Mengirimkan sejumlah besar kapal perang dari 2 pangkalan armada laut yang berjauhan ke satu negara, Syria, tidak ada kata lain kecuali bentuk dukungan serius terhadap Syria.
Ya, Rusia telah mengirimkan sejumlah kapal perang dari 2 pangkalan Armada Baltik dan Armada Laut Hitam, ke Syria. Hanya satu armada Rusia yang tidak dilibatkan dalam misi ke Syria, yaitu Armada Pasifik yang berpangkalan di Vladiwostok, Siberia.
Mengutip keterangan seorang pejabat militer Rusia yang tidak disebutkan namanya, koran Inggris "The Sunday Times" baru-baru ini menyebutkan bahwa Rusia telah mengirimkan 5 kapal pendarat amfibi di lepas pantai Syria, lengkap dengan peralatan tempur termasuk ratusan personil marinir.
"Rusia harus mempersiapkan segala kemungkinan karena yakin bahwa krisis Syria akan memuncak sebelum April," tulis The Sunday Times.
Menurut keterangan pejabat tersebut, kehadiran personil marinir Rusia di lepas pantai Syria merupakan bentuk peringatan kepada Amerika dan sekutu NATO-nya untuk tidak menerjunkan pasukannya ke Syria karena akan berhadapan dengan marinir Rusia.
Sunday, 6 January 2013
MOBIL LISTRIK DAHLAN ISKAN SEBUAH KONSPIRASI?
STOP PRESS!
Universitas Airlangga baru-baru ini mempublikasikan penelitiannya bahwa ada kemungkinan wabah flu burung yang telah membunuh ribuan itik di berbagai wilayah di Indonesia akhir-akhir ini merupakan pekerjaan bio-terorism. Kementrian Pertahanan, BIN dan Kemenkes telah menindak lanjuti sinyalemen tersebut dengan mengadakan penyidikan. Namun media massa nasional menutup-nutupi kasus ini sehingga dipastikan akan kasusnya menguap begitu saja. Padahal ribuan petani tanah air telah dirugikan olehnya.
Beberapa waktu lalu panglima TNI juga pernah menyatakan kemungkinan terjadinya sabotase dalam peristiwa kebakaran kapal perang siluman buatan dalam negeri milik TNI AL di Banyuwangi. Namun media massa juga mengabaikan berita ini.
Beberapa tahun lalu Kastaf AD Jendral Ryamizard Ryacudu menyatakan bahwa ada sekitar 40.000 agen rahasia asing di Indonesia. Media massa nasional juga tidak menindaklanjuti pernyataan menarik ini.
============
"Cara paling jitu untuk mengalahkan musuh adalah dengan mengambil alih kepemimpinannya dan mengendalikannya."
Demikian "kata-kata bijak" yang pernah diungkapkan "Bapak Komunisme Dunia" berdarah yahudi, Lenin. (Komunisme merupakan konspirasi kaum yahudi untuk menguasai dunia melalui gerakan-gerakan revolusi massa). "Kata-kata bijak" itu mungkin saja tengah diterapkan Meneg Dahlan Iskan demi mengalahkan program mobil listrik nasional yang digerakkan oleh beberapa anak bangsa yang memiliki niat mengembangkan mobil listrik nasional seperti Danet Suryatama, pengembang mobil supercar listrik "Tuxici".
Pengembangan mobil listrik nasional memiliki 2 dampak besar sekaligus yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara signifikan. Dampak pertama, dengan tumbuhnya industri mobil nasional maka akan terjadi penyerapan tenaga kerja yang besar dan peningkatan pendapatan masyarakat secara langsung maupun melalui efek multiplier. Dengan tumbuhnya industri mobil nasional juga akan mencegah terjadinya kebocoran ekonomi berupa hilangnya devisa yang digunakan untuk impor mobil atau transfer keuntungan yang selama ini dinikmati pengusaha mobil asing. Pendapatan yang dihemat tersebut selanjutnya bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang produktif yang akan memberikan kesejahteraan masyarakat.
Universitas Airlangga baru-baru ini mempublikasikan penelitiannya bahwa ada kemungkinan wabah flu burung yang telah membunuh ribuan itik di berbagai wilayah di Indonesia akhir-akhir ini merupakan pekerjaan bio-terorism. Kementrian Pertahanan, BIN dan Kemenkes telah menindak lanjuti sinyalemen tersebut dengan mengadakan penyidikan. Namun media massa nasional menutup-nutupi kasus ini sehingga dipastikan akan kasusnya menguap begitu saja. Padahal ribuan petani tanah air telah dirugikan olehnya.
Beberapa waktu lalu panglima TNI juga pernah menyatakan kemungkinan terjadinya sabotase dalam peristiwa kebakaran kapal perang siluman buatan dalam negeri milik TNI AL di Banyuwangi. Namun media massa juga mengabaikan berita ini.
Beberapa tahun lalu Kastaf AD Jendral Ryamizard Ryacudu menyatakan bahwa ada sekitar 40.000 agen rahasia asing di Indonesia. Media massa nasional juga tidak menindaklanjuti pernyataan menarik ini.
============
"Cara paling jitu untuk mengalahkan musuh adalah dengan mengambil alih kepemimpinannya dan mengendalikannya."
Demikian "kata-kata bijak" yang pernah diungkapkan "Bapak Komunisme Dunia" berdarah yahudi, Lenin. (Komunisme merupakan konspirasi kaum yahudi untuk menguasai dunia melalui gerakan-gerakan revolusi massa). "Kata-kata bijak" itu mungkin saja tengah diterapkan Meneg Dahlan Iskan demi mengalahkan program mobil listrik nasional yang digerakkan oleh beberapa anak bangsa yang memiliki niat mengembangkan mobil listrik nasional seperti Danet Suryatama, pengembang mobil supercar listrik "Tuxici".
Pengembangan mobil listrik nasional memiliki 2 dampak besar sekaligus yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara signifikan. Dampak pertama, dengan tumbuhnya industri mobil nasional maka akan terjadi penyerapan tenaga kerja yang besar dan peningkatan pendapatan masyarakat secara langsung maupun melalui efek multiplier. Dengan tumbuhnya industri mobil nasional juga akan mencegah terjadinya kebocoran ekonomi berupa hilangnya devisa yang digunakan untuk impor mobil atau transfer keuntungan yang selama ini dinikmati pengusaha mobil asing. Pendapatan yang dihemat tersebut selanjutnya bisa digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang produktif yang akan memberikan kesejahteraan masyarakat.
BENARKAH IRAN DAN ISRAEL MAIN MATA?
Oleh: Husein Sarallah
Belakangan ini kita sering mendengar beberapa pengamat Timur Tengah yang tampil di layar kaca TVOne mengutarakan bahwa Iran dan Israel itu sebenarnya main mata. Tujuan pernyataan ini sebenarnya ingin menunjukkan adanya konspirasi di balik retorika Iran dalam memusuhi Israel dan membantu rakyat Palestina. Mereka ingin membangun argumen bahwa Iran itu cuma berpura-pura dalam dukungannya pada Palestina dan perlawanannya terhadap Israel.
Mereka biasanya membawa dalil bahwa Iran tidak pernah menghantam Israel dengan roket atau rudal balistiknya. Demikian pula sekutu Iran dari kalangan Arab seperti Suriah juga tidak menghajar Israel. Bukti lain yang biasanya diajukan ialah pertemuan sejumlah pemimpin Iran dengan rabbi-rabbi Yahudi dari kelompok Naturei Karta (yang sebenarnya justru merupakan kelompok Yahudi anti Zionis Israel).
Para pengamat ini sebenarnya mengikuti garis argumen (palsu) yang kini umum beredar di media Arab pro Zionis seperti Aljazeera dan Alarabiya. Bagi mereka yang bisa berbahasa Arab pasti akan mudah menemukan omongan-omongan serupa di kolom komentar di situs-situs media Arab pro Zionis tersebut.
Namun, benarkah demikian? Benarkah Iran main mata dalam perlawanannya terhadap AS dan Zionis Israel? Benarkah Iran hanya tipu-tipu dalam mendukung Palestina? Marilah kita tinggalkan manipulasi dan pemutarbalikan fakta ala para pengamat dan media Arab pro Zionis di atas dan kembali ke realitas yang ada.
Sebelum Revolusi Islam tahun 1979, di saat AS masih mengangkangi Teluk Persia seutuhnya, Shah Reza Pahlewi yang ketika itu berkuasa memiliki hubungan mesra dengan Israel. Pada saat itu pula, segenap rezim Arab tunduk di bawah ketiak Shah dan membayar upeti untuk setiap tanker minyak yang melewati Teluk Persia. Dan pada saat itu sebenarnya Shah sudah mengaku dirinya sebagai penganut Syiah, sementara raja-raja Arab tidak pernah merasa menjadi pengayom Sunni dalam melawan Shah yang sangat benci terhadap Arab itu. Di zaman ketundukan Iran pada AS itu, segalanya seperti berjalan normal tanpa ketegangan sektarian seperti yang tergambar saat ini. Kedekatan dengan AS ketika itu tampaknya adalah kunci dari kedigdayaan Iran di mata rezim-rezim Wahabi Arab.
Namun, segalanya seperti berubah ketika Revolusi Islam Iran meletus pada 1979. Tiba-tiba saja Irak berkoar soal nasionalisme Arab dalam melawan Persia, dan raja-raja Arab penghasil petrodolar itu bersekongkol ingin menghabisi Iran. Alasan mereka banyak. Di antaranya, Iran ingin mengekspor revolusi, Iran akan mensyiahkan Timur Tengah dan dunia Islam, dan alasan terakhir yang paling absurd ialah karena Iran bermain mata dengan Israel untuk melemahkan Islam dan Arab.
Alasan terakhir ini kini seperti mendapatkan pembenaran lantaran apa yang terjadi di Suriah. Apalagi kini juga tak henti-hentinya para ulama bayaran yang hidup dalam ketiak raja-raja korup terus mengumandangkan ujaran-ujaran kebencian terhadap Iran dan komunitas Syiah di Timur Tengah.
Tapi, lagi-lagi, benarkah demikian? Tentu jawabannya bagi sebagian besar yang mengerti seluk-beluk Timur Tengah sudah jelas. Tak perlu analisis dan argumentasi sepanjang ini. Namun, belakangan, pengulangan argumen ini di sejumlah media nasional dapat menyebabkan khalayak yang kurang wawasan menerima bualan itu sebagai kenyataan. Di bawah ini saya coba berikan beberapa penjelasan.
Pertama, sejak Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini telah menjadikan pembelaan terhadap Palestina dan perlawanan terhadap AS-Israel sebagai prinsip ideologisnya. Dua gerakan perlawanan rakyat Palestina, seperti Hamas dan Jihad Islam, mendapat dukungan logistik dari Iran di tengah boikot total dari seluruh rezim Arab. Dan untuk dukungannya ini, Iran harus membayar mahal.
Belakangan ini kita sering mendengar beberapa pengamat Timur Tengah yang tampil di layar kaca TVOne mengutarakan bahwa Iran dan Israel itu sebenarnya main mata. Tujuan pernyataan ini sebenarnya ingin menunjukkan adanya konspirasi di balik retorika Iran dalam memusuhi Israel dan membantu rakyat Palestina. Mereka ingin membangun argumen bahwa Iran itu cuma berpura-pura dalam dukungannya pada Palestina dan perlawanannya terhadap Israel.
Mereka biasanya membawa dalil bahwa Iran tidak pernah menghantam Israel dengan roket atau rudal balistiknya. Demikian pula sekutu Iran dari kalangan Arab seperti Suriah juga tidak menghajar Israel. Bukti lain yang biasanya diajukan ialah pertemuan sejumlah pemimpin Iran dengan rabbi-rabbi Yahudi dari kelompok Naturei Karta (yang sebenarnya justru merupakan kelompok Yahudi anti Zionis Israel).
Para pengamat ini sebenarnya mengikuti garis argumen (palsu) yang kini umum beredar di media Arab pro Zionis seperti Aljazeera dan Alarabiya. Bagi mereka yang bisa berbahasa Arab pasti akan mudah menemukan omongan-omongan serupa di kolom komentar di situs-situs media Arab pro Zionis tersebut.
Namun, benarkah demikian? Benarkah Iran main mata dalam perlawanannya terhadap AS dan Zionis Israel? Benarkah Iran hanya tipu-tipu dalam mendukung Palestina? Marilah kita tinggalkan manipulasi dan pemutarbalikan fakta ala para pengamat dan media Arab pro Zionis di atas dan kembali ke realitas yang ada.
Sebelum Revolusi Islam tahun 1979, di saat AS masih mengangkangi Teluk Persia seutuhnya, Shah Reza Pahlewi yang ketika itu berkuasa memiliki hubungan mesra dengan Israel. Pada saat itu pula, segenap rezim Arab tunduk di bawah ketiak Shah dan membayar upeti untuk setiap tanker minyak yang melewati Teluk Persia. Dan pada saat itu sebenarnya Shah sudah mengaku dirinya sebagai penganut Syiah, sementara raja-raja Arab tidak pernah merasa menjadi pengayom Sunni dalam melawan Shah yang sangat benci terhadap Arab itu. Di zaman ketundukan Iran pada AS itu, segalanya seperti berjalan normal tanpa ketegangan sektarian seperti yang tergambar saat ini. Kedekatan dengan AS ketika itu tampaknya adalah kunci dari kedigdayaan Iran di mata rezim-rezim Wahabi Arab.
Namun, segalanya seperti berubah ketika Revolusi Islam Iran meletus pada 1979. Tiba-tiba saja Irak berkoar soal nasionalisme Arab dalam melawan Persia, dan raja-raja Arab penghasil petrodolar itu bersekongkol ingin menghabisi Iran. Alasan mereka banyak. Di antaranya, Iran ingin mengekspor revolusi, Iran akan mensyiahkan Timur Tengah dan dunia Islam, dan alasan terakhir yang paling absurd ialah karena Iran bermain mata dengan Israel untuk melemahkan Islam dan Arab.
Alasan terakhir ini kini seperti mendapatkan pembenaran lantaran apa yang terjadi di Suriah. Apalagi kini juga tak henti-hentinya para ulama bayaran yang hidup dalam ketiak raja-raja korup terus mengumandangkan ujaran-ujaran kebencian terhadap Iran dan komunitas Syiah di Timur Tengah.
Tapi, lagi-lagi, benarkah demikian? Tentu jawabannya bagi sebagian besar yang mengerti seluk-beluk Timur Tengah sudah jelas. Tak perlu analisis dan argumentasi sepanjang ini. Namun, belakangan, pengulangan argumen ini di sejumlah media nasional dapat menyebabkan khalayak yang kurang wawasan menerima bualan itu sebagai kenyataan. Di bawah ini saya coba berikan beberapa penjelasan.
Pertama, sejak Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini telah menjadikan pembelaan terhadap Palestina dan perlawanan terhadap AS-Israel sebagai prinsip ideologisnya. Dua gerakan perlawanan rakyat Palestina, seperti Hamas dan Jihad Islam, mendapat dukungan logistik dari Iran di tengah boikot total dari seluruh rezim Arab. Dan untuk dukungannya ini, Iran harus membayar mahal.
SEKALI LAGI TENTANG PEMBANTAIAN SANDY HOOK
Apa yang menjadikan penghalang bagi orang-orang yang telah membunuhi ribuan anak-anak Palestina, Irak, Afghanistan, Pakistan, Somalia dan berbagai negara lainnya, membunuh 20 anak-anak di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut? Tentu saja tidak ada masalah sama sekali. Mereka bahkan melakukannya sembari tertawa. Seperti "orang tua palsu" yang di hadapan media massa dan disiarkan ke seluruh dunia, mengaku telah kehilangan anak tercintanya dalam peristiwa tersebut, atau Barack Obama yang berpura-pura bersedih dengan beberapa kali mengusap matanya seolah-oleh air mata telah menetes.
Demi Allah, saya telah melihat berkali-kali rekaman video "orang tua palsu" yang bercanda tawa hanya beberapa detik sebelum dan setelah memberikan pernyataan pers tentang anaknya yang menjadi korban yang disiarkan ke seluruh dunia. Saya juga telah melihat berulang-ulang rekaman video pidato Barack Obama terkait peristiwa pembantaian anak-anak di Sandy Hook. Meski berulangkali mengusap matanya, sama sekali tidak terlihat adanya air mata di pelupuk mata Obama. Semuanya itu adalah kebohongan yang sangat nyata, senyata kebohongan George W. Bush, Bill Clinton dan para politisi Amerika lainnya yang berpura-pura menangis saat menghadiri peringatan serangan WTC 2001.
Untuk meyakinkan Anda silakan melihatnya sendiri video di atas di alamat ini: http://www.thetruthseeker.co.uk/?p=62991
Mari kita kaji kembali berbagai kejanggalan dalam peristiwa pembunuhan Sandy Hook yang pada akhirnya akan membawa kita pada satu kesimpulan, yaitu adanya konspirasi besar untuk menerapkan pelarangan kepemilikan senjata api demi terwujudnya rencana pembentukan negara polisi di Amerika.
Demi Allah, saya telah melihat berkali-kali rekaman video "orang tua palsu" yang bercanda tawa hanya beberapa detik sebelum dan setelah memberikan pernyataan pers tentang anaknya yang menjadi korban yang disiarkan ke seluruh dunia. Saya juga telah melihat berulang-ulang rekaman video pidato Barack Obama terkait peristiwa pembantaian anak-anak di Sandy Hook. Meski berulangkali mengusap matanya, sama sekali tidak terlihat adanya air mata di pelupuk mata Obama. Semuanya itu adalah kebohongan yang sangat nyata, senyata kebohongan George W. Bush, Bill Clinton dan para politisi Amerika lainnya yang berpura-pura menangis saat menghadiri peringatan serangan WTC 2001.
Untuk meyakinkan Anda silakan melihatnya sendiri video di atas di alamat ini: http://www.thetruthseeker.co.uk/?p=62991
Mari kita kaji kembali berbagai kejanggalan dalam peristiwa pembunuhan Sandy Hook yang pada akhirnya akan membawa kita pada satu kesimpulan, yaitu adanya konspirasi besar untuk menerapkan pelarangan kepemilikan senjata api demi terwujudnya rencana pembentukan negara polisi di Amerika.
UCAPAN TERIMA KASIH
Pada hari Kamis (3/1) lalu saya menerima kiriman donasi dari seseorang yang belum saya ketahui identitasnya, senilai Rp 1,2 juta. Ini adalah jumlah donasi terbesar yang telah saya terima. Tidak ada lain yang bisa saya sampaikan kecuali ucapan terima kasih atas donasi itu. Dengan adanya donasi-donasi semacam itu setidaknya telah menambah semangat saya untuk tetap menyampaikan "kebenaran" kepada semua orang melalui blog ini dan menjaga blog ini tetap eksis.
Selain donatur "misterius" tersebut, tercatat sudah banyak donatur lain yang menyumbang untuk blog ini seperti DS, Mohammad (Alattool) dan lain-lainnya. DS bahkan telah mengirim 2 buku petunjuk aplikasi "Adsense" yang diharapkan bisa membantu operasional blog ini. Secara keseluruhan sejak mengumumkan adanya donasi pada akhir bulan Oktober lalu, blog ini telah menerima donasi lebih dari Rp 3 juta.
DS adalah seorang penulis, dosen dan peneliti politik luar negeri yang beberapa bukunya telah menjadi bestseller di Indonesia. Tulisan-tulisan beliau bisa dilihat di blog pribadinya yang bisa di-link pada daftar "Referensi" blog ini. Terima kasih tidak terhingga saya ucapkan kepadanya, dan juga kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu blog ini. Mudah-mudahan hal itu menjadi keberkahan bagi kita semua. Amin.
Selain donatur "misterius" tersebut, tercatat sudah banyak donatur lain yang menyumbang untuk blog ini seperti DS, Mohammad (Alattool) dan lain-lainnya. DS bahkan telah mengirim 2 buku petunjuk aplikasi "Adsense" yang diharapkan bisa membantu operasional blog ini. Secara keseluruhan sejak mengumumkan adanya donasi pada akhir bulan Oktober lalu, blog ini telah menerima donasi lebih dari Rp 3 juta.
DS adalah seorang penulis, dosen dan peneliti politik luar negeri yang beberapa bukunya telah menjadi bestseller di Indonesia. Tulisan-tulisan beliau bisa dilihat di blog pribadinya yang bisa di-link pada daftar "Referensi" blog ini. Terima kasih tidak terhingga saya ucapkan kepadanya, dan juga kepada seluruh donatur yang telah menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu blog ini. Mudah-mudahan hal itu menjadi keberkahan bagi kita semua. Amin.
Thursday, 3 January 2013
HARAPAN BARU UNTUK SYRIA
Masyarakat dunia yang peduli dengan penderitaan rakyat Syria kini menunggu dengan harap-harap cemas berlangsungnya pertemuan negara adidaya Amerika dengan Rusia yang akan dilangsungkan di Geneva, Swiss pertengahan bulan depan. Pertemuan tersebut diharapkan akan bisa mengakhiri konflik bersenjata di Syria yang telah menelan sekitar 60.000 jiwa sejak bulan Maret 2011.
Namun terlepas dari hasil pertemuan tersebut yang sudah pasti adalah gerakan zionisme global gagal mewujudkan ambisinya menumbangkan regim Bashar al Assad untuk digantikan dengan regim baru yang bersahabat dengan Amerika dan Israel. Padahal sampai detik terakhir saat ini media-media terafiliasi zionisme internasional masih saja berteriak-teriak "regim Bashar al Assad tidak lama lagi pasti tumbang". (Sejak berbulan-bulan lalu hingga Rabu malam lalu (2/1) para narasumber favorit acara "Kabar Timur Tengah" TVOne terus saja berkata: "Inilah tanda-tanda nyata bahwa kekuasaan Bashar al Assad telah di ujung tanduk.")
Padahal fakta yang sebenarnya jauh dari perkiraan mereka. Dalam pembicaraan terakhir antara Bashar al Assad dengan utusan PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi bulan lalu Assad dengan tegas mengesampingkan tuntutan zionis internasional untuk mengundurkan diri dari jabatan presiden, meski ia setuju untuk dibentuknya pemerintahan sementara hingga dilangsungkannya pemilu eksekutif-legislatif. Assad juga menolak dilakukannya restrukturisasi terhadap militer dan inteligen Syria yang selama ini menjadi tulang punggung kekuasaannya.
Namun terlepas dari hasil pertemuan tersebut yang sudah pasti adalah gerakan zionisme global gagal mewujudkan ambisinya menumbangkan regim Bashar al Assad untuk digantikan dengan regim baru yang bersahabat dengan Amerika dan Israel. Padahal sampai detik terakhir saat ini media-media terafiliasi zionisme internasional masih saja berteriak-teriak "regim Bashar al Assad tidak lama lagi pasti tumbang". (Sejak berbulan-bulan lalu hingga Rabu malam lalu (2/1) para narasumber favorit acara "Kabar Timur Tengah" TVOne terus saja berkata: "Inilah tanda-tanda nyata bahwa kekuasaan Bashar al Assad telah di ujung tanduk.")
Padahal fakta yang sebenarnya jauh dari perkiraan mereka. Dalam pembicaraan terakhir antara Bashar al Assad dengan utusan PBB-Liga Arab Lakhdar Brahimi bulan lalu Assad dengan tegas mengesampingkan tuntutan zionis internasional untuk mengundurkan diri dari jabatan presiden, meski ia setuju untuk dibentuknya pemerintahan sementara hingga dilangsungkannya pemilu eksekutif-legislatif. Assad juga menolak dilakukannya restrukturisasi terhadap militer dan inteligen Syria yang selama ini menjadi tulang punggung kekuasaannya.
JIKA SAJA SEMUA NEGARA SEPERTI ISLANDIA
Sekitar pertengahan tahun lalu saya terlibat perbincangan dengan seorang teman yang bekerja sebagai dosen universitas negeri terbesar di Kota Medan. Setelah ngobrol "sana-sini" akhirnya pembicaraan menyinggung ke masalah ekonomi nasional. Teman saya tersebut mengeluhkan kecilnya anggaran pemerintah yang diberikan kepada institusinya mengajar.
"Padahal uang pemerintah banyak ya, Pak?" pancing saya. "Iya, Buktinya yang dikorupsi saja ratusan miliar," jawabnya.
Maka saya mengajaknya untuk memahami persoalan yang dihadapi negeri ini sehingga banyaknya uang yang diterima pemerintah (tahun ini sekitar Rp 1.500 triliun) setiap tahun tidak pernah bisa membuat negeri ini makmur. Jika saja pemerintah mau menerapkan prinsip efisiensi, efektifitas dan produktifitas anggaran, maka Indonesia akan tumbuh menjadi negara yang makmur dan teman saya tidak mengeluhkan anggaran pendidikan yang kurang.
Dengan kebijakan yang memperhatikan tiga prinsip tersebut, APBN akan dicurahkan untuk proyek-proyek yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian seperti pembangunan infrastruktur dan pendidikan dengan mengesampingkan pengeluaran yang bersifat konsumtif seperti perjalanan dinas, rehab gedung-gedung pemerintah dan pembelian pesawat kepresidenan, apalagi jamuan kenegaraan dan pembelian baju dinas pejabat. Terlebih-lebih lagi dengan APBN yang efisien, pemerintah tidak akan pernah mem-bailout bank-bank yang kolaps karena sengaja dirampok pemilik dan pengelolanya seperti BLBI dan Bank Century.
Dengan APBN yang efisien, maka pemeritah bisa menghindari hutang yang jika dibiarkan menumpuk dalam jangka akan menghancurkan perekonomian seperti terjadi di Amerika.
"Padahal uang pemerintah banyak ya, Pak?" pancing saya. "Iya, Buktinya yang dikorupsi saja ratusan miliar," jawabnya.
Maka saya mengajaknya untuk memahami persoalan yang dihadapi negeri ini sehingga banyaknya uang yang diterima pemerintah (tahun ini sekitar Rp 1.500 triliun) setiap tahun tidak pernah bisa membuat negeri ini makmur. Jika saja pemerintah mau menerapkan prinsip efisiensi, efektifitas dan produktifitas anggaran, maka Indonesia akan tumbuh menjadi negara yang makmur dan teman saya tidak mengeluhkan anggaran pendidikan yang kurang.
Dengan kebijakan yang memperhatikan tiga prinsip tersebut, APBN akan dicurahkan untuk proyek-proyek yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian seperti pembangunan infrastruktur dan pendidikan dengan mengesampingkan pengeluaran yang bersifat konsumtif seperti perjalanan dinas, rehab gedung-gedung pemerintah dan pembelian pesawat kepresidenan, apalagi jamuan kenegaraan dan pembelian baju dinas pejabat. Terlebih-lebih lagi dengan APBN yang efisien, pemerintah tidak akan pernah mem-bailout bank-bank yang kolaps karena sengaja dirampok pemilik dan pengelolanya seperti BLBI dan Bank Century.
Dengan APBN yang efisien, maka pemeritah bisa menghindari hutang yang jika dibiarkan menumpuk dalam jangka akan menghancurkan perekonomian seperti terjadi di Amerika.
KONSPIRASI DI BALIK NATAL
Pernahkan Anda memperhatikan beberapa hal aneh terkait peringatan hari Natal tgl 25 Desember berikut ini? Yaitu munculnya istilah-istilah asing yang sama sekali tidak memiliki makna apapun tentang Natal seperti "Season Greetings" atau "Happy Hollidays".
Kedua kalimat tersebut memiliki makna yang sama, yaitu "hari-hari besar yang terjadi setiap tahun pada bulan Desember". Tapi, hari-hari besar apakah itu, dan mengapa harus diperingati juga?
Hari-hari besar itu adalah "Chanukah", yaitu hari raya kaum yahudi yang berlangsung selama seminggu pada awal bulan Desember.
"Chanukah" diperingati untuk menghormati pemberontakan Maccabea yang terjadi pada abad pertama sebelum masehi. Pemberontakan ini dilakukan oleh orang-orang yahudi terhadap penguasa Yunani (keturunan Alexander Agung) di wilayah Palestina sekarang dan kota-kota besar sekitar Laut Mediterania. Nama Maccabea sendiri berasal dari nama pemimpin utama pemberontakan.
Pemberontakan tersebut berhasil membebaskan kaum yahudi dari kekuasaan Yunani. Namun pemberontakan juga menimbulkan perpecahan tajam di antara orang-orang yang ta'at dengan ajaran agama dengan para pendukung Maccabea yang tidak terlalu peduli dengan masalah agama (nasionalis sekuler). Kaum agamawan terutama sekali menentang keras Maccabea yang tetap berperang meski pada hari Sabath, dan karenanya mereka kemudian menarik diri dari masyarakat dan membentuk masyarakat sendiri di wilayah pegunungan. Mereka inilah yang menurut Al Qur'an disebut sebagai kaum Nashara atau Nasrani. Dari kaum inilah lahir nabi-nabi kaum yahudi seperti Zacharia, Yahya (John the Baptist) dan Isa (Jesus). Dari kaum ini pula kemudian ditemukan peninggalan penting berupa gulungan-gulungan kitab Perjanjian Baru kuno yang dikenal dengan sebutan "Gulungan-gulungan Laut Mati" atau "Death Sea Scrolls".
Namun selain menimbulkan perpecahan, pemberontakan Maccabea juga menorehkan "tinta hitam" dalam sejarah kaum yahudi. Kekejaman-kekejaman yang dilakukan orang-orang yahudi yang menang perang sungguh membuat umat manusia tercengang. Mereka membantai orang-orang Yunani dan Romawi dengan kekejaman yang luar biasa yang tidak terbayangkan oleh manusia modern. Cerita tentang orang-orang yang menguliti mayat manusia dan kemudian menggunakannya sebagai pakaian atau keperluan lain, atau usus manusia yang dikeringkan dan kemudian dijadikan ikat pinggang, hampir dipastikan berasal dari peristiwa ini.
Kedua kalimat tersebut memiliki makna yang sama, yaitu "hari-hari besar yang terjadi setiap tahun pada bulan Desember". Tapi, hari-hari besar apakah itu, dan mengapa harus diperingati juga?
Hari-hari besar itu adalah "Chanukah", yaitu hari raya kaum yahudi yang berlangsung selama seminggu pada awal bulan Desember.
"Chanukah" diperingati untuk menghormati pemberontakan Maccabea yang terjadi pada abad pertama sebelum masehi. Pemberontakan ini dilakukan oleh orang-orang yahudi terhadap penguasa Yunani (keturunan Alexander Agung) di wilayah Palestina sekarang dan kota-kota besar sekitar Laut Mediterania. Nama Maccabea sendiri berasal dari nama pemimpin utama pemberontakan.
Pemberontakan tersebut berhasil membebaskan kaum yahudi dari kekuasaan Yunani. Namun pemberontakan juga menimbulkan perpecahan tajam di antara orang-orang yang ta'at dengan ajaran agama dengan para pendukung Maccabea yang tidak terlalu peduli dengan masalah agama (nasionalis sekuler). Kaum agamawan terutama sekali menentang keras Maccabea yang tetap berperang meski pada hari Sabath, dan karenanya mereka kemudian menarik diri dari masyarakat dan membentuk masyarakat sendiri di wilayah pegunungan. Mereka inilah yang menurut Al Qur'an disebut sebagai kaum Nashara atau Nasrani. Dari kaum inilah lahir nabi-nabi kaum yahudi seperti Zacharia, Yahya (John the Baptist) dan Isa (Jesus). Dari kaum ini pula kemudian ditemukan peninggalan penting berupa gulungan-gulungan kitab Perjanjian Baru kuno yang dikenal dengan sebutan "Gulungan-gulungan Laut Mati" atau "Death Sea Scrolls".
Namun selain menimbulkan perpecahan, pemberontakan Maccabea juga menorehkan "tinta hitam" dalam sejarah kaum yahudi. Kekejaman-kekejaman yang dilakukan orang-orang yahudi yang menang perang sungguh membuat umat manusia tercengang. Mereka membantai orang-orang Yunani dan Romawi dengan kekejaman yang luar biasa yang tidak terbayangkan oleh manusia modern. Cerita tentang orang-orang yang menguliti mayat manusia dan kemudian menggunakannya sebagai pakaian atau keperluan lain, atau usus manusia yang dikeringkan dan kemudian dijadikan ikat pinggang, hampir dipastikan berasal dari peristiwa ini.
Wednesday, 2 January 2013
SELAMAT TAHUN BARU 2013
Tahukah Anda bahwa penanggalan masehi yang dipakai sebagian besar umat manusia di dunia termasuk Indonesia, sebenarnya adalah penanggalan yahudi dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan kelahiran Isa al Masih (Yesus)? Kedengarannya sangat konyol bukan? Tapi terkadang yang konyol dan bertentangan dengan keyakinan sebagian besar orang itulah yang benar? Masih ingat simbol bulan bintang yang sebenarnya adalah simbol paganisme dan tidak ada kaitannya dengan Islam?
Sejak jamannya Nabi Daud (David) umat yahudi menetapkan tahun penanggalan berdasarkan ramalan lahirnya seorang nabi akhir jaman (masiah atau al Masih). Sejak itu tahun umat yahudi berjalan mundur menuju tahun yang diramalkan bakal lahir seorang masiah. Namun ternyata pada tahun yang diramalkan, tidak ada satu pun masiah yang lahir. Nabi Isa sendiri lahir 9 tahun sebelum tahun diramalkannya lahir seorang nabi (tahun ke-9 sebelum masehi). Mungkin itulah salah satu faktor mengapa nabi Isa ditolak oleh umat yahudi.
Tidak terasa blog ini sudah berumur 4,5 tahun. Usia yang termasuk tidak muda lagi untuk sebuah blog pribadi. Dan dalam usia itu blog ini tetap eksis membuat saya pribadi merasa cukup bangga mengingat kebanyakan blog-blog "pencerahan" di tanah air hanya bisa eksis satu atau dua tahun saja.
Dalam hal ini saya bahkan merasa sangat bangga karena ternyata dari waktu ke waktu blog ini semakin banyak dikunjungi tamu. Tercatat dalam satu bulan terakhir jumlah hits yang mampir di blog ini mencapai angka 86.000 lebih atau sekitar 2.800 hit per-hari. Sekitar 2 minggu yang lalu jumlah hits per-bulan blog ini bahkan telah menembus angka 100.000 atau lebih dari 3.300 hit per-hari. Padahal saya masih ingat betul bahwa pada tahun pertama blog ini hanya mendapat hit kurang dari angka 30.000 atau hanya sekitar 82 hit per-hari.
Sejak jamannya Nabi Daud (David) umat yahudi menetapkan tahun penanggalan berdasarkan ramalan lahirnya seorang nabi akhir jaman (masiah atau al Masih). Sejak itu tahun umat yahudi berjalan mundur menuju tahun yang diramalkan bakal lahir seorang masiah. Namun ternyata pada tahun yang diramalkan, tidak ada satu pun masiah yang lahir. Nabi Isa sendiri lahir 9 tahun sebelum tahun diramalkannya lahir seorang nabi (tahun ke-9 sebelum masehi). Mungkin itulah salah satu faktor mengapa nabi Isa ditolak oleh umat yahudi.
Tidak terasa blog ini sudah berumur 4,5 tahun. Usia yang termasuk tidak muda lagi untuk sebuah blog pribadi. Dan dalam usia itu blog ini tetap eksis membuat saya pribadi merasa cukup bangga mengingat kebanyakan blog-blog "pencerahan" di tanah air hanya bisa eksis satu atau dua tahun saja.
Dalam hal ini saya bahkan merasa sangat bangga karena ternyata dari waktu ke waktu blog ini semakin banyak dikunjungi tamu. Tercatat dalam satu bulan terakhir jumlah hits yang mampir di blog ini mencapai angka 86.000 lebih atau sekitar 2.800 hit per-hari. Sekitar 2 minggu yang lalu jumlah hits per-bulan blog ini bahkan telah menembus angka 100.000 atau lebih dari 3.300 hit per-hari. Padahal saya masih ingat betul bahwa pada tahun pertama blog ini hanya mendapat hit kurang dari angka 30.000 atau hanya sekitar 82 hit per-hari.
IRAN TUNJUKKAN KEMAMPUAN TUTUP SELAT HORMUZ
Iran baru saja menggelar latihan perang laut selama 5 hari (28 November 2012 - 1 Januari 2013) yang diberi kode "Velayat-91". Latihan ini berhasil menunjukkan kemampuan Iran mewujudkan ancamannya untuk menutup Selat Hormuz jika diserang dengan keberhasilan meluncurkan beberapa rudal anti-kapal berkemampuan tinggi.
Jubir latihan Rear Admiral Amir Rastegari kepada Press TV hari Selasa (1/1) mengatakan dalam latihan tersebut AL Iran berhasil membuktikan kehandalan 2 rudal anti-kapal modern Iran, "Qader" dan "Nour" dengan keberhasilannya mengenai sasaran dengan tepat.
"Rudal "Qader" telah dirancang dan diproduksi oleh industri senjata dalam negeri. Rudal "Nour" telah melalui semua uji coba dan versi terbarunya telah mengalami kemajuan yang sangat berarti," kata Rastegari.
Baik "Qader" maupun "Nour" adalah rudal anti-kapal, namun "Nour" memiliki daya tembak lebih jauh dan bisa digunakan untuk sasaran darat. Sehari sebelumnya Iran juga berhasil meluncurkan rudal anti pesawat "Ra'd" serta rudal jelajah jarak pendek "Nasr". "Qader" yang memiliki jarak tembak sejauh 200 km merupakan senjata anti-kapal Iran selain rudal balistik "Khalij Fars" yang berhasil diujicoba dalam latihan sebelumnya. Rudal ini mulai diproduksi tahun 2011 dan telah dipasang di sepanjang pantai Iran. Iran mengklaim rudal ini mampu menenggelamkan kapal-kapal besar.
Jubir latihan Rear Admiral Amir Rastegari kepada Press TV hari Selasa (1/1) mengatakan dalam latihan tersebut AL Iran berhasil membuktikan kehandalan 2 rudal anti-kapal modern Iran, "Qader" dan "Nour" dengan keberhasilannya mengenai sasaran dengan tepat.
"Rudal "Qader" telah dirancang dan diproduksi oleh industri senjata dalam negeri. Rudal "Nour" telah melalui semua uji coba dan versi terbarunya telah mengalami kemajuan yang sangat berarti," kata Rastegari.
Baik "Qader" maupun "Nour" adalah rudal anti-kapal, namun "Nour" memiliki daya tembak lebih jauh dan bisa digunakan untuk sasaran darat. Sehari sebelumnya Iran juga berhasil meluncurkan rudal anti pesawat "Ra'd" serta rudal jelajah jarak pendek "Nasr". "Qader" yang memiliki jarak tembak sejauh 200 km merupakan senjata anti-kapal Iran selain rudal balistik "Khalij Fars" yang berhasil diujicoba dalam latihan sebelumnya. Rudal ini mulai diproduksi tahun 2011 dan telah dipasang di sepanjang pantai Iran. Iran mengklaim rudal ini mampu menenggelamkan kapal-kapal besar.
Subscribe to:
Posts (Atom)








