Saturday, 18 March 2017

Siapa yang Intoleran?

Indonesian Free Press -- Para liberal idiot tidak pernah berhenti menuduh kaum Muslim Indonesia sebagai intoleran, anti-demokrasi dan lain sebagainya. Ini adalah karena mereka tidak punya akal (seperti binatang) atau karena mereka membuang akalnya karena hawa nafsu. 
Ini status cerdas dari Wawat Kurniawan saya copaskan buat para liberal idiot.

-----------------

Saya hanya ingin Menempatkan KEBENARAN pada TEMPATNYA...
Pesan bagi mereka yang Pribumi dan Muslim yang Kebetulan menjadi Pendukung a hog, agar Berpikir utk Tidak Mudah DIHASUT demi Kepentingan SESAT dan AMBISI BERKUASA SEKELOMPOK MINORITAS...

Kalian MENUDING kalau Pribumi Mayoritas Muslim itu adalah orang2 INTOLERAN... GRAPHIK PEMILIH ini Buatan LEMBAGA SURVEY yg dibayar a hog...
COBA KALIAN SIMAK.... Siapakah sebenarnya yg INTOLERAN? mrk yg Pribumi, Muslim kah? Atau kalian yg Etnis China dgn agama KRISTEN, HINDU, BUDHA, KONG HU CU Yg INTOLERAN?
Menurut data tsb Kalian yg beragama Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Cu dan Etnis china itu yg Sentimen SARA dan INTOLERAN karena Hampir TIDAK ADA dari kalian MINORITAS yg memilih Calon Pemimpin yg Muslim dr calon yg berkompetisi pada PILGUB DKI, Sedangkan mereka yg Muslim malah lebih TOLERAN hingga masih ada 38.5% yg memilih a hog
INI FAKTA dari Hasil Survey LEMBAGA SURVEY Kalian !!! Bukan Rekayasa dari Lembaga Survey Lawan a hog
Jika kalian sedemikian SARA dan Memainkan Sentimen AGAMA demi KEKUASAAN, Mengapa Kalian GADUH jika LAWAN a hog juga menginisasi AGAMA pada POLITIK?
MIKIR TONK !!! Jangan SEMBARANG MENUDUH kalau KALIAN SENDIRI yang INTOLERAN terhadap Orang lain !!! AKUI LAH kalau Kalian memang KUMPULAN MANUSIA yang INTOLERAN dan ANTI ETNIS terutama ANTI pada PRIBUMI dan ANTI MUSLIM (BERANI JUJUR itu HEBAT)
Ada Apa dengan Kalian??? Jangan kalian RUSAK PERSATUAN di INDONESIA dan Merusak PANCASILA Kita hanya demi ambisi kalian yang tidak LAZIM krn menentang Hukum Alam... TAU DIRI itu lebih baik, Agar DAMAI NEGERI KU
Salam BHINEKA TUNGGAL IKA

6 comments:

Anonymous said...

Awas fitnah... Buktinya kalau pilpres kami juga milih orang muslim,hehehe.. Dari dulu pilpres calonnya jg dari muslim semua..

Yudi Torres said...

Smga tdk ada orang muslim yg menghina pancasila...????

Yudi Torres said...
This comment has been removed by the author.
Anonymous said...

pembentukan opini "jangan campur-adukan politik dan agama" sebenarnya semata2 tertuju hanya untuk muslim....tapi alhamdulillah, pembentukan opini ini banyak mengalami kegagalan, buktinya di masjid2, acara2 maulid, tablig akbar dll masih riuh seruan untuk jangan memilih pasangan non-muslim

Riki Nurmansyah said...

Anggap aja para kaper dan munapik yg gak tau diri itu para anjeng yg menggonggong, the real umat islam terus maju gasak habis para anjing2x itu semua

penggadaian swasta said...

Yap.andaikata jargon sara dan intoleran tidak dihembuskan nonmuslim akan banyak kehilangan suara