Jumat, 14 Oktober 2011

Sex Orgy Dunia Modern


Gambar: Kate Middleton dan Emma Sayle


Pada jaman dahulu beberapa sekte agama kuno, suku-suku bangsa tertentu, memiliki kebiasaan mengadakan pesta seks bebas (orgi), baik dengan motif ritual maupun sekedar penyaluran nafsu belaka. Kerajaan Romawi dalam sebagian besar sejarahnya juga dipenuhi dengan pesta-pesta semacam itu. Bahkan sudah menjadi adat kebiasaan bahwa seorang kaisar Romawi memiliki satu pelacur simpanan yang dikenal dengan "Famosa", dan salah satu "famosa" itu kemudian menjadi maharani Romawi, Theodora. Satu sekte yahudi di Turki yang salah satu anggotanya adalah Kemal Attaturk, secara diam-diam hingga sekarang, juga mengadakan ritual orgi. Demikian pula beberapa organisasi rahasia mason serta kelompok-kelompok metal penyembah setan.

Pada tahun 2005 koran Inggris Sunday Mirror menulis laporan berjudul “Pesta Seks Terbesar Orang-orang Kaya dan Kotor". Pesta itu diorganisir oleh pengusaha properti Jonathan Friedman, politisi sayap-kanan anti Uni Eropa David Russell Walters, serta Emma Sayle yang juga sahabat dari istri baru pangeran William, Kate Middleton.

Lokasi pesta seks itu adalah di sebuah sumah besar mewah di London milik Edward (Eddie) Davenport.

Di antara peserta pesta itu adalah Sarah Cox yang merupakan pengawal pribadi PM Tony Blair.

"Setelah melepaskan pakaiannya, Cox dan pacarnya yang juga polisi, menerjunkan diri ke dalam pesta seks di atas kasur seluas 20x14 kaki."

"Hanya kalangan elit Inggris, termasuk bangsawan, politisi, pengacara, birokrat, yang diijinkan menjadi anggota persaudaraan rahasia yang mengadakan pesta pertamanya tahun 2005 malam minggu lalu."

"Para bankir dan broker dari Citigroup, Credit Suisse, Deutschebank dan Commerzbank bergabung dalam pesta 'bebas untuk semua' bersama ilmuwan, pengacara, direktur perusahaan, presenter TV, model fashion, dan atlet Olimpiade."

"Tamu-tamu cantik telah terbang dari New York, Paris, Italia, Jerman, dan Belanda, khusus untuk pesta itu," tulis Sunday Mirror.

Enam tahun kemudian, 9 Oktober 2011 lalu koran Inggris lainnya, Daily mail, melaporkan:

"Monthira Sanan-Ua adalah pacar Lord Eddie Davenport yang berasal dari Thailand. Ia menjadi tuan rumah bagi beberapa pesta orgi yang diadakan di mansion milik Davenport di London, 33 Portland Place."

"Ia mengatakan: Mereka terdiri dari berbagai kalangan, orang-orang penting seperti hakim dan investor. Sekali saya melihat seorang bintang Hollywood terkenal yang sangat tampan. Saya telah melihat semua tamu penting yang hadir, semuanya. Teman saya bergumam, 'hai lihat ada seorang hakim dan polisi di sebelah sana. Saya telah melihat dari Paris Hilton, Hugh Grant, Pete Doherty, Kate Moss, Russell Brand dan Colin Farrell… Semuanya melewati pintu rumah kami."

"Saya ingat James Blunt, Sarah Ferguson, Mick Jagger, Juliette Lewis, Victoria Beckham, Michael Caine, Hugh Lawrie, Vivienne Westwood, Victoria Silvstedt, Jordan, Mark Ronson, ada banyak lagi," tulis Daily Mail mengutip Sanan-Ua.

Daily Mail juga melaporkan mengenai adanya pesta serupa yang dirancang oleh Michel Nihoul di sebuah "chateau" di Belgia. Pesta ini dilaporkan diikuti oleh seorang mantan komisioner Uni Eropa, hakim-hakim, para politisi senior, pengacara dan polisi.

Nihoul adalah satu dari teman dekat Marc Dutroux, seorang psikopat yang telah membunuh anak-anak. Seorang saksi, Regina Louf memberikan kesaksiannya mengenai suatu pesta orgi yang diselingi adegan penyiksaan terhadap seorang anak kecil hingga tewas terbunuh.

Sementara itu sebuah harian besar di Omaha, Amerika, melaporkan testimoni beberapa anak dari Omaha yang terbang bersama politisi top Larry King dengan menggunakan pesawat pribadinya, menuju tempat berlangsungnya beberapa event politik dan pesta-pesta seks.

"Salah seorang anak itu mengaku melihat George Bush (mantan presiden) dalam satu pesta yang diadakan Larry."(Franklin Credit Union Child-Sex Scandal).



Sumber:
"Sex Orgy"; Aangirfan.blogspot; 12 Oktober 2011 dalam thetruthseeker.co.uk; 13 Oktober 2011

Tidak ada komentar: