Saturday, 26 December 2015

Rusia akan Kirimkan Rudal-Rudal S-300 ke Iran awal 2016

Indonesian Free Press -- Rusia dikabarkan akan mengirimkan sistem pertahanan udara S-300 ke Iran awal tahun 2016. Kantor berita Rusia TASS melaporkan, Jumat (25 Desember).

“Proses pengiriman resimen pertama sistem pertahanan udara S-300PMU-2 direncanakan dimulai pada bulan Januari dan akan selesai bulan Februari 2016," tulis TASS mengutip keterangan sumber terpercaya kantor berita itu di Rusia.

Menurut laporan itu, setelah pengiriman pertama, resimen kedua akan mulai dikirimkan pada bulan Agustus hingga September 2016.

"Dengan demikian Rusia akan memenuhi kewajibannya," kata sumber tersebut.

Iran memesan sistem pertahanan udara canggih itu pada tahun 2007 dengan nilai $800 juta. Namun pada tahun 2010 Presiden Medvedev membatalkan kontrak tersebut secara sepihak, setelah PBB melarang penjualan senjata tersebut. Pada bulan April 2015, Presiden Vladimir Putin mencabut pelarangan penjualan itu menyusul keberhasilan pembicaraan program nuklir Iran dengan negara-negara maju.

Karena terjadi kelambatan, maka Rusia melakukan perubahan cukup signifikan untuk meningkatkan kemampuan sistem persenjataan itu.

Sebanyak 80 ahli persenjataan Iran akan segera berangkat ke pusat pelatihan Mozhaisky Military Space Academy untuk berlatih penggunaan senjata itu selama empat bulan.

Resimen pertama S-300 telah dikirimkan terlebih dahulu ke wilayah Kapustin Yar di selatan Rusia, dekat perbatasan dengan Kazakhstan pada bulan September lalu untuk menjalani ujicoba. Dari sana senjata itu diangkut ke pelabuhan Laut Caspia sebelum diangkut dengan kapal laut ke Iran.

S-300 adalah salah satu sistem pertahanan udara paling ampuh di dunia. Mampu menyergap seluruh jenis senjata di udara, termasuk rudal ballistik dan pesawat siluman. Senjata ini juga diketahui kebal terhadap segala jenis senjata elektronik.

Pada bulan April lalu pilot-pilot Israel menggelar latihan perang di Yunani untuk mengelak dari serangan S-300. Yunani adalah satu negara yang memiliki senjata ini, namun membantah laporan-laporan itu.(ca)

2 comments:

kasamago.com said...

Meski tlh di operasikan IRan, dikhawatirkan IDF tlh memiliki buku panduan utk menyiasati Sistem S300..
mgnkin nantinya, S300 akan di modifikasi oleh Iran sendiri


http://kasamago.com/the-best-hollywood-movies-2015-versi-kasamago-com/

wangad saefudin said...

bukankah pengiriman pertama udah bung awal desemberlalu menurut media.. apa mungkin ini kelanjutanya...