Saturday, 9 June 2018

TANGISAN PROFESOR SUTEKI

Tak terasa bulir air mata mengonggok di sudut kerling mataku..
Ternyata masih banyak manusia academicus yang peduli dengan lembaran ceritaku kini..
Ya rabb..
Ya rabb..
Hamba tdk ingin kebebasan tanpa batas..
Hamba tdk ingin kekuasaan tak bertepi..
Hamba hanya ingin sejumput kebebasan dan sepincuk kekuasaan yang amanah dan manusiawi sebagai bukti bahwa masih 'meng-ada-nya' hamba ini.
Pedih..
Perih..
Pedih dan perih ini hanya akan terobati ketika hak-hak kami yang terenggut telah kembali.
(Aku tdk tahu siapa yg membuat video berikut, tapi yang aku tahu aku merasa terhibur tuk merajut lagi asa yang terburai)

Catatan: bukan hanya Prof. Suteki yang mengalami perlakuan biadab oleh regim Jokowi. Setidaknya dua orang pakar nuklir UGM juga mengalami nasib yang sama hanya karena pemahaman mereka yang berbeda dengan pemerintah. 
Sungguh regim Jokowi telah menjadi regim tiran.

2 comments:

Herry Aceh said...

Fenomena awal kejatuhan sebuah rezim.

Kasamago said...

Tunggulah.. roda pasti berputar. Kini berkuasa esok kembali merana..