Hal ini tidak lepas dari sosok Bill Gates, pendiri dan pemilik perusahaan raksasa komputer Microsoft, yang menjelang merebaknya wabah Covig 19 akhir tahun lalu menggelar acara simulasi penanganan wabah virus corona bersandi Event 201. Juga dengan rencananya memasarkan produk buatannya, vaksin pintar berbentuk chip yang ditanamkan di bawah kulit manusia. Para pengamat independen ramai-ramai menyebut bahwa kelak dengan alasan mencegah wabah virus atau bakteri berdampak luas sebagaimana covig 19, PBB merekomendasikan seluruh negara di dunia untuk melakukan vaksinasi massal dengan vaksin chip buatan Bill Gates kepada semua penduduknya.
Tuesday, 14 April 2020
Robert F. Kennedy Jr. Kecam Bill Gates
Hal ini tidak lepas dari sosok Bill Gates, pendiri dan pemilik perusahaan raksasa komputer Microsoft, yang menjelang merebaknya wabah Covig 19 akhir tahun lalu menggelar acara simulasi penanganan wabah virus corona bersandi Event 201. Juga dengan rencananya memasarkan produk buatannya, vaksin pintar berbentuk chip yang ditanamkan di bawah kulit manusia. Para pengamat independen ramai-ramai menyebut bahwa kelak dengan alasan mencegah wabah virus atau bakteri berdampak luas sebagaimana covig 19, PBB merekomendasikan seluruh negara di dunia untuk melakukan vaksinasi massal dengan vaksin chip buatan Bill Gates kepada semua penduduknya.
Sunday, 12 April 2020
Covig 19 dan Cover Majalah The Economist 2019
Indonesian Free Press -- Majalah The Economist telah meramalkan pandemi Covig 19 sejak awal 2019. Seperti terlihat dalam gambar di atas, dalam edisi awal tahun 2019 itu The Economist menampilkan gambar sampul (cover) dimana pada bagian bawah terdapat gambar trenggiling (Pangolins), mahluk yang menurut banyak ahli dianggap sebagai pembawa virus Covig 19 yang menginfeksi manusia.
Ketika wabah covig 19 merebak ke seluruh dunia, sejumlah media utama dunia menghubungkan mahluk ini dengan virus tersebut. Majalah berpengaruh Amerika, The New York Times (NYT), misalnya, menampilkan laporannya berjudul 'Coronavirus: Revenge of the Pangolins?' pada 5 Maret lalu.
Ketika wabah covig 19 merebak ke seluruh dunia, sejumlah media utama dunia menghubungkan mahluk ini dengan virus tersebut. Majalah berpengaruh Amerika, The New York Times (NYT), misalnya, menampilkan laporannya berjudul 'Coronavirus: Revenge of the Pangolins?' pada 5 Maret lalu.
Friday, 10 April 2020
Kebohongan-kebohongan Seputar Wabah Covig 19
Indonesian Free Press -- Per hari ini situs Worldometers.info menunjukkan bahwa jumlah penderita Covig 19 di seluruh dunia yang masih dirawat mencapai sejuta orang, 95% dalam kondisi sakit ringan/sedang dan hanya 5% dalam kondisi serius/kritis. Jika dianggap separoh dari angka serius tersebut meninggal dan seluruh penderita ringan sembuh (kecenderungannya memang demikian), maka tingkat kematian akibat Covig 19 'hanya' 2,5%.
WHO sendiri masih menggolongkan penyakit ini sebagai penyakit yang tidak membahayakan dan hanya 20% dari penderitanya yang memerlukan perawatan di rumah sakit (80% tidak memerlukan perawatan rumah sakit dan sembuh sendiri). Sementara profil pasien yang meninggal di seluruh dunia menunjukkan hal yang khas, yaitu orang-orang tua dan orang-orang yang berpenyakit bawaan serius.
Pakar nano pathologi (penyakit oleh benda-benda super-kecil) dari Italia Stefano Montanari mengatakan: "Ada sangat banyak virus corona di dunia. Penyakit flu biasa banyak disebabkan oleh virus ini. Mereka adalah virus yang dengan kemampuannya sendiri tidak cukup mematikan dan lebih banyak yang sama sekali tidak menimbulkan penyakit (innocuous). Namun virus ini bisa menimbulkan penyakit serius bagi orang-orang tua, khususnya orang tua yang menjalani perawatan penyakit pulmonary, atau yang memiliki penyakit pathologis lainnya. Orang-orang sehat sama sekali tidak terpengaruh oleh penyakit ini."
WHO sendiri masih menggolongkan penyakit ini sebagai penyakit yang tidak membahayakan dan hanya 20% dari penderitanya yang memerlukan perawatan di rumah sakit (80% tidak memerlukan perawatan rumah sakit dan sembuh sendiri). Sementara profil pasien yang meninggal di seluruh dunia menunjukkan hal yang khas, yaitu orang-orang tua dan orang-orang yang berpenyakit bawaan serius.
Pakar nano pathologi (penyakit oleh benda-benda super-kecil) dari Italia Stefano Montanari mengatakan: "Ada sangat banyak virus corona di dunia. Penyakit flu biasa banyak disebabkan oleh virus ini. Mereka adalah virus yang dengan kemampuannya sendiri tidak cukup mematikan dan lebih banyak yang sama sekali tidak menimbulkan penyakit (innocuous). Namun virus ini bisa menimbulkan penyakit serius bagi orang-orang tua, khususnya orang tua yang menjalani perawatan penyakit pulmonary, atau yang memiliki penyakit pathologis lainnya. Orang-orang sehat sama sekali tidak terpengaruh oleh penyakit ini."
Sunday, 5 April 2020
Colonial Pandemonium
“Perlengkapan tes Mickey Mouse yang dikirimkan ke rumahsakit-rumahsakit, paling baik akan memberitahukan bahwa Anda memiliki sejumlah DNA virus di tubuh Anda, yang memang dimiliki oleh sebagian besar manusia pada setiap saat. Ini mungkin akan memberitahukan 'sequence' virus yang berkaitan dengan satu keluarga virus tertentu, katakanlah keluarga besar virus coronavirus. Itu saja. Pendapat bahwa peralatan ini bisa mengisolir satu jenis virus tertentu secara spesifik seperti COVID-19 adalah omong kosong. Lebih jauh, alat ini tidak bisa memberitahukan berapa banyak virus terdapat di dalam tubuh. Semua orang memiliki sejumlah virus menari-nari di dalam tubuh setiap saat dan kebanyakan tidak menimbulkan dampak apapun karena jumlahnya terlalu sedikit.
Dan coronavirus adalah virus yang sangat umum. Sebagian besar manusia di dunia memiliki DNA coronavirus di dalam tubuhnya dalam jumlah kecil, bahkan jika ia dalam kondisi fit, atau dalam kondisi sakit karena sebab lain”.
"Colonial Pandemonium" by Ian Fantom, The Truthseeker, 4 April 2020
Dan coronavirus adalah virus yang sangat umum. Sebagian besar manusia di dunia memiliki DNA coronavirus di dalam tubuhnya dalam jumlah kecil, bahkan jika ia dalam kondisi fit, atau dalam kondisi sakit karena sebab lain”.
"Colonial Pandemonium" by Ian Fantom, The Truthseeker, 4 April 2020
Covig 19 dan Tato Kematian Bill Gates
Oleh John Kaminski, johnkaminski.org, 2 April 2020
Indonesian Free Press -- Ini bukan permainan ganda, bukan permainan tiga kali, tetapi permainan empat kali lipat.
Pertama, pemerintah menciptakan penyakit di laboratorium, yang kemudian harus ditutup karena praktik yang tidak diketahui telah menciptakan kebocoran zat mematikan. Dua, mereka kemudian mengirimnya ke Cina selama kompetisi olahraga militer dunia di Wuhan. Tiga, mereka menciptakan pandemi melalui histeria media meskipun tingkat kematiannya tidak lebih dari flu biasa. Dan empat, kudeta, mereka menciptakan korban jiwa yang sangat besar dengan memberikan vaksin racun, yang tanpanya orang akan dicegah mengakses uang mereka sendiri.
Permainan empat kali lipat untuk mengendalikan total pikiran semua orang dan akhir permanen bagi individualitas, cita-cita tertinggi spesies manusia. Segera dikenal sebagai Bill Gates Death Tattoo.
Sementara memasang 5G di semua sekolah di Amerika, menjamin korban penyakit dan kematian astronomis serta jumlah pengurangan populasi yang diinginkan dicari oleh orang kaya kotor terhadap massa yang tidak dicuci. Jika Anda pikir ini gila, saya sarankan Anda memeriksa apa yang terjadi sekarang di sekolah menengah setempat Anda, karena polisi mencegah Anda bertanya tentang semua truk putih yang mengutak-atik antena yang berdekatan dengan sekolah.
Indonesian Free Press -- Ini bukan permainan ganda, bukan permainan tiga kali, tetapi permainan empat kali lipat.
Pertama, pemerintah menciptakan penyakit di laboratorium, yang kemudian harus ditutup karena praktik yang tidak diketahui telah menciptakan kebocoran zat mematikan. Dua, mereka kemudian mengirimnya ke Cina selama kompetisi olahraga militer dunia di Wuhan. Tiga, mereka menciptakan pandemi melalui histeria media meskipun tingkat kematiannya tidak lebih dari flu biasa. Dan empat, kudeta, mereka menciptakan korban jiwa yang sangat besar dengan memberikan vaksin racun, yang tanpanya orang akan dicegah mengakses uang mereka sendiri.
Permainan empat kali lipat untuk mengendalikan total pikiran semua orang dan akhir permanen bagi individualitas, cita-cita tertinggi spesies manusia. Segera dikenal sebagai Bill Gates Death Tattoo.
Sementara memasang 5G di semua sekolah di Amerika, menjamin korban penyakit dan kematian astronomis serta jumlah pengurangan populasi yang diinginkan dicari oleh orang kaya kotor terhadap massa yang tidak dicuci. Jika Anda pikir ini gila, saya sarankan Anda memeriksa apa yang terjadi sekarang di sekolah menengah setempat Anda, karena polisi mencegah Anda bertanya tentang semua truk putih yang mengutak-atik antena yang berdekatan dengan sekolah.
Genderang Perang Makin Keras, Panglima Al Quds Iran Kunjungi Irak
*Skenario Serangan Pendudukan AS di Irak
Indonesian Free Press -- Irak kini bergerak memasuki situasi yang tidak mungkin lagi berbelok arah, yaitu perang besar-besaran, setelah Amerika membunuh komandan perang Iran Jendral Soleimani dan Komandan kelompok pejuang Irak PMU tanggal 5 Januari lalu. Iran mungkin sudah cukup merasa puas setelah serangan rudalnya ke dua pangkalan militer AS di Irak, sebagai balasan atas pembunuhan Jendral Soleimani, tidak mendapat balasan dari AS. Namun tidak dengan PMU yang belum bisa melakukan balasan setimpal setelah sejumlah besar pejuangnya tewas oleh serangan-serangan AS.
Sementara itu bagi Amerika sendiri, mereka tidak akan pernah bisa tidur nyenyak melihat keberhasilan Iran membangun jalur logistik dan telekomunikasi yang vital antara Iran hingga ke Suriah. Jalur logistik ini dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan Israel karena melalui jalur ini Iran dengan leluasa mengirimkan bantuan kepada sekutu-sekutunya di Irak, Suriah dan terutama Hizbollah di Lebanon yang berbatasan langsung dengan Israel.
Indonesian Free Press -- Irak kini bergerak memasuki situasi yang tidak mungkin lagi berbelok arah, yaitu perang besar-besaran, setelah Amerika membunuh komandan perang Iran Jendral Soleimani dan Komandan kelompok pejuang Irak PMU tanggal 5 Januari lalu. Iran mungkin sudah cukup merasa puas setelah serangan rudalnya ke dua pangkalan militer AS di Irak, sebagai balasan atas pembunuhan Jendral Soleimani, tidak mendapat balasan dari AS. Namun tidak dengan PMU yang belum bisa melakukan balasan setimpal setelah sejumlah besar pejuangnya tewas oleh serangan-serangan AS.
Sementara itu bagi Amerika sendiri, mereka tidak akan pernah bisa tidur nyenyak melihat keberhasilan Iran membangun jalur logistik dan telekomunikasi yang vital antara Iran hingga ke Suriah. Jalur logistik ini dianggap sebagai ancaman serius bagi keamanan Israel karena melalui jalur ini Iran dengan leluasa mengirimkan bantuan kepada sekutu-sekutunya di Irak, Suriah dan terutama Hizbollah di Lebanon yang berbatasan langsung dengan Israel.
Tuesday, 31 March 2020
Saat Big Pharma, Pejabat dan Media Massa Sibuk Beritakan Pencarian Vaksin Dokter-Dokter Cina Sembuhkan Pasien Coronavirus dengan Vitamin C
Indonesian Free Press -- Kalangan mapan (pemerintah, media massa dan kapitalis/industri besar) kembali menunjukkan watak culasnya dalam masalah wabah global coronavirus. Saat ini mereka sibuk mencari vaksin coronavirus dengan menggunakan dana publik demi keuntungan miliaran dollar bagi industri farmasi (Big Pharma) dengan mengabaikan obat murah yang telah terbukti handal menangani coronavirus, yaitu vitamin C.
Seperti ditulis Dr. Leon Tressell di situs SouthFront, 27 Maret, Andrew W. Saul, Pemimpin Redaksi jurnal medis Orthomolecular Medicine News Service merangkum dengan baik tentang ini semua:
“Ortodoksi medis secara obyektif berfokus pada pencarian vaksin dan / atau obat untuk coronavirus COVID-19. Sementara mereka mencari apa yang akan menjadi pendekatan yang sangat menguntungkan, kami memiliki vitamin C, metode yang sudah ada, terbukti secara klinis untuk mengobati apa yang menyebabkan kematian pasien coronavirus: sindrom pernafasan akut yang parah atau pneumonia.”
Seperti ditulis Dr. Leon Tressell di situs SouthFront, 27 Maret, Andrew W. Saul, Pemimpin Redaksi jurnal medis Orthomolecular Medicine News Service merangkum dengan baik tentang ini semua:
“Ortodoksi medis secara obyektif berfokus pada pencarian vaksin dan / atau obat untuk coronavirus COVID-19. Sementara mereka mencari apa yang akan menjadi pendekatan yang sangat menguntungkan, kami memiliki vitamin C, metode yang sudah ada, terbukti secara klinis untuk mengobati apa yang menyebabkan kematian pasien coronavirus: sindrom pernafasan akut yang parah atau pneumonia.”
Sunday, 29 March 2020
AS Perkuat Pertahanan di Sekitar Kedubes di Baghdad di Tengah Ancaman Perang dgn PMU
* PMU Gelar Latihan Perang
Indonesian Free Press -- Amerika meningkatkan pertahanan di sekitar kompleks Kedubesnya di Babhdad, Irak, di tengah ancaman perang melawan milisi PMU dukungan Iran.
Seperti dilaporkan Press TV hari ini (29 Maret), seorang anggota parlemen senior Irak mengatakan bahwa Amerika telah meningkatkan pertahanannya di Baghdad bersamaan dengan persiapan Amerika untuk menyerang kekompok Popular Mobilization
Units (PMU), atau lebih dikenal dengan nama Hashd al-Sha’abi. Serangan dilakukan sebagai respons atas serangan-serangan roket yang diduga dilakukan kelompok ini atas pangkalan-pangkalan Amerika termasuk kompleks Kedubes AS beberapa minggu terakhir, terutama setelah pembunuhan oleh Amerika terhadap panglima pasukan khusus Iran Jendral Soleimani dan seorang komandan senior PMU.Abu Mahdi al-Muhandis, awal Januari lalu.
Indonesian Free Press -- Amerika meningkatkan pertahanan di sekitar kompleks Kedubesnya di Babhdad, Irak, di tengah ancaman perang melawan milisi PMU dukungan Iran.
Seperti dilaporkan Press TV hari ini (29 Maret), seorang anggota parlemen senior Irak mengatakan bahwa Amerika telah meningkatkan pertahanannya di Baghdad bersamaan dengan persiapan Amerika untuk menyerang kekompok Popular Mobilization
Units (PMU), atau lebih dikenal dengan nama Hashd al-Sha’abi. Serangan dilakukan sebagai respons atas serangan-serangan roket yang diduga dilakukan kelompok ini atas pangkalan-pangkalan Amerika termasuk kompleks Kedubes AS beberapa minggu terakhir, terutama setelah pembunuhan oleh Amerika terhadap panglima pasukan khusus Iran Jendral Soleimani dan seorang komandan senior PMU.Abu Mahdi al-Muhandis, awal Januari lalu.
Wednesday, 25 March 2020
VT Bongkar Identitas Penyebar Pertama Covid 19 dari Amerika
Indonesian Free Press -- Veterans Today (VT) mengungkap identitas tentara Amerika peserta olimpiade militer di Wuhan, Cina, Oktober tahun lalu yang diduga sebagai penyebar awal wabah Covid19. Ia adalah seorang atlit balap sepeda wanita yang juga seorang tentara yang sering terlibat dalam opeasi inteligen.
"Media China Global Times hari ini merilis nama Staff Sgt Maatje Benassi, seorang pembalap sepeda profesional (wanita keturunan Belanda) yang bepartisipasi dalam olimpiade militer di Wuhan dan telah dinyatakan positif COVID 19. Ia juga disebut-sebut sebagai 'pengemudi diplomat bersenjata' dengan sejarah berhubungan dengan operasi-operasi militer yang melibatkan figur-figur dalam RussiaGate," tulis VT.
Benassi adalah pengemudi bagi Jendral James Jones, ShadowNet, (George Webb) dan bekerja untuk inteligen militer AS. ShadowNet dan Psy-Group besama dengan Cambridge Analytica adalah bagian dari penyidikan yang dilakukan Mueller (Direktur FBI) yang mencari informasi tentang hubungan mereka dengan Paul Manafort (sudah dipenjara) dan Donald Trump Jr. (belum dipenjara), dalam skandal hubungan Donald Trump dengan Rusia.
"Media China Global Times hari ini merilis nama Staff Sgt Maatje Benassi, seorang pembalap sepeda profesional (wanita keturunan Belanda) yang bepartisipasi dalam olimpiade militer di Wuhan dan telah dinyatakan positif COVID 19. Ia juga disebut-sebut sebagai 'pengemudi diplomat bersenjata' dengan sejarah berhubungan dengan operasi-operasi militer yang melibatkan figur-figur dalam RussiaGate," tulis VT.
Benassi adalah pengemudi bagi Jendral James Jones, ShadowNet, (George Webb) dan bekerja untuk inteligen militer AS. ShadowNet dan Psy-Group besama dengan Cambridge Analytica adalah bagian dari penyidikan yang dilakukan Mueller (Direktur FBI) yang mencari informasi tentang hubungan mereka dengan Paul Manafort (sudah dipenjara) dan Donald Trump Jr. (belum dipenjara), dalam skandal hubungan Donald Trump dengan Rusia.
Tuesday, 24 March 2020
VT: COVID 19 Dibuat Amerika Sejak 2006
*Cina juga terlibat
Indonesian Free Press -- Sebuah dokumen resmi menunjukkan bahwa virus Covid 19 diteliti oleh Amerika sejak tahun 2006 dan berhasil menjadi senjata biologi pada tahun 2015 setelah diujicoba oleh University of North Carolina, Harvard dan laboratorium milik Food and Drug Administration di Arkansas. Demikian seperti dilaporkan Veterans Today (VT) hari ini (24 Maret).
Dokumen yang dimaksud VT adalah sebuah penelitian berjudul "A SARS-like cluster of circulating bat coronaviruses shows potential for human emergence" yang dilakukan oleh University of North Carolina dan didanai oleh USAID/CIA. Salah satu hal yang menarik dalam penelitian itu adalah bahwa Cina juga terlibat dalam pengembangan senjata biologi Covid 19.
"Key Laboratory of Special Pathogens and Biosafety, Wuhan Institute of Virology, Chinese Academy of Sciences, Wuhan, China telah menyediakan virus kelelawar Wuhan yang kemudian digunakan dalam penelitian di Amerika," tulis VT.
Indonesian Free Press -- Sebuah dokumen resmi menunjukkan bahwa virus Covid 19 diteliti oleh Amerika sejak tahun 2006 dan berhasil menjadi senjata biologi pada tahun 2015 setelah diujicoba oleh University of North Carolina, Harvard dan laboratorium milik Food and Drug Administration di Arkansas. Demikian seperti dilaporkan Veterans Today (VT) hari ini (24 Maret).
Dokumen yang dimaksud VT adalah sebuah penelitian berjudul "A SARS-like cluster of circulating bat coronaviruses shows potential for human emergence" yang dilakukan oleh University of North Carolina dan didanai oleh USAID/CIA. Salah satu hal yang menarik dalam penelitian itu adalah bahwa Cina juga terlibat dalam pengembangan senjata biologi Covid 19.
"Key Laboratory of Special Pathogens and Biosafety, Wuhan Institute of Virology, Chinese Academy of Sciences, Wuhan, China telah menyediakan virus kelelawar Wuhan yang kemudian digunakan dalam penelitian di Amerika," tulis VT.
Subscribe to:
Posts (Atom)









