Saturday, 31 December 2016

MAN OF THE YEAR 2016 VERSI MUSTI DAN KOMTAK

Indonesian Free Press -- Sebelum saya mengupload foto ini, saya sempat memikirkan apa yang akan saya tulis, judulnya apa, juga membayangkan reaksi orang orang yang akan membacanya dan seperti biasanya mental sudah saya persiapkan untuk yang pro dan kontra ?

Saya diundang oleh KOMTAK (Komunitas Tionghoa Anti Korupsi) dan MUSTI (Muslim Tionghoa Indonesia) untuk menghadiri acara pemberian award kepada Habib Rizieq di pesantren Agrocultural di Mega Mendung.

Kesempatan ini tidak saya sia-siakan, walaupun harus menghadapi macet menuju lokasi akhirnya saya bisa bertatap muka langsung dengan Habib Rizieq, orang yang saat ini sedang banyak dibicarakan di seantero negeri ini. Pertemuan kemarin adalah baru yang pertama kali saya melihat Habib Rizieq tetapi sejak beliau melakukan AKSI BELA ISLAM akhirnya saya sering membuka youtube untuk berusaha mengenal, mencari tahu siapakah dia dan memahami apa yang menjadi landasan cara berpikir ataupun gerakan yang dilakukan bersama dengan FPI yang dipimpinnya.

Sebelumnya saya hanya mengetahui bahwa FPI identik dengan kekerasan, Habib Rizieq adalah seorang yang fanatik, munafik dan berbagai label yang diberikan oleh mereka yang tidak menyukainya bahkan membencinya. Saat mendengar ceramah-ceramahnya, saya pun masih belum bisa mengambil kesimpulan secara keseluruhan orang seperti apakah sebenarnya beliau ini.

Saat bertemu kemarin secara langsung, bertatap muka, mendengar kata sambutan, akhirnya saya mengambil kesimpulan bahwa Habib Rizieq adalah seorang yang sangat cerdas, gaya bahasanya lugas, jelas, tegas. Beliau adalah seorang orator yang hebat, betul betul pembicara yang bagus karena saya sering sekali melihat orang orang penceramah yang penampilannya buruk sekali. Dengan gaya bicara seperti itu, rasanya memang pantas kalau Habib Rizieq dihormati, didengar, dan memiliki kharisma di depan umatnya dan anggota organisasi yang dipimpinnya. Beliau juga ramah, para santri yang saya temui juga ramah, tidak ada yang berpenampilan angker atau seram, semuanya santun.

Anda yang tidak suka, sampai disini mungkin mencibir, tidak apa apa… saya sudah biasa diperlakukan seperti itu, tetapi saya tidak perduli karena saya menulis bukan untuk menyenangkan siapapun tetapi saya menulis karena hati nurani. Saya tidak bisa ikut-ikutan membenci siapapun kalau hati nurani saya mengatakan tidak.

Apa yang saya dengar dari sambutan Habib Rizieq kemarin adalah tidak benar bahwa FPI adalah ormas fasis dan rasis. FPI akan berada di front terdepan untuk ikut menjaga NKRI dan penegakan hukum. FPI tidak akan toleran terhadap pengalihan ideologi negara selain UUD 45 dan Pancasila. Indonesia boleh saja menjalin hubungan ekonomi dengan China tetapi bukan berarti mengalihkan ideologi komunis ke Indonesia atau mendirikan negara lain di dalam negara kita. Indonesia boleh saja menjalin hubungan dengan Amerika atau negara apapun untuk kesejahteraan rakyat tetapi bukan berarti mengalihkan ideologi liberal dan kapitalis tanpa batas atau juga ideologi bebas kebablasan yang akan merusak generasi muda dengan gaya hidup hedonisme, sex bebas dan narkoba.

Untuk hal ini saya sepakat 100% dengan apa yang disampaikan oleh Habib Rizieq. Mengenai ceramah ceramah lain yang bersifat agama, saya tidak akan mengomentari hal tersebut karena bukan kompetensi saya untuk berkomentar.

Sebagai penutup tulisan ini saya ingin mengajak sahabat sahabat saya umat Kristen:

"Kalau anda menerima pesan yang menjelekkan Islam, hapus saja! Jangan meneruskan pesan itu, jangan berperan serta dalam stereotype, jangan tenggelam dalam ketakutan dan jangan hanyut dengan perasaan. Jangan fokus pada sekelompok ekstrimis yang melakukan kekerasan. Fokuslah pada ratusan juta muslim di dunia yang cinta damai, yang prioritas dan perhatiannya lebih pada keluarga, tidak berbeda dengan kita. Adalah tugas kita untuk berbagi pesan kasih, harapan dan damai. Tapi mari kita lakukan itu secara mulia dengan rasa hormat dan diatas segalanya kerendahan hati. Allah memberi kita sebagai perorangan, sebagai bangsa, sebagai umat Kristen, kerendahan hati dalam tugas ini".

Salam Indonesia Raya,
Agnes Marcellina.

5 comments:

Kasamago said...

Islam adalah kedamaian sejati.. Tulisan yg bgtu luar biasa..

Athen78 said...

Menyejukan, harus benar-benar bijak sekarang ini.

Danial Rusdi said...

Habib Rizieq pandangan dan pemikiran beliau saya yakin saya mengenalnya dari ceramahnya peristiwa Karbala dalam prespektif ahlul sunah namun di tubuh FPI SENDIRI PASTI ADANYA PENYUSUPAN YG BERPAHAM RADIKAL SEHINGGA JADI DURI DALAM DAGING DISISI KANG HABIB NKRI DAN MENJAGA TOLERANSI NAMUN DI DALAM BERCOKOL KAUM Radikal SAMA SEPERTI MUI YANG SUDAH KE SUSUPAN KAUM INTOLERANSI SUDAH MEMBUAT FATWA YG MEMECAH BELAH UMAT JANGAN SAMPAI MAJELIS UMALAK KAMI YAKIN ADA INDIVIDU ATAU OKNUM YG SENGAJA MENJADIKAN FPI PRO TERORIS SEMOGA ITU TUGAS POLRI APa bila polri akan menangkap anggota nya yg penyokong teroris di Suriah mohon jangan di halangi silahkan bersihkan lembaga atau ormas yg berafiliasi dg teroris yg sangat kejam di dunia saya yakin itu oknum nya

Riki Nurmansyah said...

Penafsiran kau itu memepertontonkan betapa tololnya diri kau, udah tolol ngeyel lg jd inget sm presiden produk gagal.

Anonymous said...

bismillahirrahmanirrahim,
assalamu'alaikum wr wb,
buat saudara2ku muslim syiah di seluruh indonesia,
saya sebagai muslim sunni yang meyakini bahwa syiah adalah bagian dari islam dan saya tidak mudah percaya dengan fitnah keji dan murahan dari wahabi terhadap syiah, dan saya adalah pribadi yang sangat mendambakan persatuan muslim sunni dan muslim syiah..
dengan ini menyatakan pengharapan yang sebesar2nya kepada seluruh muslim syiah di seluruh indonesia agar turut serta dalam barisan muslim sunni indonesia yang telah melakukan aksi bela islam 1 s/d 3 dan sekaligus berhenti mendukung ahok/jokowi yg saat ini sedang tidak disukai oleh muslim sunni indonesia pada umumnya..
mudah2an dengan dukungan muslim syiah terhadap gerakan aksi bela islam yg telah dilakukan oleh muslim sunni, akan mengubah citra negatif muslim sunni indonesia terhadap muslim syiah berbalik menjadi citra positif dan di kemudian hari tercipta hubungan harmonis dan saling menghormati antara muslim sunni dan muslim syiah di indonesia..dan harus dibuat deklarasi untuk menyatakan dukungan ini yg dilakukan oleh tokoh2 muslim syiah indonesia dan disebarkan seluas2nya ke banyak media dan medsos..
dukungan muslim syiah terhadap ahok/jokowi sungguh membuat citra muslim syiah semakin buruk dan terpuruk dan syiah semakin tidak dianggap sebagai bagian dari islam khususnya oleh mereka yg selama ini anti-syiah..dukungan syiah terhadap ahok/jokowi ini adalah satu kemenangan besar bagi wahabi pembuat/penyebar fitnah dan musuh2 islam yg selama ini selalu berusaha memecah-belah muslim sunni dan muslim syiah..wahai muslim syiah indonesia, jangan pernah mau membuat wahabi pembuat/penebar fitnah dan musuh2 islam senang!!!..buatlah mereka tak henti menangis menyesali fitnah2nya!!!..
terusterang, dukungan muslim syiah terhadap ahok/jokowi juga telah sangat menyakiti dan mengecewakan kami yang selama ini sering mengcounter fitnah2 keji wahabi terhadap muslim syiah..dan karenanya, kami menjadi kehilangan semangat untuk membela saudara2 muslim syiah dari fitnah2 tsb..tolong disebarkan surat ini seluas2nya kepada seluruh muslim syiah di indonesia, terimakasih, salam ukhuwah..
dari saudaramu, muslim sunni indonesia