Sunday, 4 August 2013

PESAN RAMADHAN DARI BLOGGER

25 hari lewat sudah kita yang beragama Islam menjalankan ibadah puasa. Berbagai peristiwa dan fenomena terjadi selama bulan ini. Di Indonesia sendiri belum terlihat terjadi perubahan signifikan ke arah yang lebih baik. Harga barang-barang kebutuhan masih tetap tinggi dan para pemimpin masih sibuk memperbaiki citra dan bukan kinerja. Simbol-simbol "penyembah berhala", termasuk kemaksiatan semakin marak ditampilkan di media-media massa, menunjukkan semakin kuatnya pengaruh mereka dalam segala aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Sementara umat Islam semakin terpojokkan dengan isu-isu terorisme dan kekerasan. Sebentar lagi mungkin saja berbagai pembatasan dan pengekangan pun akan dirasakan oleh umat Islam: pembubaran FPI, pembekuan PKS, pengaturan adzan di masjid-masjid dan televisi, pelarangan jilbab di instansi-instansi pemerintah, dll.

Namun di level dunia kita menyaksikan kemajuan yang menarik. PBB akhirnya mengakui pemberontak Syria sebagai pelaku kejahatan perang dan kecenderungan penyelesaian politik konflik Syria yang semakin menguat, tumbangnya fenomena "politik Islam" atau politik mengatasnamakan Islam di Mesir, Tunisia dan Turki, pemerintahan Amerika yang bersikap realistis dengan mulai menjauhi politik agresif, serta dukungan atas kemerdekaan Palestina yang semakin meningkat dan tidak mungkin lagi diabaikan dunia.

Sementara itu keberadaan blog ini pun semakin eksis, terlihat tidak saja dari tingginya traffik yang bergerak stabil antara 4 ribuan dan 5 ribuan hits per-hari, juga dengan semakin banyaknya komentar-komentar yang masuk. Namun sayang sekali blogger tidak bisa menanggapi semua komentar yang masuk karena keterbatasan tenaga. Beberapa komentar juga terpaksa harus dihapus karena berisi cacian dan makian yang tidak patut.

Dan perlu blogger ingatkan lagi kepada para pengunjung setia blog dan para donatur tentang perlunya dukungan nyata bagi keberlangsungan blog ini. Bulan Ramadhan yang masih tersisa beberapa hari ini merupakan momen yang tepat untuk mewujudkan dukungan Anda bagi blog ini dengan menyalurkan donasi Anda kembali.

Selamat menunaikan ibadah puasa dan menyambut hari raya Idhul Fitri bagi Anda yang beragama Islam. Terima kasih dan salam untuk Anda semua.



Blogger,

Cahyono Adi

9 comments:

Deny Dewan said...

Obsesi jadi dai ya..? Kasihan deh loe...he.he.he..cium dulu bau mulut mu,klu masih bau busuk ngga usah ngomong nasihat deh..daripada urusin amal orang mending loe bersihin kuman2 di mulut loe..

Deny Dewan said...

He.he.he..ngomong ngawur ngga juntrung arah...ramadhan aja mulutnya bau begini,klu bulan lain gimana lagi ya baunya..ha.ha.ha..kamu ngomong begitu saya ngga cari kambing hitam kemana2...tapi emang kamunya aja mulutnya bau banget..saya ngga perlu nunjuk apa agamamu,siapa gurumu,siapa orang tuamu,di lingkungan mana engkau tinggal..itu tak ada pengaruhnya sama sekali..tapi emang kamu aja yg dasarnya bermulut bau busuk luar biasa dengan otak yg penuh kotoran..

edi TarwoTo said...

jadikan sabar dan tawakal sebagai penolongmu, bukankah level para nabi dikasih cobaan psikologi yang sangat berat, move on

Deny Dewan said...

Tak ada yg salah dari orang tua dalam mendidikmu,gurumupun tdk bertanggung jawab dengan urusanmu ini, lingkunganmu pun menolak bau busuk mulutmu,buku yg kamu bacapun tdk bisa membela mu..karna mereka tak pernah menghalalkan caci maki yg keluar dari mulutmu yg busuk..engkau menanggungnya sendiri bro..dan selama tulisan caci maki itu terpampang di internet maka selama itu pula amalnya dihitung..amal baik untuk dirimu sendiri,amal busukpun untuk dirimu sendiri..selamat bro..he.he.he..

Achdyat Alpharia said...

Ied Mubarak..Minal Aidin wal faidzin, semoga Anda (termasuk Blog Anda dan para Pembaca Anda) selalu dalam Rahmat dan Berkah-Nya. Dan semoga Blog "Istimewa" ini tetap eksis dijalannya.

cahyono adi said...

Untuk tidak menimbulkan kesalah pahaman. Beberapa komentar pertama berisi kata-kata yang tidak patut, dan karena itu sengaja saya (blogger) hapuskan. Saudara Denny hanya memberikan komentar balasan atas komentar yang terhapus tersebut.

Tan Ali said...

Jangan lupa TeHaEr nya Om...hehehe

endra poerwadi said...

Setelah kita mampu mengendalikan setan ,membersihkan hati lewat panca indera dan pikiran yang kesemuanya bermuara ke hati, mudah2an jiwa kita menjadi bersih dan jiwa kita mampu memberi cahaya kepada tubuh/raga yang menjadikan kita mampu melewati metamorfosa menjadi manusia baru yang selalu berbuat untuk kebaikan....Amin

Agan jengkol said...

peace...jangan marah dibulan penuh berkah......