Sunday, 10 March 2013

IRAN PERMALUKAN MEDIA BARAT

Pesawat pembom siluman Qaher 313 membelah langit


Iran akhirnya membungkam suara-suara miring tentang kemampuan teknologi kedirgantaraannya dengan menerbangkan pesawat pembom tempur siluman Qaher (Penakluk) 313 buatan sendiri.

Ketika meluncurkan pesawat ini pertama kali ke publik bulan Februari lalu, publik dunia terhenyak dengan bentuk pesawat yang sangat futuristis tersebut. Tidak ada padanannya secara fisik dengan pesawat-pesawat siluman lain di dunia, media-media massa barat beramai-ramai mengolok-olok pesawat tersebut sebagai "pesawat palsu".

Business Insider misalnya menyebut pesawat tersebut sebagai pesawat yang dibuat tidak untuk benar-benar terbang seraya menyebut Iran sebagai negara yang "terkenal pandai membuat model dan sistem pesawat yang tidak ditujukan untuk terbang". Media lainnya bahkan menyebut pesawat tersebut sebagai "lelucon yang tidak lucu". Sedangkan koran terkenal Inggris Independent menyebut pesawat yang dipamerkan Iran sebagai: "tidak lebih dari mainan plastik berukuran besar".

Media-media itu semua pernah berbohong besar-besaran ketika menyebut senjata pemusnah massal regim Saddam Hussein, suatu yang menjadi alasan penyerbuan Irak yang menewaskan ratusan ribu orang namun ternyata tidak pernah bisa dibuktikan. Kini mereka kembali berbohong ketika menyebut tentang senjata nuklir Iran dan kemajuan teknologi Iran agar Amerika dan sekutu-sekutunya kembali melakukan kebodohan yang sama dengan menyerang tetangga Irak yang jauh lebih besar dan kuat, yaitu Iran. Jika terhadap Irak saja Amerika dan sekutu-sekutunya tidak mampu meraih kemenangan sedikit pun, tentu bisa diramalkan hasilnya jika mereka menyerang Iran.
 
Iran akhirnya membuktikan bahwa Qaher 313 adalah pesawat pembom tempur siluman sungguhan yang bisa terbang membelah langit. Untuk lebih meyakinkan, silakan klik di sini: http://www.youtube.com/watch?v=s0DGZfc-nJQ


SANKSI UNTUNGKAN IRAN


Sementara itu seorang mantan Senator Amerika mengatakan bahwa sanksi ekonomi ilegal yang dikenakan Amerika dan sekutu-sekutunya terhadap Iran justru membuat Iran semakin kuat.

“Saya harus katakan bahwa sanksi terhadap Iran dalam jangka panjang menjadi hal terbaik bagi Iran,” kata Mike Gravel, mantan senator negara bagian Alaska dalam wawancara dengan majalah Foreign Policy baru-baru ini.

Gravel yang bulan Februari lalu menghadiri pertemuan "Third International Conference on Hollywoodism and Cinema" di Teheran mengatakan bahwa sanksi terhadap Iran telah membuat Iran "independen secara keseluruhan, berhasil menginternalisasi ekonominya dan membuat mesin-mesin".

“Kami telah berkendaraan sejauh 10 mil melalui jantung kota Teheran dimana mereka membangun jalan layang. Saya katakan kepada Anda semua, itu adalah area kerja yang impresif. Jadi kota itu seperti kota besar yang menarik lainnya. Ada kemakmuran. Ada kemacetan. Artistekturnya sangat menarik dan menawan. Jadi, apa yang terjadi pada negeri itu adalah bahwa mereka telah terpacu untuk menjadi independen," tambah Gravel.

Gravel menyebut sanksi yang diterapkan Amerika terhadap Iran sebagai kontra-produktif. Ia juga menyatakan dukungan terhadap Iran dalam konflik nuklir yang dihadapi Iran. Menurutnya Iran tidak pernah melanggar peraturan internasional dengan program nuklirnya berdasar fakta bahwa IAEA memiliki banyak pengawas yang bebas bergerak di Iran.

Selanjutnya Gravel mengingatkan bahwa pemimpin spiritual Iran Ali Khamenei telah mengeluarkan larangan untuk mengembangkan senjata nuklir. Selain itu laporan-laporan inteligen Amerika sendiri telah mengkonfirmasi bahwa Iran tidak terbukti tengah mengembangkan senjata nuklir.



REF:
"Sanctions, best thing that ever happened to Iran: Ex-US Senator"; Press TV; 24 Februari 2013

4 comments:

Deny Dewan said...

He.he.he..anjing menggonggong,khafilah berlalu..piring terbang aja bisa terbang koq..cuma otak dan logika barat aja yg blm nyampe..seperti juga mereka heran pesawat dengan model seperti Qaher 313 koq bisa terbang ya..he.he.he...memang udah seharusnya mereka heran dengan segala kemajuan iptek negara islam iran...maju terus iran..tambatkan kuda2 perang dan pamerkan sedikit kekekaran otot2 anda yg membuat musuh2 anda pada gentar...dan itu memang firman ALLAH untuk menggetarkan lawan2 dengan menambatkan kuda2 dan menunjukkan kekuatan agar musuh berpikir 1000 kali sebelum menyerang..hidup IRAN

Ahlul Bait said...

Menurut para pakar teknologi penerbangan dari negara2 maju, Qaher 313 bukan merupakan pesawat yang istimewa selain bentunya saja yang futuristic. Kecepatan dan kemampuan manuvernya belum setara dengan pesawat tempur generasi kelima seperti raptor, atau sukhoi pakfa. Teknologinya pun tergolong ketinggalan jaman. Ini merupakan suatu berita kamuflase agar orang2 menyangka bahwa iran itu hebat. Orang2 syi’ah memang jago berkoar-koar. Sekali lagi nggak ada yang istimewa dari pesawat ini.

cahyono adi said...

Lalu apa bedanya anda dengan orang-ornag barat itu? Faktanya hanya Iran dan Cina yg telah memiliki senjata rudal balistik anti-kapal, senjata yg bahkan tidak dimiliki Amerika dan Rusia.

Deny Dewan said...

Klu bukan pesawat yg istimewa lalu kenapa anda dan teman2 pakar barat anda pake ribut2 segala..? Bahkan bagus khan..? Biar gampang ditaklukkan oleh barat..dipamerin ribut..diterbangkan ribut..klu udah muncul di atas kepala baru lu ribut cari bungker perlindungan...