Monday, 12 December 2016

ISIS Rebut Palmyra

Indonesian Free Press -- Secara mengejutkan dan berbeda dengan laporan terakhir South Front, ISIS akhirnya berhasil merebut kota Palmyra. Veterans Today menyebut keterlibatan Turki dalam offensif ISIS tersebut.

Adalah menarik untuk menanti reaksi Rusia mengingat Palmyra telah diproklamirkan Rusia sebagai simbol keberadaan Rusia dalam konflik di Suriah.


Mudah-mudahan analisis selengkapnya tentang kejatuhan Palmyra akan dipaparkan segera di IFP.(ca)

2 comments:

Kasamago said...

Sprtinya ad yg membantu ISIS secra Profesional..

Danial Rusdi said...

Palmyra gampang direbut dan susah mempertahankannya tapi takmasalah Aleppo lebih penting mundur lebih baik dari pada kalh jumlah hal itu tak akan berlangsung lama pasti di rebut kembali dalam hitungan hari atau Minggu perkuat dulu alepo dan kepung Palmyra tak terlalu sulit yg jelas Suriah dan Rusia tak mau jatuh korban yg banyak mundur dan mulai mereposisi ulang serang kembali