Khalaf Al-Moftah mengatakan kepada Al-Manar bahwa di segala sektor baik politik, birokrasi pemerintahan, kebudayaan, sosial, pendidikan dan militer, keutuhan pemerintahan tetap terjaga. Hal tersebut disebabkan oleh nasionalisme yang kuat ditambah kemauan bertahan hidup serta kesadaran bersama tentang apa yang sebenarnya terjadi, yaitu adanya konspirasi zionisme internasional untuk menghancurkan Syria sebagai bangsa yang berani melawan Israel.

"Sadar dengan bahaya yang mengancam, rakyat Syria bersatu padu untuk melawan," kata Al-Muftah

Sejarah Berdarah Kaum Wahabi-Salafi atas Kuburan Al-Baqi

Oleh: Doddy Salman

Rabu 8 Syawal 1345 Hijriah bertepatan dengan 21 April 1925 mausoleum (kuburan besar yang amat indah) di Jannatul al-Baqi di Madinah diratakan dengan tanah atas perintah Raja Ibnu Saud.. Di tahun yang sama pula Raja Ibnu Saud yang Wahabi itu menghancurkan makam orang-orang yang disayangi Rasulullah Saw (ibunda, istri, kakek dan keluarganya) di Jannat al-Mualla (Mekah).

Penghancuran situs bersejarah dan mulia itu oleh Keluarga al-Saud yang Wahabi itu terus berlanjut hingga sekarang. Menurut beberapa ulama apa yang terjadi di tanah Arabia itu adalah bentuk nyata konspirasi Yahudi melawan Islam, di bawah kedok Tauhid. Sebenarnya, tujuan utamanya adalah secara sistematis ingin menghapus pusaka dan warisan Islam yang masih tersisa agar Kaum Muslim terputus dari sejarah Islam.


Asal Muasal al-Baqi

Secara harfiah “al-baqi” berarti taman pepohonan. Dikenal juga sebagai “Jannat al-baqi” karena “keramatnya” sejak keluarga dan sahabat Rasulullah dimakamkan di tempat ini.
Sahabat pertama yang dimakamkan di al-Baqi adalah Usman bin Madhoon yang wafat 3 syaban tahun 3 hijiriah. Rasulullah memerintahkan menanam pepohonan di sekitar pusaranya. Rasul juga meletakkan dua buah batu di antara makam sahabatnya itu.

Tahun berikutnya putra Rasulullah Ibrahim wafat saat masih bayi. Dengan derai air mata Rasulullah memakamkan putranya tercinta itu di al-Baqi. Sejak itulah penduduk Madina ikut juga memakamkan sanak saudaranya di al-Baqi. Apalagi setelah mendengar sabda Rasulullah, ”Salam sejahtera untukmu wahai orang yang beriman. Jika Allah berkenan, kami akan menyusulmu. Ya Allah, ampunilah ahli kubur al-Baqi."

Tanah pemakaman al-Baqi perlahan pun diperluas. Tak kurang dari 7000 sahabat Rasulullah dikuburkan di sini. Termasuk juga ahlul baytnya yaitu Imam Hasan bin Ali, Imam Ali bin Husayn, Imam Muhammad Al Baqir, dan Imam Ja’far al-Sadiq.

Selain itu saudara Rasulullah yang dimakamkan di al-baqi adalah, Bibi Safiyah dan Aatikah. Di al-baqi dimakamkan pula Fatimah binti al-Asad (Ibunda Imam Ali bin Abi Thalib).

Khalifah Usman dimakamkan di luar al-Baqi namun belakangan karena perluasan makam maka ia termasuk di al-Baqi. Imam mazhab sunni yang terkenal Malik bin Anas juga dimakamkan di al-Baqi. Tak pelak al-Baqi adalah tempat amat bersejarah bagi Kaum Muslimin di seluruh jagat raya.

HIZBOLLAH SIAP TERIMA SENJATA PAMUNGKAS DARI SYRIA

BANTU SYRIA BEBASKAN GOLAN


Pemimpin Hizbollah Sayyed Hassan Nasrallah pada hari Kamis (9/5) membuat pernyataan mengejutkan. Dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi Lebanon, Nasrallah mengatakan bahwa kelompoknya siap menerima "senjata pamungkas" yang ditawarkan Syria kepadanya dan membantu Syria membebaskan Dataran Golan yang diduduki Israel.

"Kami, para pejuang, menyatakan bahwa kami siap menerima setiap senjata pamungkas, dan kami siap untuk memiliki dan melindunginya dan menggunakannya untuk mengalahkan agresi terhadap rakyat, tanah dan tempat-tempat suci kami," kata Nasrallah pada peringatan HUT radio Al Nour media resmi pertama milik Hizbollah. Namun Nasrallah tidak menyebutkan nama "senjata pamungkas" yang dimaksud.

Nasrallah memuji kepemimpinan di Syria yang telah membuktikan ketangguhannya menghadapi pertempuran melawan plot zionis melalui pemikiran yang strategik. Ia menekankah pada keberhasilan "poros perlawanan" menggagalkan berbagai konspirasi yang dilancarkan musuh dengan sikap hati-hati dan sabar.

Menurut Hizbollah serangan terakhir Israel atas sasaran militer Syria baru-baru ini menunjukkan tujuan utama Israel untuk melemahkan kemampuan Syria yang terbukti unggul atas kekuatan pemberontak dan untuk menggertak rakyat Syria untuk menghentikan dukungan mereka pada "perlawanan".

Namun Nasrallah menekankan bahwa keberhasilan Syria menggagalkan agresi yang dilancarkan zionis internasional telah membuka pintu bagi munculnya gerakan perlawanan anti-Israel di Dataran Golan.

"Katakan kepada saya satu negara Arab saja, atau satu di antara para pendukung Arab Spring, yang berani menawarkan kepada para pejuang Lebanon dan Palestina satu roket atau satu butir peluru (untuk melawan Israel)," kata Nasrallah.

Nasrallah menegaskan bahwa Syria selama ini telah menjadi penyalur senjata dari Iran kepada para pejuang Lebanon dan Palestina.

"Semua orang mengetahui apa saja yang telah diberikan Syria kepada gerakan perjuangan, khususnya di Lebanon dan Palestina. Sama seperti saat Syria berdiri di samping para pejuang Lebanon, kami para pejuang Lebanon menyatakan bahwa kami akan berdiri di samping rakyat Syria untuk membebaskan Dataran Golan.”

Mengenai perundingan Amerika dan Rusia tentang solusi politik Syria, Nasrallah mengatakan, "adalah memalukan menganggap Amerika sebagai penyelamat Syria." Ia menambahkan bahwa negara-negara Arab telah "mendaki reruntuhan Syria" dengan memberikan apa yang diinginkan Amerika dengan anggapan bahwa Iran bakal terkepung.

ASSAD: SYRIA NEGARA PEJUANG

NYATAKAN BALAS TEMBAK RUDAL KE ISRAEL


Presiden Syria Bashar al Assad menyatakan bahwa Syria telah menjadi negara pejuang yang tengah berperang melawan Israel. Ia juga meyakinkan rakyat dan pendukung-pendukungnya bahwa Syria telah melakukan serangan balasan terhadap Israel dengan menembakkan beberapa rudal ke wilayah Israel.

"Setelah serangan (Israel) itu, kami menjadi semakin yakin bahwa kami tengah berperang melawan musuh (Israel). Kami mengamati pergerakan pasukan mereka di perbatasan.... Kami telah memutuskan untuk mengubah negeri ini menjadi seperti Hizbollah, demi rakyat Syria dan generasi masa depan kami," kata Bashar kepada media Lebanon Al Akhbar baru-baru ini.

Menurut pengakuan Assad, Syria telah membalas serangan udara Israel dengan menembakkan beberapa rudal ke Israel, yang oleh media-media barat disebut sebagai serangan mortir.

"Kami telah memenuhi keinginan rakyat dan sekutu-sekutu kami serta membalas serangan Israel atas Damascus dengan menembakkan beberapa rudal ke Israel. Kami percaya bahwa Israel tidak menginginkan perang dan jika kami menyerang balik, hal itu dianggap sebagai tindakan balasan yang setimpal," tambah Bashar.

Menurut Assad sebagaimana dikutip Al-Akhbar, situasi internasional saat ini tidak menginginkan adanya perang, termasuk Amerika dan Israel. Atas dasar tersebut Assad memutuskan untuk melakukan tindakan balasan stratetis dengan mengubah Syria menjadi negara pejuang.

Dalam hal ini Assad memberikan pujian besar kepada Hizbollah yang berhasil mengalahkan Israel. "Kami sangat percaya dan menghargai Hizbollah atas sikap rasionalitas, kesetiaan dan keteguhannya. Maka kami telah memutuskan untuk memberikan segalanya untuknya (Hizbollah). Untuk pertama kalinya kami merasa seperti kami adalah negara yang sama yang mengalami nasib yang sama, dan mereka bukan sekedar sekutu dan partner dalam perjuangan. Jadi kami telah memutuskan untuk menirunya dan mengubah Syria menjadi negara pejuang sebagaimana Hizbollah, demi rakyat Syria dan generasi masa depan kami."

IRAN LUNCURKAN DRONE SERBU JARAK JAUH DOMESTIK

Iran meluncurkan pesawat tanpa awak serbu jarak jauh yang mampu menghindar dari deteksi radar. Selain mampu menjalankan misi pemboman, drone yang diberi nama "Hamaseh" tersebut juga mampu menjalankan misi mata-mata dengan kecepatan tinggi. Acara peluncuran yang dilakukan hari Kamis (9/5) tersebut dihadiri oleh menhan Brigjen Ahmad Vahidi.

"Drone ini dibangun oleh para ahli industri pertahanan dan secara simultan mampun menjalankan fungsi mata-mata dan serangan rudal," kata Vahidi dalam sambutannya.

"Pesawat ini memiliki kemampuan "siluman" hingga bisa menghindari deteksi musuh,” tambahnya. Kelebihan drone tersebut selain jarak jelajahnya yang tinggi adalah ketinggiannya yang sulit dijangkau sistem pertahanan musuh.

Akhir-akhir ini Iran telah banyak meraih kemajuan signifikan di bidang teknologi militernya. Hampir di semua lini militer Iran telah mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, termasuk teknologi pesawat tempur siluman. Pada bulan Agustus 2010 Iran meluncurkan drone jarak jauh pertamanya yang diberi nama "Karrar". Selain mampu menjalankan misi penyerangan, drone ini pun memiliki kemampuan sebagai pesawat mata-mata. Disusul kemudian dengan peluncuran "Shahed 129", drone yang mampu beroperasi selama 24 jam non-stop yang diluncurkan bulan September 2012.

Pada bulan Desember 2012, komandan Tentara Pengawal Revolusi Iran Rear Admiral Ali Fadavi mengumumkan bahwa Iran telah memulai produksi massal pesawat drone tipe "ScanEagle" yang aslinya dibuat Amerika. Fadavi juga mengatakan bahwa drone-drone juga dioperasikan oleh angkatan laut dan divisi-divisi rudal dan missil.

Thursday, 9 May 2013

SERUAN MUFTI BESAR SYRIA UNTUK PEMBERONTAK

Olah Dina Sulaiman*


Video ini adalah rekaman pidato Mufti Syria, Syekh Ahmad Hassoun, seorang ulama Sunni, pada hari pemakaman anaknya, Sarya. Sarya adalah seorang mahasiswa Hubungan Internasional yang gugur dibunuh teroris pada usia 22 tahun, Oktober 2011. Sarya dan profesornya, Dr. Mohammad al-Omar, sedang dalam perjalanan menuju Ibla University saat terjadinya serangan yang menewaskan mereka.

Dengan suara menahan tangis, Syekh Hassoun menyebut-nyebut kebaikan Sarya yang rajin sholat tahajud, puasa sunnah, dan selalu bercita-cita ingin pergi berjihad ke Palestina.

Meskipun kejadian ini sudah berlalu hampir 2 tahun, namun karena konflik Syria masih berlanjut, ada beberapa poin penting dari pidato Syekh Hassoun yang menurut saya cukup penting untuk kita amati bersama. Di antara poin penting dari pidato Syekh Hassoun adalah: bagaimana sebenarnya sikap ulama-ulama Syria seperti Syekh Hassoun dan ulama-ulama lain yang berada di kubu yang sama: antiperang namun malah dituduh sebagai antek pemerintah yang kafir, seruannya pada para pengguna internet, dan apa solusi yang ditawarkannya dalam mengakhiri konflik ini. Satu hal lagi yang tidak kalah penting adalah sikap mereka terhadap para Pemimpin dan Ulama Arab, serta kelompok pejuang Palestina HAMAS.

“Saya serukan kepada semua ibu para syuhada, semua anak dari para syuhada, semua ayah para syuhada, atas nama semua istri para syuhada, untuk berkata kepada semua orang yang membunuh: Berhentilah kalian. Berhentilah kalian membunuhi anak-anak bangsa ini. Kami tidak mempersiapkan pemuda-pemuda kami untuk dibantai oleh bangsa sendiri. Sesungguhnya kami persiapkan mereka untuk syahid di tanah Palestina. Dengarkanlah wahai para pemimpin Arab! Saya mempersiapkan anak saya untuk syahid di Palestina. Tapi kalian menolak. Kalian menarik duta-duta besar dari tanah kami. Padahal, Amerika, Perancis, Inggris, duta-dutanya masih tetap di tanah kami. Kalian malah tidak membiarkan duta besar kalian tetap di sini untuk menjalin komunikasi sesama saudara (Arab). Kami menantikan kalian para duta yang mulia untuk datang ke Syria, untuk bertemu dengan rakyat dan pemimpin, dan mendamaikan sesama manusia. Kami tidak mengharapkan kalian mengirimkan fatwa-fatwa.”

“Wahai para ulama. Wahai orang-orang yang mulia. Para syeikh Al Azhar, wahai Syeikh Al Qordhowi, wahai yang berdiri dan berkhutbah dan mengeluarkan fatwa untuk membunuh 1/3 rakyat Syria. Kini anakku telah kembali kepada Allah…”

“Ya Allah, darah kami akan menjadi saksi di hadapan-Mu, bagi siapa yang berfatwa untuk membunuh kami, bagi siapa yang memotivasi orang-orang untuk membunuh rakyat Syria, bagi siapa yang mengirimkan senjata ke Syria, bagi siapa yang mengirimkan uang untuk pemberontakan di Syria …”

“Wahai saudaraku, wahai Abal Walid, wahai Khalid Meshal (pemimpin HAMAS yang lari dari Damaskus meski selama bertahun-tahun mendapat perlindungan pemerintah Syria)! Katakan pada orang-orang Arab, siapa yang merangkulmu di Syria ? Katakan pada HAMAS, siapa yang merangkulmu di Syria ? Katakan pada rakyat Gaza siapa yang menangisi darah kalian di Syria?…”

JANGAN SAMPAI MENJADI KAMBING HITAM

Kehidupan modern saat ini memiliki banyak tantangan dan peluang yang sangat unik, namun tidak ada yang lebin celaka dan membahayakan daripada menjadi "kambing hitam" operasi false flag anti-teroris.

Menjadi "kambing hitam" dalam hal yang satu ini berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk membela diri atau bahkan sekedar untuk membuka mulut. Anda akan diburu seperti binatang dan hidup Anda berakhir di kantong mayat dengan status "teroris" melekat pada diri Anda selamanya. Ini terjadi pada Tsarnaev bersaudara, "teroris" Pemboman Boston, namun juga para "teroris" yang dibunuhi Densus 88.

Berikut ini adalah tip-tip untuk mencegah Anda terjebak sebagai "kambing hitam" yang dituliskan oleh Dr. Henry Makow.

1. Hindari untuk terlibat dalam "latihan anti-teror", meski Anda mendapat tawaran honor yang menggiurkan, atau meskipun  Anda dijanjikan mendapat medali penghargaan sebagai "patriot nasionalis".

2. Menjadi penganut yahudi, karena orang-orang yahudi tidak pernah menjadi sasaran sebagai "kambing hitam". Jika tidak tahu bagaimana caranya, datanglah ke kedubes Amerika, Australia atau negara-negara barat lain. Di antara pejabat dan staffnya pasti ada orang-orang yahudi yang siap membimbing Anda.

3. Jangan berfikir seorang anak kecil, pelajar, dan orang tua bisa terbebas dari sasaran menjadi "kambing hitam". Di Amerika bahkan kecenderungannya "kambing hitam" adalah anak-anak dan orang-orang yang mengundang simpati. Tujuannya adalah agar operasi false flag yang dilakukan menimbulkan dampak psikologis hebat di masyarakat.

4. Menjadi homoseks atau transgender (bencong), atau setidaknya menjadi aktifis pendukung homoseksual. Karena sebagaimana yahudi, mereka kebal sebagai sasaran "kambing hitam".

PERTEMUAN BILDERBERG GROUP TH INI TERKONFIRMASI

PENGANTAR BLOGGER:

Alex Jones adalah satu sosok yang sangat kontroversial di mata para "pencari kebenaran". Laporan-laporannya seringkali menjadi "masterpiece" di dunia pencari kebenaran. Intensitasnya di dunia ini juga nyaris tak tertandingi, terutama dengan jaringan media "independen" yang dimilikinya seperti situs infowars, dan prisonplanet. Namun yang paling membuatnya terkenal adalah keberhasilannya mendapatkan informasi pertama tentang pertemuan organisasi-organisasi rahasia seperti Trilateral Comission, Council of Foreign Relation dan Bilderberg Group.

Namun bagi mereka yang jeli, semua laporan Alex Jones dianggap mengandung bias yang sangat fatal, yaitu menyembunyikan "oknum" sebenarnya di dunia konspirasi, yaitu "elit yahudi internasional" atau "Israel". Misalnya saja ia gigih berpendapat Serangan WTC dilakukan oleh Al Qaida dan percaya bahwa Hollywood dikuasi oleh orang-orang Arab. Tentang Bilderberg Group yang menjadi pemberitaan, Alex juga tidak pernah menyinggung-nyinggung "faktor yahudi" dalam organisasi itu.

Kecurigaan terhadap Alex Jones terbukti setelah diketahui bahwa ia memiliki hubungan bisnis dan kekeluargaan dengan Edgar Bronfman,  mantan presiden organisasi yahudi se-dunia (World Jewish Congress) dan pemimpin proyek "holocoust industry". Keluarga Bronfman membangun kerajaan bisnisnya dari penyelundupan minuman keras ke Amerika dari Kanada melalui kerjasama dengan mafia yahudi "Don of the Dons" Meyer Lansky (pendiri dan pemilik kota hiburan Las Vegas dan bos dari Al Capone yang sebenarnya tidak lebih dari seorang kepala centeng).

Diduga kuat karena kedekatannya dengan "elit yahudi dunia" itulah yang membuat Alex memiliki akses pertama tentang pertemuan-pertemuan rahasia Bilderberger Group. Sebagaimana juga akses pertama yang diperolehnya berupa foto-foto personil Craft International dalam peristiwa Pemboman Boston baru-baru ini. Craft Internasional hanyalah pion yang sewaktu-waktu bisa dijadikan kambing hitam jika "skenario" mengkambing hitamkan Tsarnaev bersaudara mengalami kegagalan. Atau setidaknya Craft Internasional telah masuk dalam daftar "cadangan" kambing hitam pada peristiwa-peristiwa operasi false flag yang dilakukan Mossad-CIA-FBI  berikutnya.

Berita di bawah ini adalah tentang pertemuan Bilderberger Group yang ditulis oleh wartawan infowars Paul Joseph Watson tgl 7 Mei 2013:

Wednesday, 8 May 2013

EYANG SUBUR SUDAH HABIS, BACKING-NYA BELUM

Bagi "orang-orang pintar" yang melihat wajah Eyang Subur sekarang ini pasti akan berpendapat bahwa "wahyu", "pulung", "peruntungan" atau istilah lainnya, yang selama ini dimilikinya, telah lenyap dan Eyang Subur tinggal bisa menunggu panggilan malaikat maut.

Terbukti gagal membuktikan kesaktian yang digembar-gemborkannya, serta "cap" yang terlanjur melekat di dahinya sebagai seorang jahiliah yang tidak mengerti ajaran agama Islam, dipastikan telah membuat Eyang Subur ditinggalkan murid-murid "potensial"-nya seperti para jendral, komedian dan artis yang selama ini banyak menggelontorkan kocek ke kantognya.

Namun ternyata Eyang Subur yang sudah sekarat itu masih bisa melawan. Istri-istrinya berani menuntut MUI, lembaga yang mewakili seluruh umat Islam di seluruh Indonesia, yang telah "memojokkan" suaminya dengan tuduhan sesat. Seorang tokoh "pembela anak-anak" pun turut mengecam MUI sementara media massa ramai-ramai mengekspos mereka dalam perspektif yang positif. Eyang Subur pun berani menolak panggilan polisi. Ada apa ini semua?

Ketika kasus kesesatan Eyang Subur meledak di media massa, saya sudah menaruh kekhawatiran bahwa kasus ini bakal dijadikan alat oleh para "zionis di balik selimut" untuk memprovokasi umat Islam, dan sampai sejauh ini telah terbukti dengan adanya perlawanan Eyang Subur terhadap MUI. Apa daya seorang Eyang Subur yang sudah ditinggalkan "pulung" untuk melawan lembaga representasi lebih dari 200 juta umat Islam Indonesia, kecuali ada kekuatan besar jahat di belakangnya?

Seperti biasa "alat-alat" yang digunakan untuk memprovokasi umat Islam adalah media massa, aparat birokrasi, dan lembaga-lembaga "pejuang HAM". Namun pada saat ini "alat" itu termasuk juga Presiden RI yang secara provokatif mengadakan kunjungan resmi ke negara pembantai umat Islam, Myanmar.

Saat ini, jika kita jeli melihat, umat Islam tengah mendapatkan "serangan" sporadis dari segala lini. Televisi-televisi swasta menayangkan sinetron-sinetron peleceh Islam. Simbol-simbol penyembahan setan (metal) semakin banyak diacung-acungkan sementara simbol-simbol Islam (jilbab, haji, ulama, kiai, peci dll) direndahkan (sinetron Pesantren dan Rock and Roll menampilkan tokoh utamanya seorang santri "degil" yang selalu memakai peci miring). Sementara secara "kebetulan" orang-orang yang bisa ditafsirkan sebagai representasi orang-orang Islam terkena kasus hukum yang ramai diekspos di depan publik: Ayu Azhari, PKS, keluarga Yuki Setiawan juragan perbudakan Tengerang. Bahkan "sandiwara teroris" ala Densus 88 - TVOne-Metro TV yang sempat terhenti karena sorotan negatif umat Islam pun tiba-tiba mencuat kembali akhir-akhir ini. Bahkan kali ini ditambahkan porsinya dengan adegan tembak-menembak secara live di layar TV..

Tuesday, 7 May 2013

MENGAPA SYRIA TAK KALAH JUGA? (2)

Untuk mengetahui kondisi medan perang yang sesungguhnya, ahli strategi militer Lebanon Salim Harba mengatakan kepada "Al-Manar": "setelah 2 tahun situasinya sangat menguntungkan tentara Syria karena  pemberontak teroris mengalami kegagalan dan mereka tidak mempunyai kekuatan yang cukup untuk merubah keseimbangan kekuatan di medan perang, tidak juga bisa melakukan serangan dadakan ataupun melakukan inisiatif di medan peperangan, terutama setelah kemajuan tentara secara kasat mata bisa dilihat semua orang di wilayah Rif Dimashq dari Darayya ke arah timur hingga Ghouta dimana tentara tengah melaksanakan satu operasi yang menjanjikan dengan menerapkan strategi perang gerilya yang telah mereka kuasai sepanjang pertikaian.”

Sedangkan Brigjen Elias Farhat mencatat: "tentara Syrian mampu menjaga titik-titik strategis di seluruh negara sebagaimana pintu-pintu perbatasan, jalan raya dan bandara-bandara utama seperti di Damascus, Aleppo, dan Latakia, selain juga pangkalan-pangkalan militer utama. Hanya bandara-bandara kecil yang dikuasi pemberontak.”

Menurut keterangan militer Syria, kondisi medan perang saat ini adalah sbb:

Aleppo: Tentara Syria telah menguasai lebih dari separo kota serta jalan layang Hama-Aleppo sehingga bandara internasional Aleppo bisa tetap beroperasi dengan aman. Peperangan sengit kini berpusat di beberapa bagian kota dimana pasukan teroris Al-Nusra Front dan brigade Al-Tawhid Ikhwanul Muslimin berbasis. Selain itu di beberapa kawasan di luar kota pemberontak FSA masih menguasai wilayah.